Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • Pekanbaru
  • Rp 3,9 Miliar Anggaran Dihabiskan Untuk Pembangunan Pasar Higienis Teratai
Jumat, 08 September 2017 17:47:00

Rp 3,9 Miliar Anggaran Dihabiskan Untuk Pembangunan Pasar Higienis Teratai

Oleh: Firman
Jumat, 08 September 2017 17:47:00
BAGIKAN:
Pasar Higienis Jalan Teratai.(foto/Tribun Pekanbaru)
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menyalurkan anggaran untuk pembangunan pasar higienis yang terletak di Jalan Teratai. Kali ini anggaran sebesar Rp 1,2 miliar diperuntukan sebagai anggaran renovasi pasar.
 
Sebelumnya, Pemko Pekanbaru sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,7 miliar untuk revitalisasi pasar Higienis Jalan Teratai, yang berada di eks bangunan SD Negeri 019.
 
Diketahui, renovasi yang dilakukan sejak bulan Mei 2017 lalu, hingga kini progresnya masih sekitar 40 persen. Sejak pasar ini didirikan, berbagai masalah bermunculan, seperti minimnya sarana-dan prasarana dan kondisi pasar selalu sepi. 
 
Informasi ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Tengku Firdaus kepada media di Pekanbaru, Jumat (8/9/2017).
 
"Sekitar 40 persen. Target (tuntas,red) awal November dan sudah bisa di operasionalkan," kata Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Tengku Firdaus di Pekanbaru, Jumat (8/9/2017).
 
Meski target penyelesaian renovasi tak sampai dua bulan lagi, Firdaus mengklaim pembangunan pasar dapat selesai tepat waktu dan bisa ditempati  awal November mendatang. 
 
Diakuinya, proses pengerjaan sedikit terlambat. Ia menjelaskan, Pasar Higienis nantinya akan dilengkapi dengan "food court" dan ada sekitar 150 kios. Ia meyakini nantinya keberadaan Pasar Higienis akan menanggulangi ratusan pedagang yang kini tumpah di Jalan Teratai dan mengganggu arus kendaraan. 
 
"Kalau kita lihat kemungkinan belum dapat menampung seluruh pedagang (yang berjualan di Jalan Teratai). Nanti kita lakukan seleksi siapa saja yang dapat menempati di pasar itu," jelasnya.
 
Seperti diketahui, pasar dibangun Pemko Pekanbaru awal 2016 silam. Ratusan kios disiapkan di pasar tersebut. Keberadaan pasar  itu diharapkan menjadi solusi ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sekitar Jalan Teratai. Nyatanya pembangunan pasar tidak membuat Jalan Teratai bersih dari pedagang.
 
Alasan pedagang tidak mau menempati lost pasar lantaran omzet dagangannya menurun drastis saat berjualan di gedung Pasar Higienis. Hal itu disebabkan banyaknya konsumen enggan bertransaksi di lokasi yang disiapkan pemerintah.
 
Lama tak ditempati, fasilitas pasar banyak yang hilang, seperti mesin air, pintu (rolling door), tangki air, kabel listrik dan saklar lampu banyak yang hilang dan rusak. Kondisi pasar ini pun berantakan. Sampah tampak berserakan, halaman pasar tersebut juga tampak semak oleh rumput.(fir)
Editor: Firman Tanjung

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Bahas Pembangunan Pasar Cikpuan, Asisten II Rapat Bersama Tim

    9 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Pj Walikota Kota Pekanbaru, Edwar Sanger menginstruksikan kepada Tim Percepatan untuk segera menggesa pembangunan Pasar Cik Puan.

  • Pembangunan Pusat Perkantoran Tenayan Bukan Skala Prioritas

    8 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Pembangunan pusat perkantoran baru milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang terletak di Kecamatan Tenayan Raya, tepatnya di Jalan Badak, menjadi sorotan berbagai pihak. Tidak terkecuali Anggota DPD/MPR RI asal Provinsi Riau

  • FITRA Minta Gubri Evaluasi Pejabat Bank Riau Kepri yang Suka Plesiran

    8 bulan lalu

    Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Riau meminta gubernur selaku pemegang saham pengendali agar mengevaluasi atau bahkan mengganti para pejabat BUMD yang tidak efisien termasuk plesiran ke luar negeri.

  • Tahun Ini Pemda Siak Akan Bangun Tiga Pasar di Lokasi Berbeda

    7 bulan lalu

    Pada tahun 2017 ini, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak akan melanjutkan pembangunan pasar Kecamatan Sungai Apit yang saat ini terbengkalai. Sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Siak H Wan Ibrahim, mel

  • Komisi D DPRD Provinsi Riau Kunjungan Kerja ke Negeri Serambi Mekkah

    tahun lalu

    Komisi D DPRD Provinsi Riau, jumat yang lalu, (20/5) melakukan kunjungan ke negeri serambi mekah, Nangroe Aceh Darussalam yang disambut baik oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di ruang Potensi Daerah Kantor Gubernur Aceh.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.