Rabu, 20 September 2017
Kamis, 02 Februari 2017 14:07:00

Bahas Ranperda Tatib, Pansus Stuban ke Bandung

Oleh: Eza
Kamis, 02 Februari 2017 14:07:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Pansus DPRD Kota Pekanbaru yang membahas Ranperda Tata Tertib (Tatib) sudah berkoordinasi dengan Kemendagri belum lama ini. Kali ini Pansus kembali menggelar studi banding ke DPRD Kota Bandung, Kamis (2/2)

Rombongan Pansus yang diketuai Ida Yulita Susanti ini diterima Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bandung Dudi dan beberapa stafnya di ruangan BK.

Ketua Pansus Ida Yulita Susanti dalam pertemuan mengatakan, tujuan pihaknya bertukar pikiran ke DPRD Bandung, untuk mengetahui perubahan Tatib, sesuai organisasi perangkat daerah (OPD) baru.

Hal yang paling mendasar terkait tata kerja dan penggunaan anggaran. Termasuk juga dengan pokok-pokok pikiran.

"Sebelumnya kami sudah koordinasi ke Kemendagri. Jawabannya, Tatib ini belum diundangkan dalam lembaran negara. Jadi masih boleh pakai Tatib lama," kata Ida dalam pertemuan.

Perwakilan DPRD Kota Bandung yang juga Wakil Ketua BK, Dudi mengaku sangat senang dikunjungi rekan-rekan legislatif dari Kota Pekanbaru. Di DPRD Bandung sendiri hingga saat ini belum dilakukan perubahan Tatib.

Karena itu, Komisi di DPRD Bandung masih menyesuaikan mitra kerjanya sesuai dengan Tatib lama.

"Tapi kita sesuaikan dengan komisi yang ada. Seperti Komisi A hukum dan HAM, jadi tetap saja menjadi mitra kerja Komisi A. Ada irisan dari komisi masing-masing. Jadi tidak ada masalah. Masih fleksibel bisa memanggil hearing," paparnya.

Sedangkan mengenai pokok-pokok pikiran, kata Dudi, juga belum ada perubahan. Tapi tetap mengacu pada aturan tertinggi. "Jadi semuanya kita di sini masih menggunakan yang lama," ujar Dudi seraya menyebutkan APBD Kota Bandung Tahun 2017 sebesar Rp6,9 triliun.

Pertemuan ini berlangsung sekitar satu jam. Di akhir pertemuan, anggota Pansus dan perwakilan DPRD Kota Pekanbaru foto bersama dan bertukar cendramata dengan DPRD Kota Bandung.(Eza)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Dua Bulan Ini, Dipastikan 6 Ranperda Tuntas di Bahas DPRD

    8 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Setelah beberapa lalu dilakukan Paripurna penyampaian 6 Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Pekanbaru di sampaikan oleh Pemko Pekanbaru. DPRD bakal segera menggodok Ranperda yang diajukan dan ditargetkan dua bulan ini Ran

  • Bahas Perubahan SKPD Jadi OPD, Pansus SOTK Rapat Dengan Tim Ahli & Pemko

    tahun lalu

    Pekanbaru(POROSRIAU.com) - Guna merampungkan pembahasan perubahan Struktur Organisasi Tata Laksana (SOTK) di Pemko Pekanbaru. Pansus SOTK melakukan rapat bersama instansi terkait bersama tim ahli.

  • Delapan Fraksi Sorot Persoalan Ranperda PKL

    8 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru, Rabu (18/1) menggelar sidang paripurna ke-2 masa sidang pertama tahun 2017 tentang penyampaian pandangan umum setiap fraksi DPRD Kota Pekanbaru terhadap 6 Ranperda yang telah

  • Senin Depan DPRD Sahkan Ranperda Pencegahan dan Peningkatan Kawasan Kumuh

    10 bulan lalu

    Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pencegahan dan Peningkatkan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Pemungkiman Kumuh, akhirnya selesai di finalisasi dan sudah dirampungkan.

  • Syahrial Abdi Apresiasi DPRD dan SKPD Terkait pembahasan RANPERDA Perubahan APBD TA 2016

    9 bulan lalu

    BANGKINANG(POROSRIAU.COM) -- Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi mengapresiasi kinerja DPRD Kampar serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang secara bersama-sama telah menyelesaikan rangkaian persidangan sesuai jadwal saat menyampaikan pidatonya dihadapa

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.