Minggu, 21 Januari 2018
  • Home
  • Pekanbaru
  • LE: Empat Tahun Terakhir Pertumbuhan Ekonomi Riau Terburuk Sepanjang Sejarah
Sabtu, 09 September 2017 11:37:00

LE: Empat Tahun Terakhir Pertumbuhan Ekonomi Riau Terburuk Sepanjang Sejarah

Oleh: Redaksi
Sabtu, 09 September 2017 11:37:00
BAGIKAN:
Lukman Edi

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Melihat perkembangan Riau dalam empat tahun belakangan ini, pertumbuhan Ekonomi Riau sangat terburuk sepanjang sejarah. Hampir tidak keliatannya pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dana bantuan sosial dan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu. 

"Kalau masyarakat Riau mau melakukan perubahan, harus diganti kepemimpinan seperti ini. Tidak bisa kita teruskan untuk kepemimpinan mendatang. Kalau kepemimpinan seperti ini, Lebih bagus kita cari gubernur yang bodoh sekarang," sebut Lukman Edy kepada awak media, dalam diskusi Lukman Edy Gubernur, Riau bangkit, Jumat (8/9) di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. 

Kekecewaan Lukman Edy terlihat saat memaparkan keadaan Riau sekarang ini. Berbeda dengan masa 5 atau 10 tahun lalu. Banyak perubahan dan perkembangan luar biasa terhadap negeri lancang kuning ini. 

"Dulu Riau banyak prestasi yang membanggakan, Sekarang Riau berprestasi dalam keterpurukan. Seperti, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bobrok, Kemiskinan bertambah, pengangguran yang banyak, serta korupsi merajalela dan sebagainya," ujarnya LE sapaan akrabnya.  

Lukman melanjutkan, boleh saja atau sah - sah saja mereka menganggap mencari kesalahan - kesalahan, akan tetapi tolong di kasih tahu, apa saja yang telah di perbuat kepemimpinan saat ini. 

"Oleh karena itu, saya terpanggil untuk melakukan perubahan, dan ingin membuat Riau bangkit dalam keterpurukan selama ini. Riau termasuk tiga kota besar di Sumatera setelah Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Selatan (Sumsel). Banyak yang akan dilakukan jika menjadi Gubernur Riau, seperti waktu saya merancang dan membuat kemajuan Riau dimasa kepemimpinan Rusli Zainal," tegasnya.(MC Riau)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Kampar Terima Penghargaan WTP Dari Kementerian Keuangan RI

    satu bulan lalu

    Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM yang diwakili kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kampar Edwar, SE, MM menerima Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementerian Keuangan RI serta menerima Secara Simbolis Daftar I

  • Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti

    tahun lalu

    SELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20

  • Ternyata Kerajaan Gunung Sahilan adalah Keturunan Raja Pagaruyung

    12 bulan lalu

    Saat ini Istana Kerajaan Gunung Sahilan merupakan salah satu situs Nasional di Kabupaten Kampar. Penanganan situs Nasional Istana Gunung Sahilan telah ditangani secara Nasional dan Provinsi.

  • Indonesia dan Arab Saudi, Siapa Membutuhkan Siapa?

    11 bulan lalu

    POROSRIAU.COM--Pertumbuhan ekonomi Arab Saudi terus melambat dalam dua tahun terakhir. Setelah mencatat pertumbuhan fenomenal sebesar 10 persen pada 2011, perekonomian negara teluk itu kemudian turun pada 2012, dengan pertumbuhan 5,4 persen dan turun lagi

  • Ungku Saliah, Kakek Berkopiah di Sejumlah Rumah Makan Padang

    7 bulan lalu

    KESAKTIANNYA jadi buah bibir urang awak. Dipercaya membawa keberuntungan, potret Ungku Saliah kerap dijumpai di rumah makan Padang. Fenomena ini pun diangkat sejumlah mahasiswa dalam skripsinya.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2018 Poros Riau. All Rights Reserved.