Minggu, 19 November 2017
Selasa, 29 Agustus 2017 19:07:00

Dua Polisi Tabrak Warga Pekanbaru Hingga Tewas

Oleh: Redaksi
Selasa, 29 Agustus 2017 19:07:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Dua orang polisi, diduga tengah teler akibat pengaruh narkoba, menabrak seorang warga Pekanbaru, Firman Berlando, hingga tewas. Dua polisi itu anggota Satuan Reserse Narkotika dan Obat-Obatan Terlarang Kepolisian Kampar, Riau.

Adik kandung korban, Samosir (38) kepada Antara di Pekanbaru, Selasa (29/8), mengatakan Firman Berlando meninggal dunia pada Senin (28/8) pukul 00.05 WIB setelah mengalami luka parah dan sempat dirawat di RS Bhayangkara Pekanbaru.

“Hari ini dikebumikan,” kata Samosir.

Dia mengatakan untuk kecelakaan tersebut sudah ditangani oleh Satuan Lantas Polres Pekanbaru. Dirinya sebagai pihak keluarga menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada kepolisian.

Laka lantas itu terjadi antara mobil Toyota Avanza yang dikendarai oknum polisi dan Suzuki Shogun yang dikendarai korban di Jalan Prambanan, Pekanbaru, pada Minggu (27/8). Saat itu Firman Bernaldo (50) sedang membonceng istrinya Basaria Manik (42), dan anak laki-lakinya GF (3).

Selain Firman yang berprofesi tukang parkir ini meninggal, istrinya dan anaknya juga terluka dan sekarang masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara.

Sementara itu, mobil yang menabrak dikendarai oleh anggota polisi Brigadir AP. Di dalam mobil tersebut juga ada satu lagi polisi, yakni Bripda RHJ serta seorang wanita DP.

Diduga pengemudi Toyota Avanza pada saat mendahului sepeda motor tidak konsentrasi dan tidak memperhatikan jarak dengan kendaraan yang ada didepannya.

Dua oknum polisi yang bertugas di Polres Kampar itu kini diproses hukum di Propam Polda Riau karena hasil tes urine keduanya positif narkoba jenis inex.

Terpisah, Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Pitoyo Agung Yuwono menyampaikan pihaknya telah memproses dan menahan dua oknum polisi tersebut. Dia mengatakan bahwa di Propam hanya masalah kedisiplinan, sedangkan pidana lainnya yakni narkoba dan laka lantas tetap ditangani satuan lain.

“Polisi sama dengan masyarakat biasa dituntut di peradilan umum, tidak ada perlakuan khusus. Bahkan lebih berat karena masuk kategori pengkhianat. Bisa tiga pengadilan dia,” tegas Kabid Propam.(Antara)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Ternyata Mobil Dump Truk Yang Tabrak Siswi SD Di Tanggo Akar Milik Pemerintah Yang Disulap Jadi Plat Hitam

    2 minggu lalu

    Yang penggunaannya untuk operasional pengangkutan sampah, namun disalahgunakan untuk kegiatan pengangkutan material proyek PT.Supreme Energy oleh oknum pelaku.

  • Oknum Polisi Tabrak Lari Dua Warga Dompas

    tahun lalu

    BENGKALIS(POROSRIAU.com) - Terkait Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) yang menewaskan dua orang di desa Dompas kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis Riau, bernama Ayis (31) dan Kholijah (66) terus ditindak lanjuti oleh Sat Unit Lantas Polres Bengkalis

  • Tanggapi Meranti Berdarah, Komnas HAM Berkunjung ke Selatpanjang

    tahun lalu

    MERANTI (POROSRIAU.com) - Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai datang ke Selatpanjang sebagai bukti tanggapan serius mereka terhadap kasus Meranti Berdarah tanggal 25 Agustus 2016 lalu. Tiba di Kota Sagu itu, Natalius langsung mengunju

  • Setelah Bantai Sahabat Hingga Tewas, Pelaku Gantung Diri di Pohon Aren

    tahun lalu

    Nasional (porosriau.com) - Dedi Setiawan (28) pemuda yang tega membunuh Riki Pradana Sinaga (18) sahabatnya secara membabi buta di Kecamatan Nagori Bah, Tobu, Simalungun Sumut, langsung diburu warga.

  • Salah Satu Penyelundup Sabu di Tangerang Anggota Kopaskhas

    12 bulan lalu

    Komandan Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia Mayor Jenderal Dodik Wijanarko mengatakan salah satu pelaku penyelundupan narkoba di Tangerang, yakni ZA, 31 tahun, merupakan anggota Korps Pasukan Khas (Kopaskhas) TNI Angkatan Udara yang berdinas

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.