Senin, 25 September 2017
  • Home
  • Meranti
  • Wabup Beserta Rombongan Kunjungi Rumah Duka
Minggu, 28 Agustus 2016 22:30:00

Tragedi Furama Berdarah

Wabup Beserta Rombongan Kunjungi Rumah Duka

Oleh: Eka
Minggu, 28 Agustus 2016 22:30:00
BAGIKAN:
Wabup dan Kapolda Serta Tokoh Masyarakat Kunjungi Rumah Duka Almarhum Apri Adi dan Is Rusli

Meranti (POROSRIAU.com) - Peristiwa meninggalnya 3 masyarakat Meranti dalam tragedi Furama berdarah yang terjadi Kamis dini hari lalu dan unjuk rasa di Mapolres Meranti menimbulkan keprihatinan dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Wakil Bupati H. Said Hasyim didampingi Sekdakab. H. Iqaruddin dan jajaran bersama Pimpinan Polda Riau Brigjendpol. Supriyanto. Keprihatinan itu diwujudkan dengan mengunjungi rumah duka almarhum di Selatpanjang, Kamis malam (25/8).

Setelah mendengar peristiwa Furama berdarah yang memakan korban jiwa 1 dari pihak Kepolisian yakni Brigadir Adil S Tambunan, 2 dari warga sipil Apri Adi Pratama dan Is Rusli, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim yang sebelumnya berada di Malaka melakukan cek kesehatan segera pulang ke Selatpanjang Meranti, begitu pula Kapolda Riau Beigjendpol. Supriyanto bersama tokoh masyarakat H. Wan Abubakar berangkat dari Pekanbaru menuju Selatpanjang.

Setibanya di Selatpanjang, H. Said Hasyim didampingi Sekdakab. H. Iqaruddin dan Kapolda Riau Brigjendpol. Supriyanto bersama H. Wan Abu Bakar yang juga mantan Gubernur Riau dan tokoh masyarakat Meranti lainnya berkumpul di rumah Wakil Bupati untuk bersama-sama mengunjungi rumah duka almarhum Apri Abdi Pratama (24) dijalan Bangkas Gg. Air Selatpanjang. Setibanya dirumah almarhum honorer DPPKAD Pemkab. Meranti tersebut rombongan disambut oleh keluarga dan orang tua Apri Adi.

Ditempat itu H. Wan Abu Bakar selaku tokoh masyarakat Meranti mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya, dengan turut mendoakan Almarhum Adi diampuni segala dosanya dan diterima serta ditempatkan ditempat yang baik disisi allah. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim dan Kapolda Riau Brigjendpol. Supriyanto.

Dalam dialog yang dipimpin oleh H. Wan Abu Bakar, berharap kepada pihak keluarga diberi ketabahan dan dapat mengambil hikmahnya, karena menurutnya apa yang terjadi saat ini adalah takdir yang kuasa, bagi yang ditinggalkan hendaknya dapat mengambil hikmah dari semua yang terjadi.

"Ini merupakan takdir yang kuasa, atas nama pemerintah saya mengucapkan bela sungkawa, semoga almarhum ditempatkan ditempat yang baik disisi yang maha kuasa dan kepada yang ditinggalkan dapat mengambil hikmah dari semua yang terjadi," ujar Wabup. Said Hasyim.

Malam itu, terjadi dialog yang sangat hangat antara Kapolda Riau Brigjendpol. Supriyanto, H. Said Hasyim, H. Wan Abu Bakar dengan pihak keluarga Adi. Kapolda dan rombongan bersilahturahmi dan berkenalan dengan anggota keluarga Adi khususnya ibu Apri Adi yang masih dalam kondisi sock terbaring ditengah rumah, serta adik dan kakak Adi.

Ketika melihat adik lelaki Adi yang baru tamat SMU, Kapolda Riau menilai adik lelaki Adi memiliki potensi menjadi anggta Polri, saat ini Kapolda langsung menanyakan apakah ia berminat menjadi anggota Polri, pertanyaan itu disambut baik oleh adik Adi dengan meng iyakan. "Apakah kamu berminat menjadi anggota Polri, jika berminat temui saya nanti," ujar Kapolda Riau.

Kapolda juga menanyakan kepada pihak keluarga apa saja benda milik almarhum saat diamankan dan apakah barang-barang itu masih ada, Kapolda terlihat tidak mau ada kerugian harta benda dari Almarhum. Saat itu adik lelaki Adi menjelaskan beberapa barang milik Adi tidak dijumpai yakni sebuah Motor Yamaha V-Ixion, HP Merk Oppo dan Nokia. Setelah mendengar penjelasan barang-barang milik Adi tersebut Kapolda berjanji akan mencari dan jika tidak ditemukan akan diganti.

Dalam pertemuan yang berlangsung singkat itu, Wakil Bupati, Kapolda dan H. Wan Abu Bakar, berharap keluarga almarhum Apri Adi dapat menahan diri seraya memberi kesempatan kepada pihak kepolisian untuk bekerja, Kapolda berjanji akan mengusut dan memproses tuntas jika memang ditemukan pelanggaran prosedur dari penangkapan Adi yang berujung pada meninggalnya Apri Adi. "Saya harapkan pihak keluarga dapat menahan diri, beri kesempatan kepada kami Polri untuk memprosesnya, kami tidak akan tebang pilih," janjinya.

Sekedar informasi untuk proses hukum yang diduga melibatkan oknum polisi, demi independensi dan kondusifitas Kapolda menegaskan akan melakukan pemeriksaan di Polda Riau. "Kita akan membawa oknum ke Polda Riau untuk diperiksa agar lebih independen dan kondusif," ujarnya kepasa media.

Hal senada juga diutarakan kepada pihak keluarga almarhum Is Rusli (45) yang meninggal saat terjadi unjukrasa di Mapolres Meranti, dirumah Almarhum yang berada dijalan Dorak Selatpanjang itu, rombongan juga mengucapkan bela sungkawa. "Peristiwa ini sama-sama tidak diharapkan, dan tidak dapat diputar kembali, saat ini marilah kita sama-sama mendoakan semoga mendapat tempat yang gerbaik disisi yang maha kuasa dan kuat menerima cobaan itu," ujar Kapolda.

Akhir kata demi terjaganya kondusifitas, Kapolda meminta kepada keluarga dan masyarakat untuk bersama menjaga kondusifitas, jangan melakukan pergerakan yang dapat memicu memanasnya situasi. "Kami harap jangan adalagi pergerakan mari kita jaga kondusifitas," harapnnya.

"Proses hukum akan dilaksanakan sesuai aturan dan akan ditindak lanjuti secara mekanisme dan prosedur hukum, polisi tidak bisa main hakim sendiri dan jika melakukan ada sidang kode etik, disiplin dan pidana,"paparnya.

Pada kesempatan itu pihak Polda Riau juga memberikan sejumlah bantuan kepada korban semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Diinformasikan juga, sebelumnya pada siang hari, Sekdakab. H. Iqaruddin yang didampingi Asisten I H. Alizar, Asisten III H. T Akrial, Kabag Humas Ery Suhairi, Camat Tebing Tinggi H. Asrorudin bersama Kapolres telah berupaya melakukan pendekatan dengan rokoh masyarakat dari berbagai paguyuban di Aula RSUD dan di Mapolres Meranti. Pertemuan itu untuk meredam kerusuhan di Mapolres Meranti yang dipicu dari meninggalnya Almarhum Apri Adi dan Is Rusli yang diduga karena kesalahan prosedur penindakan.

Pada kesempatan itu Sekda menghimbau kepada seluruh masyarakat Kepulauan Meranti untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi kejadian ini.

“Kita sudah melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat serta ketua panguyuban yang ada di Kepulauan Meranti, kita sepakat untuk meminta masyarakat tetap tenang dan tidak berlaku anarkis atas kejadian ini. Biarkan proses hukum bekerja, sehingga nanti akan terbukti siapa yang benar dan siapa yang salah”, ucapnya.

Editor: Risma

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Kunjungi Rumah Janda Tua, "Polsiwa" Bentuk Pendekatan Polisi Terhadap Masyarakat

    2 minggu lalu

    Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (9/9/2017) pagi itu, rombongan Polsiwa dan pengurus Bhayangkari Polsek Tandun itu dipimpin langsung Kapolsek Tandun AKP Nurman, SH beserta belasan personil Polsek.

  • Dapat Remisi, 2 (Dua) Napi Lapas Dumai Dibebaskan

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Rabu (17/08/2016) tepat setelah selesai menjadi komandan upacara detik-detik proklamasi di halaman kantor walikota Dumai, walikota Dumai Zulkifli AS beserta wakilnya la

  • KemenLHK Kunjungi P4S di Siak Hulu

    11 bulan lalu

    KAMPAR(porosriau.com) - Rombongan Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan (KemenLHK), Kamis (3/11), melakukan kunjungan di Komplek P4S Karya Nyata Kubang Jaya Kecamatan Siak, Kamis.

  • Ilmu Menjahit Modal Yang Luar Biasa

    11 bulan lalu

    Rombongan karyawan Perwakilan PT.Semen Padang Provinsi Sumatera Barat yang akan memasuki masa pensiun bersama masyarakat kelompok tani sekitar perusahaan sebanyak 20 orang kunjungi lahan Usaha Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) dan Pusat Kegia

  • Belajar pelayanan online satu pintu, Pansus dan BPTPM Pemko Pekanbaru kunjungi Kota Surabaya

    8 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Pekanbaru beserta Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM), Rabu (25/01/17) pagi, mengunjungi Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur, untuk belajar membahas Ranperda Penyelengaraan Pelayan

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.