Jumat, 22 September 2017
  • Home
  • Meranti
  • Butuh Penyelesaian Serius, 54 Mantan Karyawan PT Laut Jawa Makmur Sejati Terlantar
Selasa, 25 Juli 2017 15:13:00

Butuh Penyelesaian Serius, 54 Mantan Karyawan PT Laut Jawa Makmur Sejati Terlantar

Oleh: manik
Selasa, 25 Juli 2017 15:13:00
BAGIKAN:
Int
Ilustrasi

MERANTI(POROSRIAU.COM)- Persoalan gaji dan pesangon 54 pekerja (52 supir serta 2 mekanik) mantan karyawan PT Laut Jawa Makmur Sejati yang habis masa kerjanya, hingga saat ini belum kunjung terselesaikan, sehingga

menyebabkan mereka seperti diterlantarkan oleh perusahaan tempatnya bekerja.

Amriuzi, salah seorang mantan karyawan yang juga selaku koordinator tuntutan menjelaskan kepada PorosRiau.com mereka ditelantarkan pihak perusahaan sub kontraktor PT. EMP Malacca Straits  di Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, yakni PT Laut Jawa Makmur Sejati, yang terkesan lepas tangan begitu saja, tuturnya Senin (24/7/2017).

Memang masa kerja mereka habis tanggal 30 Juni 2017 lalu, namun apa yang menjadi hak mereka tak kunjung dibayarkan, seperti pesagon dan gaji kami dari bulan Maret sampai Juni 2017 pun belum dibayar oleh  perusahaan, itulah sebabnya kami meminta pada perusahaan dan disetujui sebanyak 28 unit Truck sebagai jaminan yang mana truck tersebut diparkir di area PT EMP Malacca Straits, ucap Amriuzi lagi.

Lebih jauh Amriuzi menjelaskan, hampir  2,5 tahun kami bekerja di perusahaan tersebut, dan pembayaran gaji selalu tidak tepat waktu. Uang cuti tidak pernah dibayar oleh pihak perusahaan.

Sekarang kontrak kerja kami sudah habis, jadi kami menuntut hak, dan kami sudah melayangkan surat ke Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Dinas Tenaga Kerja Meranti bahkan ke Komisi A DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, setelah ini kami juga akan mengirimkan surat pemebritahuan kepada Polres Kepulauan Meranti, bahwa 28 truck milik perusahaan itu bukanlah disandera melaikan sebagai jaminan.

Atas persoalan yang dialami para mantan karyawan tersebut, telah disampaikan tuntutan pada pihak perusahan sebanyak 6 ponit :

 

 

1.PESANGON SUPIR PERORANG Rp. 9 JT.

2.GAJI PERBULAN RATA2 4.2 JT/ORANG X 4 BLN X 52 ORANG.

3.DUIT CUTI PERTAHUN I BLN GAJI POKOK X 3 TAHUN X 52 ORANG.

4.DUIT RAPEL SELAMA 3 TAHUN.

5.UANG TUNGGU/KETERLAMBATAN GAJI SESUAI DISNAKER PERTAHUN 15 JT/ORANG X 2 TAHUN.

6.PESANGON TAHUN 2014 LEBIH KURANG 6 JT/ORANG X 22 ORANG.

 

KOORDINATOR TUNTUNTAN PARA SUPIR

1. TASARUDA HP. 0852 6465 2412

2. AMIRUZI HP. 0812 7611 1522.

Menanggapi hal itu, Azhar salah seorang kordinator lapangan PT Laut Jawa Makmur Sejati, saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan peristiwa pemberian jaminan 28 unit truck kepada mantan karyawan perusahaannya bekerja. truck tersebut parkir di areal PT EMP Malacca Straits.

Menurutnya , kendala pembayaran gaji 54 mantan karyawan tersebut disebabkan PT EMP Malacca Straits belum merealisasikan invoice atau pengajuan dana dari PT Laut Jawa Makmur Sejati, yang hampir mencapai 6 milyar rupiah.

Azhar menambahkan, hingga saat ini bukan hanya karyawan kami saja yang mengalami keterlambatan pembayaran gaji, tapi justru karyawan PT EMP Malcca Straits juga sama. Meski dalam kondisi seperti ini, bebarapa waktu lalu kami sempat menawarkan kepada 54 mantan karyawan itu gaji 2 bulan terlebih dahulu, namun mereka tidak dapat menerima, mereka tetap meminta pembayaran tuntas dengan pesangon, sedangkan kondisi keuangan perusahaan belum mampu.

Kami terrus mengupayakan dan berkomunikasi dengan pihak PT EMP Malacca Staris, mudah mudahan segera membuahkan hasil, agar persoalan gaji dan pesangon mantan karyawan kami ini dapat segera diselesaikan, ucap Azhar.(sabara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Berikut Nama-Nama Tersangka Dan Kejahatannya

    tahun lalu

    Rohil(POROSRIAU.com) - Kepolisian Sektor ( Polsek ) Bangko,Rokan Hilir Riau ekspos 3 kasus yang berbeda, ekspos dipimpin langsung Kapolsek Bangko AKP.Agung Triadi.SIK di aula Mapolsek,Jalan Perwira,Kamis (4/8/16) siang didampingi Wakapolsek AKP.Dodi dan K

  • Bupati Kampar Pimpin Upacara Hari Pahlawan

    10 bulan lalu

    Peringatan Hari Pahlawan yang diperingati bangsa Indonesia setiap tahunnya didasarkan pada peristiwa "Pertempuran 10 November 1945" di Surabaya, sebagai pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah prokl

  • Pembangunan Apartemen/Mall di Simpang SKA, Dianggap Sengsarakan Warga

    10 bulan lalu

    Ternyata di simpang SKA dibangun apartemen dan mall. Hal ini diketahui dari munculnya keluhan warga, dampak pembangunannya ternyata menyengsarakan masyarakat. Pasalnya 10 rumah retak-retak, air sumur warga kering konsekwensinya warga harus membeli air unt

  • Tiga Pejabat Bea Cukai Mangkir dari Panggilan KPK

    6 bulan lalu

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan tidak hadirnya tiga pejabat Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok yang dijadwalkan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap terkait permohonan uji materi perkara di Mahkamah Konstitusi.

  • Kembangkan BUMD, PT. Pembangunan Dumai Terobos Enam Divisi

    tahun lalu

    Tak hanya pembangunan batching plant saja yang menjadi andalan dari perusahaan yang beralamat di Jalan Patimurra, Kelurahan Datuk Laksamana, Kecamatan Dumai Kota ini, sejumlah peluang pun telah dicanangkan Bennedy Boeiman selaku Direktur BUMD PT Pembangun

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.