Jumat, 20 Oktober 2017
Selasa, 08 Agustus 2017 12:54:00

Riau Batal Terima Kado RTRW, Ini Alasannya

Oleh: Redaksi
Selasa, 08 Agustus 2017 12:54:00
BAGIKAN:
Rencana Tata Ruang dan Wilayah

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Provinsi Riau batal menerima kado spesial berupa pengesahan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW)  saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 besok.

Ini dikarenakan pimpinan DPRD Riau tidak mau buru-buru mengesahkan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) RTRW Riau. Sebab masih ada tahapan yang harus dilalui usai penyerahan draft RTRW tersebut.

"Kami tidak mau buru-buru mengesahkan, biarlah orang nanti marah kepada saya. Kalau buru-buru dilakukan tidak bagus hasilnya. Kami minta maaf karena ini belum bisa menjadi kado ulang tahun Provinsi Riau," kata Wakil Ketua DPRD Riau, Noviwaldy Jusman usai melakukan rapat pimpinan di DPRD Riau, Senin (7/8/2017). 

Menurutnya, sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum disahkan diantaranya ekspose ke publik agar prosesnya lebih transparan sehingga tidak terjadi persoalan dikemudian hari.

"Draftnya sudah ada pada kami. Nanti kita akan ekspose dulu dan lakukan uji publik. Kalau ada masukan akan kita proses dan diverifikasi lebih lanjut. Karena yang kita sahkan ini bukan perda, tapi rancangan RTRW," ujar Dedet. 

Ia menambahkan pihak pansus memang sudah menyelesaikan tugasnya sesuai dengan instruksi presiden. Namun untuk pengesahan menurut dia pihaknya belum bisa mengakomodir untuk saat ini.

"Kalau terjadi apa-apa presiden tidak akan bisa membantu kita karena ini juga berkaitan dengan masalah hukum. Maka, kita selamatkan diri sendiri dulu. Baru kemudian kalau sudah matang disahkan, jadi regulatornya dan eksekutornya aman. Memang Pansus sudah menyelesaikan tugasnya, tapi kita belum bisa akomodir sekarang untuk pengesahan langsung. Kemaren baru disahkan kepada kita, kemudian buru-buru disahkan langsung, tidak bisa seperti itu," ujarnya.

Nantinya menurut Dedet, jika sudah dilakukan ketuk palu, maka pihaknya baru akan mengirimkan ke sejumlah menteri terkait. Di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Perekonomian dan kementerian terkait lainnya.

"Nanti pihak kementerian akan bahas RTRW tersebut di Jakarta. Kalau ada koreksi disampaikan ke kita. Lalu akan kita  sampaikan ke Pemprov Riau tentang perubahan itu. Kalau tak ada koreksi, maka akan kita sampaikan ke pemprov dan gubernur untuk segera buat lembar pengesahannya,"  terusnya. 

Semua proses pengesahan di DPRD Riau  menurut Dedet diperkirakan akan memakan waktu selama satu bulan lagi. Karena pihaknya juga butuh masukan dan akan menindaklanjuti setiap masukan tersebut.

Sementara itu, anggota Pansus RTRW Provinsi Riau, Suhardiman Amby mengatakan, pihaknya yang jelas sudah menyelesaikan pekerjaan tersebut. Selanjutnya menjadi tergantung pihak pimpinan DPRD.

"Tugas kami yang jelas sudah selesai, dan sekarang tergantung pimpinan. Kalau mau dijadikan hadiah ulang tahun oke, kalau tidak kata pimpinan, berteriak pun kami percuma juga, tidak juga akan diparipurnakan," ujar Suhardiman.(*/MC Riau/rat)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Notaris Neni Lolos dari Eksekusi JPU

    tahun lalu

    Untuk kali kedua, notaris senior Neni Sanitra lagi-lagi "lolos" dari eksekusi Jaksa Penuntut Umum (JPU). Padahal, terpidana satu tahun terkait perkara pemalsuan akta perjanjian tersebut harusnya sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan

  • Terpilih Menjadi Mahasiswa Terbaik STIE Syari'ah, Reziloviyana Impikan Beasiswa Melanjutkan S 2

    11 bulan lalu

    Temeran-Berakit-rakit ke hulu berenang-renang kemudian,bersakit dahulu bersenang kemudian, inilah peribahasa sekaligus sumber motivasi bagi seorang Reziloviyana mahasiswa terbaik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syari'ah Bengkalis tahun 2016 pada acara yu

  • Tak Ada Anggaran, RSUD Pekanbaru Gagal Beroperasi Di 2018

    2 bulan lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe C milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang berada di Jalan Garuda Sakti dipastikan gagal beroperasi di tahun 2018. Gagal beroperasinya RSUD Kota Pekanbaru lantaran tidak tersedianya angga

  • Akui Lihat Suami Cabuli Remaja, Pasutri Di Kampar Diciduk Polisi

    4 minggu lalu

    Saat diambil keterangan oleh penyidik Polsek Tambang, didapat keterangan bahwa selama peristiwa ini terjadi istri pelaku mengetahui semua perbuatan ini dan juga melihatnya.

  • Maling Gasak Laptop dan Uang Mahasiswi

    tahun lalu

    Kawanan maling satroni 2 buah laptop dan uang tunai milik Mahasiswi di Jalan Karya I, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru-Riau, Dalam kejadian itu korban kehilangan dua laptop senilai Rp7 juta.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.