Senin, 19 Februari 2018
  • Home
  • Meranti
  • MoU Pemkab Meranti-Polda Riau Tuntas, 20 January Proses Asessment Jabatan Tinggi Pratama Dimulai
Jumat, 20 Januari 2017 13:27:00

MoU Pemkab Meranti-Polda Riau Tuntas, 20 January Proses Asessment Jabatan Tinggi Pratama Dimulai

Oleh: Nur
Jumat, 20 Januari 2017 13:27:00
BAGIKAN:
Nur
Penandatangan dilakukan oleh Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim dan Karo Kombespol. Benny Subandi SIK M.Si, disaksikan para Asessor Pold Riau dan Kepala BKD Meranti Drs. Revirianto, bertempat diruang Tri Brata, Polda Riau, Kamis (19/1/2017).

SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan Kepolisian Polda Riau melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), dalam rangka pelaksanaan Asessment Pejabat Tinggi Pratama Pemda Kepulauan Meranti. Penandatangan dilakukan oleh Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim dan Karo Kombespol. Benny Subandi SIK M.Si, disaksikan para Asessor Pold Riau dan Kepala BKD Meranti Drs. Revirianto, bertempat diruang Tri Brata, Polda Riau, Kamis (19/1/2017).

Turut hadir Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Polda Riau AKBP. Arif Bestari SIK MH, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Meranti Drs. Revirianto, Kabag Hukum Sudandri SH, Kabag Humas H. Nasruni, Kabid Mutasi Widodo SE M.Si, H. Arifudin, Para Asesor Polda Riau AKBP Arsyad, AKBP A. Harahap, Kompol Yasni, AKBP Yunus, AKBP. Wahyu dan lainnya. 

Nota Kesepahaman ditandai dengan penandatanganan dokumen MoU antara kedua belah pihak (Pemda Meranti-Polda Riau), yang diikuti dengan penyerahan dokomen dari Karo SDM Polda Riau Kombespol. Benny Subandi kepada Wakil Bupati H. Said Hasyim.

Dengan telah dilakukannya penandatanganan Nota Kesepahaman itu, maka telah resmi dilakukannya kerjasama antara Pemda Meranti dan Polda Riau selaku pihak penyelenggara Asessment, untuk menguji calon Pejabat Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab. Meranti.

Dalam pidatonya dihadapan para pejabat Biro SDM Polda Riau dan Asessor, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim menjelaskan, pelaksanaan Asesment yang akan digelar oleh Pemda Meranti, sesuai amanat Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU-ASN) Nomor 5 Tahun 2014 dan Permenpan Nomor 13 Tahun 2014 tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka di lingkungan instansi Pemerintah.

Sekaligus keinginan dari Pemda sendiri untuk mencari pejabat yang bertangung jawab dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dan yang tak kalah penting tidak terjadi cacat hukum dalam pengisian Jabatan Tinggi Pratama dilingkungan Pemkab. Meranti.

Diharapkan dengan pelaksanaan Asesment itu dapat menghasilkan para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang mampu melaksanakan tugas di Satuan Kerja, dengan lebih baik, lancar, serta optimal melalui upaya-upaya yang profesional. Hal ini lebih dikarenakan jabatan jabatan Pejabat Tinggi Pratama, merupakan amanah dan kepercayaan dari pimpinan untuk dapat dilaksanakan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kita berharap pejabat yang terpilih nanti mampu melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga Meranti sebagai Kabupaten baru, mampu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Meranti baru berumur 8 Tahun, termasuk daerah yang terisolir dengan tingkat kemiskinan mencapai 33 Persen. Kemiskinan disebabkan berbagai faktor mulai dari kondisi alam yang berat, tingkat pendidikan, harga sembako yang melonjak karena masih diimpor dari Procinsi tetangga. 

Dan faktanya dikatakan Wabup H. Said Hasyim, jarang sekali pejabat yang ingin bertugas di Meranti, yang akses daerah hanya terbuka kurang lebih 4 jam sehari.  "Bila naik angkutan laut pagi jam 7.30-9.00 dan siang jam 12.30-14.00, jadi sangat terisolasi kecuali menyewa angkutan laut yang tentu memakan biaya besar," jelasnya.

Meski begitu tidak mengurangi semangat Pemda Meranti untuk membangun infrastruktur jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, termasuk keamanan sehingga geliat kota jauh meriah dibandingkan daerah Kabupaten lainnya.

Wabup juga berharap, dengan terjalinya kerjasama Pemda Meranti-Polda Riau hubungan yang baik terus terjalin meskipun pelaksanaan Asessment telah berakhir.

"Saya harapkan hubungan kerjasama yang terjalin baik ini dapat berkelanjutan khususnya antara pejabat yang mengikuti Asessment dengan pihak Asessor Polda Riau," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan komitmen Pemda Meranti dalam mendukung kinerja kepolisian Polres Meranti, khususnya dalam membebaskan lahan dan membangun Mapolres Meranti, sejauh ini proses pembangunan masih dalam tahap pembebasan lahan dan kemungkinan tak lama lagi selesai yang akan dilanjutkan dengan pembangunan gedung Mapolres. "Kita telah menyediakan lahan dan secepatnya pembangunan Mapolres kita lakukan," ujar Wabup yang mengaku juga telah menyiapkan anggarannya.

Sementara itu Karo SDM Polda Riau Kompespol. Benny Subandi dalam pidatonya mengaku, sangat mengapresiasi keinginan Pemda Meranti, menggelar seleksi terbuka untuk mengisi pejabat yang akan menempati Jabatan Tinggi Pratama. Dengan Asessment diyakini proses seleksi akan berjalan Independen sehingga dapat menghasilkan pejabat yang memiliki Kompetensi, Integritas sesuai yang diharapkan.

Menurut Benny melalui Asessment, dalat diketahui profil dan karakter pejabat dalam menjalankan tugas pokoknya, sekaligus dapat menggali potensi dan kompetensi yang ada dalam diri pejabat bersangkutan. Asessor Polda Riau akan memberikan penilaian secara objektif dan akan berusaha memotivasi pejabat sehingga mampu melaksanakan Tupoksinya dengan lebih optimal.

"Asessor kita bukan saja melakukan Asessi kepada calon Pejabat Tinggi Pratama tetapi juga akan memotivasi sehingga ia mampu menjalankan Tupoksi dengan lebih baik,"paparnya.

Proses penandatangan MoU penyelenggaraan Asessment antara Pemda Meranti dan Polda Riau yang berlangsung hangat dan cair itu, ditutup dengan salam-salaman dan foto bersama seluruh pihak yang terlibat baik Pemda Meranti maupun dari Polda Riau.

Sekedar infomrasi seperti dijelaskan oleh Kepala Badan Kepegawaian Meranti Drs. Revirianto, melalui Kabid Mutasi Widodo SE M.Si, setelah penandatangan MoU tersebut, maka dalam waktu dekat BKD Meranti akan menggelar Asesment untuk mengisi Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Eselon II B dan Jabatan Sekretaris Daerah Eselon II A. 

"Jika tidak ada halangan 20 January proses Asessment akan kita mulai, kita awali dengan mengumumkan nama-nama pejabat yang terdaftar untuk mengikuti Asessment," ujar Widodo.

Setelah pengumuman dikeluarkan maka akan dilanjutkan dengan pelaksanaan Asessment oleh Asessor Polda Riau yang rencananya akan digelar di Pekanbaru. Yang akan mengikuti Asesment untuk menduduki Jabatan Tinggi Pratama Eselon II A dan Eselon II B. Terdiiri dari pejabat Eselon III A dan Eselon II yang memenuhi syarat dengan jumlah kurang lebih 50 orang.

Berdasarkan penjelasan pihak Polda Riau, secara global materi uji yang akan diterapkan meliputi Kemampuan berfikir, Pengelolaan diri, Kemampuan mengelola orang lain, Mengelola tugas, Komunikasi, Perencanaan, pengambilan keputusan dan lainnya.

Untuk di Kabupaten Meranti Asesment akan dilakukan untuk mengisi jabatan Eselon II A Sekretaris Daerah dan Eselon II B setingkat Kepala Badan/Dinas. Untuk mengisi Jabatan Eselon II A Sekretaris Daerah, dikatakan pihak Polda Riau tingkatan Level Asesment sedikit lebih tinggi dibanding Eselon II B.(nur)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai

    tahun lalu

    MERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t

  • Wabup Beserta Rombongan Kunjungi Rumah Duka

    tahun lalu

    Meranti (POROSRIAU.com) - Peristiwa meninggalnya 3 masyarakat Meranti dalam tragedi Furama berdarah yang terjadi Kamis dini hari lalu dan unjuk rasa di Mapolres Meranti menimbulkan keprihatinan dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Wakil Bupati H. Said Ha

  • KontraS Desak Pelaku Kasus 'Meranti Berdarah' Dihukum Maksimal

    tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis menjerat para pelaku Meranti Berdarah dengan ancaman pidana maksimal.

  • Bupati Meranti Buka Lokakarya dan Sosialisasi PATEN Se-Kecamatan Tebing Tinggi, Ajak RT dan RW Berperan Aktif Dalam Menggesa Pembangunan Daerah

    2 minggu lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka acara Loka Karya dan Sosialisasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) untuk RT dan RW Se-Kecamatan Te

  • Upacara Peringatan HUT RI Ke-71 Kabupaten Meranti Berjalan Hikmat dan Lancar

    2 tahun lalu

    Meranti (POROSRIAU.com) - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, MSi bertindak sebagai inspektur upacara HUT RI Ke-71, Rabu (17/8) dihalaman Kantor Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada kesempatan itu Bupati mengajak masyarakat untuk mensyuk

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Poros Riau. All Rights Reserved.