Kamis, 19 Oktober 2017
  • Home
  • Pekanbaru
  • Dugaan Pungli KTP, Oknum ASN Disdukcapil Terancam Diberhentikan
Minggu, 19 Februari 2017 13:50:00

Dugaan Pungli KTP, Oknum ASN Disdukcapil Terancam Diberhentikan

Oleh: Firman Tanjung
Minggu, 19 Februari 2017 13:50:00
BAGIKAN:
Kepala Bidang Disiplin BKPP Kota Pekanbaru, Fajri Adha


PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Oknum aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru, yang tertangkap tangan saat menjalankan aksi dugaan pungutan liar (Pungli) pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) terancam diberhentikan dari statusnya sebagai ASN.

Kepala Bidang (Kabid) Dispilin, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Pekanbaru, Fajri Adha, ketika dikonfirmasi diruang kerjanya Jum'at (17/2/2017) menjelaskan, pemberhentian dilakukan apabila yang bersangkutan telah berstatus tersangka dan ditahan oleh pihak kepolisian.

"Pemberhentian sementara itu kalau dia ditetapkan sebagai tersangka, ditahan. Dia harus diberhentikan sementara. Sekarang kita kan belum dapat keputusannya kapan. Makanya nanti kami kejar ke kepolisian, apakah beliau sudah menjadi tersangka dan apakah sudah ditahan. Kalau memang sudah ditahan..,  dia harus diberhentikan sementara," ungkap Fajri menjelaskan.

Menurut Fajri, jika telah diberhentikan sementara, gaji yang bersangkutan akan dipotong hingga 75 persen.

"Misalnya..., kalau namanya berhenti sementara, gajinya itu 50 sampai 75 persen dipotong, itu ada undang-undang nya. Kalau nanti dia menjalani hukuman ataupun setelah, setelah dia keluar, baru nanti diperiksa oleh Inspektorat. Setelah diperiksa, dia kena hukuman apa.., turun pangkat kah, atau berhenti, atau apa, nanti kemudian baru diproses disini (BKPP,red)," ujar Fajri.

Namun demikian, sebelum status oknum yang bersangkutan belum diketahui dari pihak kepolisian, dikatakan Fajri Adha, gaji yang diterima oleh oknum bersangkutan berjalan seperti biasanya.

"Untuk gajinya saat ini berjalan seperti biasa. Selama tidak ada SK pemberhentian sementra. Jadi kami nanti akan jemput bola ke pihak kepolisian, secepatnya. Kami harapkan dari kepolisian harus sudah ada tembusan. Tapi biarlah kita nanti jemput bola, nanti kita akan koordinasi dengan ibuk Plt (Kepala BKPP,red), apakah jemput bola," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan, seorang oknum ASN Disdukcapil Pekanbaru terjaring Tim Saber Pungli Polresta Pekanbaru, Rabu (25/1/2017) siang lalu, bersama dua orang yang akan mengurus KTP.

"Ada tiga orang yang kita amankan, salah satunya ASN berinisial Fh, saat sedang menerima pembuatan KTP tanpa prosedur," ungkap Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Rabu siang kepada media.

Kapolresta menuturkan, saat ini kasus tersebut sedang dalam penyelidikan. "Fh ini, menerima pembuatan KTP tanpa melalui prosesdur dengan syarat, harus membayar biaya sebesar Rp 2 juta," tuturnya.

Selain Fh, petugas juga mengamankan seorang wanita berinisial Rt yang merupakan istri Fh dan juga turut diamankan seorang pria berinisial Rm yang merupakan petugas UPTD Disdukcapil.

Selain tiga orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT), petugas juga menyita tiga lembar kartu keluarga (KK) asli, fotokopi KK yang akan diurus serta uang Rp 2 juta sebagai barang bukti.(fir)

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Terkait Polemik Lahan 200 H di Kampung Kayu Ara Permai Siak, Ini Kronologinya!

    12 bulan lalu

    Hamparan lahan perkebunan seluas 200 Hektare yang terdapat di Kampung Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Merupakan salah satu dari sekian banyak lahan-lahan yang diduga bermasalah di wilayah Kabupaten Siak.

  • Nasrul, Mantan Kadis P dan K Kampar Dituding Peresah Masyarakat

    9 bulan lalu

    BANGKINANG(POROSRIAU.COM) - Dalam hasil laporan khusus (pansus) yang dibacakan wakil ketua pansus DPRD Kampar. Agus Candra pada paripurna dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh penyelenggara perangkat daerah, Kamis (19/1/2017) sangat jelas tertuju kepada m

  • Tim Saber Pungli Ciduk Oknum Pegawai Disdukcapil

    9 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Belum lama dibentuk, akhirnya Tim Saber Pungli dilingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berhasil menciduk oknum pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru berinisial F. F terjaring tim sapu b

  • Anggotanya Ditangkap Tim Saber Pungli, Azwan: Udah Capek Saya Ngasih Tau

    8 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Terkait ditangkapnya Empat oknum pegawai honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Siak oleh Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polres Siak, karena kedapatan melakukan Pungli di area Jembatan Sultan Syafif Hasim (SSH) Maredan Kec

  • Luar Biasa, Empat Honorer Dishub Siak yang Ditangkap Tim Saber Pungli Terbebas dari Jeratan Hukum

    7 bulan lalu

    Empat Honorer Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Siak yang telah ditahan Tim Saber Pungli dengan dugaan melakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap kendaraan (truck, red) di area Jembatan Sultan Syarif Kasim Kampung Maredan Kecamatan Tualang beberapa wakt

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.