Senin, 23 Oktober 2017
  • Home
  • Meranti
  • Keluarga Pujo Berharap Pengampunan Presiden
Minggu, 31 Juli 2016 22:58:00

Bantah Sebagai Bandar Narkoba

Keluarga Pujo Berharap Pengampunan Presiden

Minggu, 31 Juli 2016 22:58:00
BAGIKAN:
Siti Nuriyah kandung Pujo

SELATPANJANG(POROSRIAU.com) – Siti Nuriyah(29) adik kandung Pujo terpidana mati kasus narkoba membantah jika abang nya tersebut berprofesi sebagai bandar narkoba kelas wahid di negeri ini.

Dirinya mengatakan jika Pujo hanyalah korban dari jaringan mafia narkoba internasional. “Kalau abang saya benar sebagai bandar narkoba kelas kakap tentulah hidupnya bergelimang kemewahan,tidak seperti sekarang yang hidup keluarganya sangat memprihatinkan, dan masih menumpang di rumah keluarga,”ungkap warga  Selat Panjang ini seperti dikutip dari situs detikcom baru baru ini.

Dikatakan jika abangnya hanyalah sebagai Anak Buah Kapal(ABK) yang berkerja sebagi pembawa sembako, dan mengaku ikhlas jika abangnya tersebut harus dieksekusi mati.

"Keluarga kami pun iklas kalau memang abang saya itu bandar narkoba untuk dieksekusi mati. Tapi apa iya, bandar narkoba hidupnya pas-pasan. Dia hanya korban dari jaringan mafia narkoba," kata Siti pasrah.

Pujo Lestari batal masuk dalam gelombang ekekusi terpidana mati narkoba di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Keluarganya di Kabupaten Meranti di Riau, merasa bersyukur. Pihak keluarga mengklaim Pujo korban mafia narkoba.

"Kami bersyukur abang saya batal dilakukan eksekusi mati. Semoga pemerintah bisa memberikan pengampunan buat abang saya," kata Siti berharap.

Selain itu juga diceritakan , kakaknya Pujo tersandung kasus narkoba pada tahun 2006 silam di Batam. Pujo sendiri selama ini hanya bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) yang membawa sembako.

Apesnya, kapal yang dibawanya itu membawa ribuan butir ekstasi dari luar negeri. Dua orang rekannya juga turut ditangkap. Lantas dalam persidangan Pujo dianggap sebagai bandar narkoba.

Masih menurut Siti, istri Pujo yang tak lain kakak iparnya sehari-hari bekerja sebagai pembantu rumah tangga untuk menambah penghasilan untuk menyekolahkan dua anaknya."Kami berharap, pemerintah bisa membuka mata hatinya melihat fakta kebelakang siapa sebenarnya Pujo. Kami selalu berdoa, semoga presiden memberikan pengampunan buat abang saya itu. Abang saya bukan bandar narkoba," kata Siti penuh harap.

Editor: MU

Sumber: (detikcom/faktariau/red)

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Pendemo Cor Kaki di Depan Istana Meninggal Dunia

    7 bulan lalu

    Istana Kepresidenan melalui Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menyampaikan duka cita atas meninggalnya salah satu peserta aksi cor kaki menolak pabrik Semen Indonesia di Kendeng, Rembang, Jawa Tengah. Patmi (48) menghembuskan napas terakhir dinihari

  • PLT Sekda Cemas Pohon Jalan Rusak

    tahun lalu

    Kami sudah berkeliling di sejumlah kawasan dan mendapati banyak sekali pohon-pohon yang sudah tumbuh besar, namun dikikis kulitnya dan bahkan menebanginya. Kami harapkan hal ini tidak lagi dilakukan, karena akan menimbulkan kematian pada pohon,"

  • Camat Bunga Raya Gelar Acara Pelepasan

    tahun lalu

    Tim peserta lomba cerdas cermat‎ Keluarga Sadar Hukum(Kadarkum) Kecamatan Bungaraya resmi dilepas oleh Camat Bungaraya, Dicky Sofyan untuk mengikuti lomba tingkat nasional, Selasa(26/07/2016) di aula Jaya Perkasa.

  • Bupati Amril dengar keluhan dan Aspirasi dari TKSK

    tahun lalu

    Bupati Bengkalis Amril Mukminin, Jumat (29/7/2016) menerima kunjungan silatuhrami anggota Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang merupakan perpanjangan tangan Kementerian Sosial ini, yang mana mereka tetap eksis dalam menjalankan amanahnya.

  • Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula!!

    tahun lalu

    Pihak Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Rangsang Pesisir, Kepulauan Meranti, menyalurkan sejumlah bantuan kepada Juliza, siswi kelas XI yang terkena musibah kebakaran rumah, Selasa (2/8/2016).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.