Jumat, 22 September 2017
  • Home
  • Pekanbaru
  • Disperindag Temukan Produk Parcel Masuk Massa Tenggang Kadaluarsa
Kamis, 15 Juni 2017 16:35:00

Disperindag Temukan Produk Parcel Masuk Massa Tenggang Kadaluarsa

Oleh: Firman Tanjung
Kamis, 15 Juni 2017 16:35:00
BAGIKAN:
Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Dalam hasil  monitoring yang dilakukan oleh pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, ditemukan adanya produk makanan maupun minuman didalam parcel yang telah masuk dalam massa tenggang expired.
 
Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut melalui Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindag, Mas Irba Sulaiman ketika di wawancara menjelaskan, sesuai aturan, khusus untuk minuman, massa tenggang selama tiga bulan.
 
"Kita memonitoring keberadaan makanan dan minuman yang tenggang waktunya atau expired. Sesuai aturan, khusus untuk minuman, itukan tiga bulan. Sekarang ada terindikasi, bahwa untuk produk makanan dan minuman yang masuk massa tenggang expired itu, itu lah yang dikemas dalam parcel. Itu yang membuat kita bersama tim yang dibentuk, ada ketemu tenggang waktu atau expired," ungkap Mas Irba Sulaiman.
 
Ketika diminta untuk mengungkap dimana saja lokasi temuan parcel yang masuk dalam massa tenggang, dijawab Kabid Perdagangan Disperindag Pekanbaru.
 
"Saya tidak sebutkan dulu. Karena mereka sebetulnya belum melanggar aturan. Artinya massa tenggang expired itu tiga bulan, kemudian mereka memasukkan dalam kemasan itu dalam waktu empat bulan. Artinya dalam bulan ramadan ini dia bisa lemparkan ke masyarakat, dia termasuk dalam tenggang waktunya. Dan ini belum dia laksanakan, dan artinya kami minta dia keluarkan itu. Ganti yang baru. Kita terus monitor, sampai hari ini tim kita masih turun," ujar Mas Irba Sulaiman.
 
Kepada masyarakat atau konsumen, Mas Irba Sulaiman mengingatkan, jadilah konsumen yang cerdas.
 
"Makanya kita minta pada konsumen, jadilah konsumen yang cerdas. Ketika membeli lihat, kita sudah sampaikan, tenggang waktu expirednya itu tiga bulan. Artinya dalam tiga bulan itu masyarakat sudah harus waspada. Jangan begitu dibeli, kemudian masukkan ke lemari pendingin, nunggu lagi, kemudian masuk masa expired, baru diminum," ujar Mas Irba Sulaiman mengingatkan.
 
Kepada pelaku usaha, Mas Irba Sulaiman mengimbau, tinggalkanlah kebiasaan buruk dalam memasarkan produk makanan.
 
"Jangan kita terpancing dengan harga murah. Ini kita harus teliti. Kita juga mengimbau kepada ritel-ritel besar yang ada di Pekanbaru, kalau memang ini yang mereka buat selama ini (kebiasaan buruk dalam memasarkan produk,red), tinggalkanlah kebiasan yang tidak bagus itu," ujarnya.(fir)
Editor: Firman Tanjung

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Antisipasi Masuknya Barang Luar dan Kadaluarsa, SKPD Perlu Tingkatkan Pengawasan

    9 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM),-- Jelang Natal dan tahun baru seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk meningkatkan pengawasan terutama terhadap produk-produk makanan dan minuman luar yang masuk dan beredar dan juga barang kadaluarsa di Pek

  • Jelang Idul Adha,Ini Permintaan Ketua Komisi B DPRD Rohil Kepada Disperidag.

    tahun lalu

    Rohil (POROSRIAU.com) - Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir meminta kepada Dinas Perindustrian Dan Perdagangan ( Disperindag ) setempat untuk dapat proaktif memantau kestabilan harga sembako menjelang Hari Raya Idul

  • Disperindag Gandeng BPOM Awasi Pasar Ramadan

    4 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Antisipasi beredarnya produk kedaluwarsa, serta produk yang mengandung bahan berbahaya, terutama saat umat muslim menjalankan ibadah di bulan suci ramadan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akan i

  • Mini Market Indo Jaya di Duga Tipu Konsumen

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Konsumen Keluhkan Mini Market Indo Jaya yang menjual barang dagangan yang di jual  tidak sesuai dengan lebel penjualan  terdapat di produk makanan Sarikaya Se

  • Sidang Perkara Karhutla PT JJP Dengarkan Kesaksian Dari Ahli

    12 bulan lalu

    Bagansiapiapi(POROSRIAU.com) - Dalam sidang pekara pidana Kebakaran Hutan Dan lahan (Kathutla) di pengadilan Negeri Bagansiapi - api Rokan Hilir Riau, dengan terdakwa Direktur PT Jatimjaya Perkasa, Halim Gozali, yang berlangsung pada hari Rabu tanggal 14/

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.