Jumat, 20 Oktober 2017
  • Home
  • Pekanbaru
  • Agustus, Pencapaian PAD Pekanbaru Baru Rp240 Miliar
Senin, 07 Agustus 2017 20:29:00

Agustus, Pencapaian PAD Pekanbaru Baru Rp240 Miliar

Oleh: Eza
Senin, 07 Agustus 2017 20:29:00
Target Pencapaian PAD Rp800 miliar
BAGIKAN:
int
Ketua DPRD kota Pekanbaru, Sahril SH

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Permasalahan anggaran di Kota Pekanbaru yang dilanda defisit masih saja berlanjut. Pasalnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017 yang diasumsikan capaiannya Rp2,4 Triliun lebih realisasi pencapaiannya hanya bisa Rp 1,7 triliun.

" Artinya capaian dari target awal ada kehilangan sebesar Rp400 miliar akibat dari dana bagi hasil Provinsi yang di targetkan Rp140 miliar saat ini saja baru terealisasi tidak sampai 1 persen (tidak sampai satu miliar)," demikian disampaikan Ketua DPRD kota Pekanbaru, Sahril SH usai melakukan rapat penyerapan anggaran tahun 2017 bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Senin (7/8).

Untuk itu, Sahril menegaskan dari pencapaian di atas jelas membuat permasalahan dan di lema bagi DPRD dan Pemko Pekanbaru saat ini.

" Salah satu solusinya akan banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di rasionalisasi di tahun 2017 ini," ugkapnya.

Menurut Sahril kondisi keuangan diprediksi akan terus turun dan bakal terjadi di tahun 2018 nanti.

" APBD kita turun lagi, jadi Rp2,2 triliun di tahun 2018 nanti. Sedangkan pencapaian diasumsikan Rp1,7 triliun," ugkapnya.

Akibat penurunan di jelaskan Sahril juga berefek ke PAD Kota Pekanbaru. " karena PAD, diasumsikan Rp800 miliar saat ini pencapaian baru Agustus ini Rp240 miliar. Dari keterangan Pemerintah kota dan OPD maksimal pencapaiannya PAD Rp600 miliar, artinya kehilangan 200 miliar. Belum lagi kehilangan dana bagi hasil pusat, belum bagi hasil provinsi," tuturnya.

Untuk menggenjot PAD di Pekanbaru ini, Sahril minta Dispenda harus mengejar, pendapatan itu  seperti pajak restoran, retribusi, pajak parkir , retribusi parkir.

" itu haru di genjot, agar target pencapaiannya bisa maksimal dan sesuai terget," sebutnya.

Ditanya soal PAD tidak tercapai  akibat belum di berlakukan sistem online saat ini, Sahril membenarkan. " ya karena belum berlaku sistem online sehingga terjadi kebocoran, selain itu ada beberapa retribusi yang dihapus pusat sehingga banyak kehilangan kita," pungkasnya. (Eza)

 

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • DPRD Desak Dispenda Serius Cegah Kebocoran PAD Melalui Sistim E-Tax

    3 bulan lalu

    Banyaknya kebocoran dari sektor pajak dan retribusi, membuat pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Pekanbaru tak terealisasi sepenuhnya.

  • Dihina dan Dipermalukan Depan Umum, Dosen Polisikan Dekan FKIP Universitas Lancang Kuning Pekanbaru

    tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.com) - Tak tahan terus di hina dan dituding telah melakukan perbuatan yang tak pantas di depan umum, Rabu (3/8) siang, sekitar pukul 14.30 WIB, seorang Dosen berisial IM (31) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polre

  • Tanggapi Meranti Berdarah, Komnas HAM Berkunjung ke Selatpanjang

    tahun lalu

    MERANTI (POROSRIAU.com) - Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai datang ke Selatpanjang sebagai bukti tanggapan serius mereka terhadap kasus Meranti Berdarah tanggal 25 Agustus 2016 lalu. Tiba di Kota Sagu itu, Natalius langsung mengunju

  • Genjot PAD, Dispenda Gandeng Perusahaan IT dan Bank

    12 bulan lalu

    PEKANBARU (porosriau.com) - Untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari 11 objek pajak yang dikelola, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Pekanbaru menggandeng ahli Information Technology (IT) dan juga melibatkan pihak bank, baik swasta maupun

  • Revitalisasi Bangunan Kios Dinilai Gagal, SUA Minta Disperindag Tanggung Jawab

    11 bulan lalu

    Berupaya terus menjalin silaturrahmi dan dekat dengan masyarakat, kali ini sasaran calon Wakil Walikota Pekanbaru nomor urut 5, Said Usman Abdullah (SUA) mendatangi pasar Rumbai di jalan Sekolah Rumbai, Kamis (10/11).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.