Kamis, 21 September 2017
  • Home
  • Meranti
  • Mantan Kadishub Meranti Dipanggil Kejaksaan Terkait Dermaga Sungai Tohor Barat
Kamis, 14 September 2017 15:38:00

Mantan Kadishub Meranti Dipanggil Kejaksaan Terkait Dermaga Sungai Tohor Barat

Oleh: Manik
Kamis, 14 September 2017 15:38:00
BAGIKAN:
Tim Kejaksaan Negri Selatpanjang saat melakukan pengecekan fisik Dermaga Sungai Tohor Barat Kec. Tebingtinggi Timur beberapa waktu lalu. (foto/Nik)

MERANTI(POROSRIAU.COM)- Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti Hariadi SSt MT, dipanggil pihak Kejaksaan Kepulauan Meranti terkait permasalahan terbengkalainya proyek pembangunan Dermaga Sungai Tohor Barat.

Dermaga yang  pengerjaannya sejak tahun 2014 hingga 2015 silam, sudah mulai diusut aparat penegak hukum di Meranti. 

Pelaksanaan Proyek Pembangunan Dermaga Sungai Tohor Barat, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau dengan biaya sebesar Rp 3,5 Miliar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Kepulauan Meranti, bersumber dari dana DAK 2015 disinyalir hingga kini pengerjaannya terbengkalai.

Pelaksanaan pembangunan Dermaga Sungai Tohor Barat, Kecamatan Tebing Tinggi Timur tahap awal dimulai 2014 silam, dengan pagu anggaran Rp 499 Juta, kemudian dilanjutkan pada pertengahan tahun 2015 dengan biaya Rp 3,5 Milyar.

Kasi Pidsus Kejari Kepulauan Meranti Roy Modino SH, melalui Penyidik Pidana Khusus Kejari Kepulauan Meranti, Robby Prsetya SH MH, Rabu (13/9/2017) membenarkan adanya pemanggilan tersebut.

Hariadi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kepulauan Meranti telah dipanggil pihak kejaksaan Kepulauan Meranti pada Rabu 23 Agustus 2017 lalu.

"Sejumlah rekanan telah kita lakukan pemanggilan termasuk Hariadi sebagai pengguna anggarannya dan Hariadi masih status terperiksa," ujar Robby.

Dijelaskan Robby, selain Hariadi, Kejaksaan juga telah memanggil sekitar 15 terperiksa lainnya.

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa sebagai fasilitas umum, Dermaga merupakan sarana penting dan sangat dibutuhkan bagi masyarakat Sungai Tohor Barat, Kecamatan Tebingtinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti itu, menimbulkan pertanyaan dikalangan masyarakat.

Kenyataan, apa yang dirasakan masyarakat disana, sangat berbeda. Warga keluhkan pembangunan dermaga yang pengerjaan pembangunannya pada tahun 2014 lalu hingga kini belum dapat dinikmati. 

Pembangunan menelan biaya Rp 3,5 Miliar itu terkesan diterlantarkan sehingga masyarakat menyayangkan tidak dapat menggunakan sarana umum tersebut.

Pada kesempatan lain, Kepala Desa Sungai Tohor Barat, Nordiansor  ketika dihubungi PorosRiau.com menyatakan,  ada sejumlah masyarakat yang mengeluh dan bertanya kepada saya mengapa jembatan itu tidak siap-siap pak.

Selaku Kades, saya jawab yang bekerja itukan kontraktor, kalau kami ya ingin secepatnya pembangunan itu selesai," ungkapnya.(nik)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti

    9 bulan lalu

    SELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20

  • Penghulu Bandar Sungai Dipanggil Kejari Siak, Sejumlah Penghulu Lain Berikan Motifasi

    6 bulan lalu

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak kembali memanggil sejumlah Camat dan Penghulu kampung terkait dugaan Mare Up pemasangan perangkat Sistim Informasi Keuangan Desa (Simkudes) yang sempat terhenti beberapa bulan lalu Kamis (23/3/2017). Tampak dalam ruangan sta

  • Said : Meranti Siap Jalankan Instruksi Wapres

    tahun lalu

    Kedatangan Wapres Jusuf Kalla ke Riau ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Tentunya instruksi dan ajakan beliau untuk memajukan daerah dan senantiasa tetap menjaga lingkungan dan melestarikannya

  • Belasan Miliar Mengalir di Pipa Air

    tahun lalu

    Para stakeholder yang diduga kuat melakukan penyalahan wewenang hingga menimbulkan kerugian negara puluhan miliar tidak tersentuh dengan hukum. bahkan para saksi sudah bolak balik diperiksa namun belum ada tersangka

  • Mantan Kadisos Riau dan Dua Konsultan Ditahan

    9 bulan lalu

    ROHUL (POROSRIAU.COM)-- Berkas dugaan korupsi proyek rumah sederhana untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kabupaten Rokan Hulu tahun anggaran 2012 lalu, melibatkan mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau Said Saqlul Amri, serta dua Konsultan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.