Jumat, 22 September 2017
  • Home
  • Meranti
  • Luar Biasa, Kepsek SLB Di Meranti Ini Saban Hari Jemput Siswa Menggunakan Gerobak
Senin, 04 September 2017 11:50:00

Luar Biasa, Kepsek SLB Di Meranti Ini Saban Hari Jemput Siswa Menggunakan Gerobak

Oleh: Redaksi
Senin, 04 September 2017 11:50:00
BAGIKAN:
Kepala sekolah bawa siswa SLB pakai gerobak di Kab Kepulauan Meranti (dtc/Dok SLB Sekar Meranti)

MERANTI(POROSRIAU.COM)- Di pelosok Indonesia, masih banyak yang berjuang demi pendidikan. Seorang kepala sekolah di Kepulauan Meranti, Riau, tiap hari menjemput siswanya pakai gerobak agar mau bersekolah.

Inilah sepenggal kisah Syafrizal (34) kepala sekolah luar biasa (SLB) Sekar Meranti, di Desa Anak Setatah, Kec Rangsang Barat, Kab Kepulauan Meranti, Riau. Dia saban hari menjemput siswanya agar mau bersekolah dengan gerobak motornya.

Gerobak itu terbuat dari papan dengan dua roda kanan dan kiri. Gerobak kayu berwarna gelap itu ditarik dengan motor Honda Grand tahun 1992. Motor butut milik Syahrizal ini sebagai sarana transportasi buat siswa di SLB yang dia pimpin. Gerobak itu biasanya dipergunakan untuk membawa karet dari hasil perkebunan warga sekitar.

SLB yang terdiri dari tingkatan SD, SMP dan SMA ini memiliki 29 siswa disabilitas atau anak berkebutuhan khusus. Sekolah ini letaknya berada di sebelah rumah Syafrizal. Sekolah SLB ini dibangun tahun 2013 lalu.

"Orangtua mereka tidak ada yang mau mengantarkan anak-anaknya ke sekolah. Berbagai alasan, ada yang sibuk karena pagi-pagi harus sudah pergi ke ladang," kata Syafrizal dalam perbincangan, Senin (4/9/2017).

Walau letak sekolah berada di sebelah rumahnya, namun saban hari dia harus menjemput siswanya dari rumah ke rumah dari 12 desa yang ada di Kecamatan Rangsang Barat itu.

Butuh kesabaran dan keikhlasan untuk berjibaku agar anak-anak berkebutuhan khusus itu mau bersekolah. Gerobak itulah, sebagai sarana penting untuk mengangkut siswanya dari penjuru desa.

Untuk menjemput siswanya, gerobak kayu itu pun digandeng di belakang motor butut milik Syafrizal. Dia berkeliling dari satu desa ke desa lainnya. Minimal dalam sehari pria yang masih lajang bisa membawa 8 hingga 10 orang dalam gerobak itu.

Dengan jalan setapak, Syafrizal wara-wiri menjemput siswanya. Dia juga harus bersabar, menunggu muridnya yang kadang saat dijemput belum berseragam sekolah.

"Gerobak saya hanya bisa ditumpangi maksimal 10 orang. Jadi murid saya duduk di gerobak yang saya tarik dengan sepeda motor. Saya datangi dari rumah ke rumah," kata Syafrizal, dilansir Detik.com.

Jika tidak dijemput, katanya, jangan harap siswanya mau datang ke sekolah. Ini karena orangtua mereka umumnya keluarga miskin. Waktunya dihabiskan untuk pergi ke ladang. Sehingga mereka pun kurang perhatian pada anaknya yang mengalami kekurangan mental tersebut.

"Karena orangtuanya yang kurang perhatian, jadi biarlah saya bersama guru-guru lainnya berjuang untuk menjemput mereka," kata Syafrizal.***

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Pelayanan Perizinan Usaha Keliling Di Meranti Mendapat Respon Positif Dari Masyarakat

    2 minggu lalu

    Pelayanan pengurusan perizinan usaha secara keliling di Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat respon positif dari masyarakat bahkan mengalami peningkatan.

  • AKP Desmaliki : Jadilah SMK 1 Bangkinang Kota Pelopor Berlalu Lintas

    tahun lalu

    Bangkinang(POROSRIAU.com) - Kasat lantas Polres Kampar AKP Desmaliki, Berikan penyuluhan hukum taat berlalu lintas dan anti narkoba kepada ratusan sisiwa SMK 1 Bangkinang, di jalan Tuanku Tambusai Bangkinang Kota pada Rabu Tanggal 4/8/2016.

  • Peringati Hari Sumpah Pemuda, SDN 01 Buantan Lestari Karnaval Jalan Santai

    11 bulan lalu

    Peringati hari Sumpah Pemuda ke 88, SDN 01 gelar karnafal jalan santai sepanjang 1 km. Dalam kegiatan itu, seluruh siswa mengenakan beragam pakaian. Ada yang berpakaian Polisi, pakaian adat, pakaian kesenian Kuda Lumping dan pakaian khatam Alqur'an.

  • PKBM Bina Insan Live Di Kampung RRI

    10 bulan lalu

    Dengan menggeliatnya dan terus banyak diminati para ibu rumah tangga dan remaja Program Jahit dan Bordir dalam Program Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Insan Kubang Jaya membuat semua kalangan ingin tau dan mau

  • Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti

    9 bulan lalu

    SELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.