Jumat, 24 November 2017
  • Home
  • Kuansing
  • Pemberhentian Seluruh Honorer di Pemkab Kuansing, Pelayanan Publik Terganggu
Senin, 09 Januari 2017 09:22:00

Pemberhentian Seluruh Honorer di Pemkab Kuansing, Pelayanan Publik Terganggu

Oleh: mcr/red
Senin, 09 Januari 2017 09:22:00
BAGIKAN:
Int
ilustrasi

TELUK KUANTAN(POROSRIAU.COM) - Setelah diberhentikannya seluruh pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, sejak Kamis (5/1/2017) lalu, otomatis pelayanan publik sedikit terganggu, terutama di tempat-tempat pelayanan vital, seperti di Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Badan Pendapatan Daerah, Sekretariat DPRD Kuansing, Satpol PP Kuansing dan instansi-instansi lainnya.

 

Pasalnya, sebagian eks honorer ini adalah kunci pelayanan di setiap  instansi.Seperti yang terjadi di birokrasi sejak Kamis hingga Jumat (5-6/1) kemarin. Misalkan di Satpol PP Kuansing, ratusan pegawai honor yang ada di instansi tersebut tidak lagi masuk kerja.

 

Sehingga Kepala Satpol PP Kuansing Erdiansyah SSos MSi harus mengerahkan seluruh PNS di instansinya untuk menjaga rumah bupati, wakil bupati, dan sekda. Sementara, untuk penjagaan aset-aset daerah lainnya, dirinya menyerahkan kepada masing-masing instansi.

"Ada 200 pegawai honor yang dirumahkan, sesuai perintah pimpinan. Biasanya kan mereka kita tempatkan melakukan penjagaan di rumah-rumah pimpinan dan menjaga aset-aset daerah. Sekarang tentu tidak lagi," ujar Erdiansyah kepada wartawan, Jumat (6/1/2017) kemaren.

 

Erdiansyah pun mengaku harus memaksimalkan PNS yang ada di Satpol PP. "Terpaksa pegawai-pegawai yang kita kerahkan (lagi). Biasanya kan di masing-masing rumah pimpinan, kita menempatkan 8 personil, sekarang ada satu, ada dua PNS yang berjaga di situ," katanya.

Begitupula di Badan Pendapatan Daerah. Sejumlah wajib pajak yang hendak membayar pajak, seperti PBB, terkendala melakukan pembayaran, karena petugas yang selama ini melakukan proses penerimaan pajak adalah pegawai honor yang telah dilatih. Namun syukur, hal itu akhirnya bisa diatasi oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah, Hendra AP MSi.

 

"Ya, petugas yang mengendalikan sistem penerimaan pajak itu kan pegawai honor. Tapi bisa kita atasi, karena langsung kita panggil pegawai honor yang mengendalikan sistem itu agar bisa membantu," ujar Hendra, kemarin.

 

Sementara itu, salahsatu sekolah yang ada di Kuansing merasakan dampak diberhentikannya honorer ini. "Iya, pengaruhlah. Karena tak seluruh mata pelajaran yang bisa diisi guru PNS, bahkan lebih banyak guru honor yang membantu," sebut salahseorang kepala sekolah di Pangean yang enggan disebutkan namanya.

 

Sementara itu, Sekda Kuansing, Drs H Muharman MPd meminta pelayanan tetap berjalan seperti biasa meski para pegawai honor telah dirumahkan. "Ya, pegawai yang ada harus memaksimalkan pelayanan," katanya, Minggu (8/1/2017).(Mcr/red)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Seluruh Honorer di Pemkab Kuansing Resmi Dirumahkan

    11 bulan lalu

    TELUK KUANTAN(POROSRIAU.COM) - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akhirnya mengambil keputusan untuk merumahkan atau memberhentikan sementara seluruh tenaga honorer yang selama ini mengabdikan diri di lingkungan Pemkab Kuansing.

  • ASN Diminta Tingkatkan Profesionalitas dan Kinerja Dukung Pelayanan Publik Prima

    10 bulan lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, sangat apresiasi kinerja dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Meranti yang semakin baik dari hari ke hari dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

  • Suparman Ajak Seluruh Elemen Bersatu Bangun Rokan Hulu

    satu bulan lalu

    Bupati Suparman‎ mengaku dari sisi makna hari jadi sebuah pemerintahan atau kabupeten, usia 18 tahun bagi Kabupaten Rohul merupakan umur yang muda yang masih butuh perhatian dari semua semua, termasuk semangat, persatuan dan kesatuan agar lebih

  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  • ASN Diminta Jangan Hanya Bisa Bebankan Pemerintah dan Masyarakat

    tahun lalu

    MERANTI (porosriau.com) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Drs H. Said Hasyim terus mendorong peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepulauan Meranti. Hal itu dengan cara melihat langsung kinerja A

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.