Jumat, 24 November 2017
  • Home
  • Kuansing
  • Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Benai, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Selasa, 06 Juni 2017 18:45:00

Bentrok Dua Kelompok Pemuda di Benai, 3 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Oleh: Redaksi
Selasa, 06 Juni 2017 18:45:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

TELUK KUANTAN(POROSRIAU.COM) - Bentrok atau tawuran antara warga Simandolak dan Siberakun kecamatan Benai, kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing ), Riau kembali pecah, Senin (5/6/2017) sekira pukul 22.15 Wib.

Akibat bentrok yang menggunakan parang dan kayu tersebut tiga pemuda Siberakun terluka dan harus dilarikan ke RSUD Teluk Kuantan untuk jalani perawatan dan tiga motor pemuda Simandolak dirusak dan dibakar massa dari Siberakun.

Menurut Kapolres Kuansing, AKBP Dasuki Herlambang melalui Kasubag Humas, AKP Lumban Gaol Toruan, Selasa (6/6/2017), awal bentrok bermula pada pukul 22.15 Wib. Saat itu Tere, Rifki dan Deo yang merupakan pemuda Siberakun lagi duduk di SDN 005 Desa Siberakun.

Beberapa saat kemudian kemudian datang pemuda Simandolak yang berjumlah sekitar 30 orang dengan membawa kayu dan parang. Saat itu mereka langsung memukul ketiga pemuda Siberakun yang lagi duduk tersebut. Melihat kedatangan pemuda Simandolak yang menyerang kemudian warga Siberakun berdatangan menolong warga mereka yang dikeroyok tersebut.

Karena terjadi perlawanan katanya,para pemuda Simandolak melarikan diri dan 3 unit sepeda motor milik pemuda Simandolak tertinggal dan kemudian dirusak dan dibakar.

Diakui Lumban ada tiga korban usai terjadi bentrokan. Deo Prasetyo ( 16 ) mengalami muka memar-memar. Rifky Gunawan ( 19 ) mengalami luka koyak kepala sebelah belakang dan Rere ( 13 ) yang menderita memar pinggang. Ketiganya warga Simandolak. Sementara tiga motor milik warga Simandolak yang dirusak  dan dibakar masing-masing 2 unit honda Mio dan 1 unit honda Supra.

" Para korban juga sudah pulang setelah mendapat perawatan,"ujar Lumban.

Untuk mencegah bentrokan susulan kata Lumban, Selasa ( 6/6/2017) sekira pukul 00.30 Wib bertempat di Polsek Benai dilakukan mediasi antara masyarakat Simandolak dan Siberakun tentang terjadinya perkelahian remaja antar Desa yang di pimpin Kabag Ops Polres Kuansing Kompol Mahmudin didampingi  Kasat Reskrim AKP Johari dan Kasat Intelkam AKP Deni Afrial S.pi MH  dihadiri Kades Siberakun, Kades Simandolak dan para tokoh masyarakat.

" Menjelang mediasi hari Rabu Kita minta kedua belah pihak dan tokoh-tokoh masyarakat sama-sama menahan diri dan menciptakan kedamaian apalagi ditengah bulan Ramadhan,"pungkasnya.(*/MC Riau)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • India Rusuh Setelah Pemimpin Spiritual Terbukti Memperkosa, 31 Orang Tewas

    3 bulan lalu

    Pemimpin spiritual Flamboyan Gurmeet, Ram Rahim Singh divonis bersalah terkait kasus pemerkosaan di tahun 1999. Dia dipenjara 7 tahun. Pendukungnya tidak terima dengan putusan itu, mereka mengamuk di jalan dan bentrok dengan polisi di Kota Panchkula.

  • Ada-Ada Aja, Pesta Miras Oplosan Pakai Jengkol, Empat Pemuda Tewas

    satu bulan lalu

    Empat orang tewas akibat pesta miras oplosan di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Para korban diketahui meminum miras dibarengi dengan makan jengkol.

  • Ku Tak Ingin Sandang Status Janda kedua kalinya

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Er  seorang perempuan kelahiran Medan 28 tahun lalu tinggal di jalan Seputaran Jalan Sultan Syarif Kasim Kota Dumai, pernah menyandang status janda, namun setahun

  • Melawan, Pantat IRT Ditembak Perampok, Uang 70 Juta Lesap

    tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Nasib malang yang dialami Ibu Rumah Tangga (IRT) Renata (34) warga Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan (Curas) bersenjata api harus merelakan uang senilai Rp. 70 juta direbut kawanan peram

  • Demo 4 November, Satu Orang Meninggal Dunia

    tahun lalu

    Unjuk rasa besar-besaran terjadi di Istana Negara, Jumat, 4 November 2016. Demo yang awalnya berjalan tenang dan damai, akhirnya pecah. Massa yang diduga berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam bentrok dengan aparat kepolisian.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.