Jumat, 20 Oktober 2017
  • Home
  • Meranti
  • Maksimalkan Program Cetak Sawah, Dinas Pertanian Meranti Dan Koramil Rapat Bersama PPL Dan Gapoktan
Kamis, 12 Oktober 2017 20:02:00

Maksimalkan Program Cetak Sawah, Dinas Pertanian Meranti Dan Koramil Rapat Bersama PPL Dan Gapoktan

Oleh: Manik
Kamis, 12 Oktober 2017 20:02:00
BAGIKAN:
PPL dan Babinsa serta Gapoktan se-Kabupaten Kepulauan Meranti pada Rapat LTT di Makoramil 02/TT pada, Kamis (12/10/2017).(Foto/Nik)

MERANTI(POROSRIAU.COM) - Kerjasama Kementrian Pertanian dengan TNI terkait swasembada pangan melalui program cetak sawah baru khususnya diwilayah Kabupaten Kepulauan Meranti, telah membuahkan hasil, terlihat jelas pada saat pelaksanaan panen raya beberapa waktu lalu.

Untuk memaksimalkan program tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Meranti, bekerjasama dengan Koramil 02/TT, menggelar Rapat Percepatan LTT PADI dan Pelaksanaan Cetak Sawah baru tahun 2017, di Makoramil jalan Yos Sudarso Selatpanjang, pada Kamis (12/10/2017) pagi.

Tampak hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan Jaka Insita SP beserta jajaran, Danramil 02 /TT Mayor Arh Bismi Tambunan SE, Danramil Merbau Kapten Arh Syamsul Bahri, Para Babinsa, Para penyuluh Lapangan (PPL) dan seluruh GAPOKTAN Se Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala Dinas Pertanian Dan Ketahanan Pangan Jaka Insita menuturkan, bahwa program swasembada pangan selain kwantitas juga untuk meningkatkan kwalitas padi, serta melaksanakan cetak sawah baru. Diharapkan kepada seluruh PPL terutama sekali para Gapoktan agar lebih serius dalam bekerja dalam mengelola saling memberikan informasi, sehingga kedepan, Kabupaten Kepulauan Meranti mampu swasembada pangan sesuai nawacita Pemerintah Kabupaten Kepulauan  Meranti.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Meranti mengatakan untuk tahun 2017 , luas areal yang sudah dikerjakan sekitar 365 hektar lahan baru sawah dan tersebar ditujuh Kecamatan se-kabupaten Kepulauan Meranti.

" Hal yang sangat penting, agar seluruh PPL, Babinsa, Gapoktan serta para petani untuk bekerjasama, baik dalam memberikan informasi, mengawal dan mendampingi, agar tercapai apa yang telah diprogramkan dan direncakan," harapnya.

Sementara itu, Danramil 02 Mayor Bismi Tambunan saat menyampaikan sambutannya mengatakan, akan terus berkoordinasi kepada semua pihak terkait hama yang terjadi.

Ditegaskannya pula, Ia akan menarik kembali bantuan yang sudah diberikan ke pada petani, apabila petani yang menerima bantuan tidak mau bertani.

" Kita tarik, apabila para petani yang telah menerima bantuan, tapi tidak mau bertani dan berikan ke petani yang lain. Akan tetapi selalu terus koordinasi dulu ke pihak PPL serta pihak Desa dan saya minta agar PPL juga Bhabinsa satu suara dan satu misi," tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa dalam kegiatannya, LTT melaksanakan pemantauan dan melaporkan luas  tambah tanam padi di seluruh areal sawah  di Kabupaten Kepulauan Meranti yang luasnya mencapai 5000 Ha dan bukan hanya terkait cetak sawah baru saja.

Dalam program LTT juga ada bantuan benih padi, pupuk Insektisida serta Asuransi untuk menjaga kemungkinan gagal panen yang dapat merugikan petani dengan Klaim Rp36.000/Ha bila gagal panen.

Untuk itu, Bismi mengharapkan agar kedepannya dapat selalu berkoordinasi dengan semua pihak, baik dengan Babinsa, PPL, pihak Desa dan semua Instansi terkait.(nik)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Berjuang Bersama Rakyat, Selain Alutsista, Babinsa Juga Harus Mahir Operasikan Alsintan

    satu bulan lalu

    Saat ini, disamping tugas menjaga kedaulatan NKRI yang nota bene harus mahir menggunakan Alutsista, Babinsa juga dituntut mampu menggunakan ALSINTAN, seiring di galakkannya program swasembada pangan, atas kerja sama Kementerian Pertanian dan TNI.

  • Bupati Optimis Solok Selatan Swasembada Pangan

    8 bulan lalu

    SOLSEL(POROSRIAU.COM) - Dalam rangka menyukseskan target Pemerintah pusat yang menyatakan bahwa tahun 2017 ini Indonesia harus mampu Swasembada Pangan, Pemerintah Daerah Solok Selatan melakukan kegiatan Pencanangan Gerakan Tanam Padi Serentak.

  • Komisi IV DPR RI Tinjau Lahan Persawahan Di Meranti

    4 minggu lalu

    Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Selasa 19 September dan Rabu 20 September 2017 itu, di isi dengan peninjauan langsung ke areal persawahan di Kecamatan Rangsang Barat serta dialog dengan masyarakat, khususnya Gapoktan Desa Segomeng, Bina Maju da

  • Hasil Panen Meningkat, Bupati Yopi Apresiasi Kerja Keras petani

    tahun lalu

    Bupati Inhu H Yopi Arianto melakukan panen raya padi, sawah Kelompok Tani Makmur Bersama Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang, Kamis (28/7). Tahun ini hasil panen padi diatas areal seluas 148 hektare mengalami peningkatan yang cukup drastis.

  • Ketahanan Pangan di Dumai Belum Sepenuhnya Aman, Masih Disokong Daerah Lain

    11 bulan lalu

    DUMAI (porosriau.com) - Kota Dumai di Provinsi Riau, situasi masih belum sepenuhnya aman. Kerawanan pangan masih menghantui Kota Dumai dalam mencukupi kondisi yang ada saat ini. Hal ini disampaikan Walikota Dumai Zulkifli As saat Peringatan Hari Pangan Se

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.