Senin, 25 September 2017
  • Home
  • Pekanbaru
  • Terkait Pemotongan Gaji Guru Hingga Rp700 ribu, DPRD Tagih Solusi Kepada Pemko
Selasa, 27 Desember 2016 20:40:00

Terkait Pemotongan Gaji Guru Hingga Rp700 ribu, DPRD Tagih Solusi Kepada Pemko

Oleh: Eza
Selasa, 27 Desember 2016 20:40:00
BAGIKAN:
Int
ilustrasi

PEKANBARU(POROSRIAU.COM) -- Tak sudi gajinya di potong hingga Rp700 ribu perbulan, guru tidak tetap (GTT) Pemko Pekanbaru serbu kantor Walikota Pekanbaru, Selasa (27/12) guna mencari tahu alasan pemotongan gaji yang dilakukan Pemko kepada guru.

Pasalnya gaji GTT yang harus diterimanya setiap bulan Rp2,1 juta, terjadi pemotongan gaji hingga Rp700 ribu. Artinya yang diterima guru GTT perbulan Rp1,5 juta. 

Menyikapi kondisi ini, Anggota DPRD Pekanbaru yang juga menjabat sebagai Ketua fraksi PKB ini mengaku prihatin ternyata guru juga terkena dampak pemotongan, tidak hanya Tenaga Harian Lepas (THL) saja tapi guru juga kena dampak apalagi gaji pokok yang merupakan haknya.

" Kita sangat sayangkan tindakan Pemko ini, kenapa hanya pandai memotong gaji rakyat kecil saja," celoteh Zaidir Albaiza ketika dikonfirmasi melalui selulernya, Selasa (27/12).

Politisi PKB ini  juga menagih solusi kepada Pemko. Selayaknya Pemko bisa mencari solusi lain, seperti mengurangi jatah kesesejahteraan para pejabat golongan tinggi, agar pemotongan gaji THL dan para GTT ini tidak sampai terjadi

"Kenapa gaji mereka yang ditunggu bulan kebulan harus dipotong, bahkan jauh hari kita sudah mengigatkan kepada pemerintah supaya jangan melakukan kebijakan-kebijakan pemotongan seperti ini, berarti pemerintah tidak mengindahkan himbauan kita" jelasnya.

Padahal ditegaskan Zaidir, pemerintah bisa membuat kebijakan seperti pengurangan kesejahteraan bagi pemerintah Bagi pejabat golongan tinggi, Karena kesejahteraan mereka (Pejabat) ini melimpah ruah itukan bisa dijadikan solusi,  atau melakukan pinjaman-pinjaman lain.

"Untuk itu, saat ini kita taggih solusi dari Pemerintah untuk menyelasaikan persoalan ini, jangan dipotong tengah jalan seperti ini," ungkapnya.

Diberitakan Sebelumnya, Puluhan Guru Tidak Tetap (GTT) Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru duduki ruang rapat Walikota, Selasa (27/12). Puluhan guru ini pertanyakan pemotongan gaji hingga Rp700 ribu

Salah seorang guru yang hadir menuturkan, semula gaji yang diberikan pemerintah mencapai Rp2,1 juta. Tapi belakangan, gaji GTT dipotong hingga Rp700 ribu.

"Kemarin memang naik. Tapi sekarang terima Rp1,5 juta. Dipotong," kata seorang guru.

Selain mempertanyakan gaji, puluhan guru ini juga pertanyakan soal perpanjangan kontrak. Menurut guru itu, pengumuman perpanjangan kontrak baru keluar. Sementara tanggal 27 Desember, berkas perpanjangan kontrak sudah harus diserahkan.

"Keluarnya kalau tidak salah tanggal 25. Waktu mepet. Kepala sekolah mana ada lagi," kata dia.(Eza)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Insentif Honor Komite Tak Kunjung Cair, Puluhan Guru Ngadu ke DPRD

    4 bulan lalu

    Kedatangan guru ini untuk mengadukan nasib yang dialami. Banyak persoalan yang dihadapi seperti uang insentif yang di tunggu-tunggu sejak awal tahun belum juga cair sampai hari ini

  • Pegawai Honor Tuntut Janji Walikota

    tahun lalu

    Memang nasib orang kecil, selalu di bohongi dengan janji. setelah duduk semua janji diingkari . sang Dewa yang peduli dan beri solusi kini ingkar ...." .

  • DPRD Anggap Penggelontoran Operasional Lurah dan Camat Belum Saatnya

    8 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Anggaran lurah dan camat bernilai ratusan juta untuk operasional lurah dan camat di Kota Pekanbaru mendapat kritikan tajam dari Legislatif Kota Pekanbaru. Pasalnya anggaran yang susah di turunkan Pemko Pekanbaru sebesar Rp876 ju

  • Dana Desa 2016 Masih Nyangkut Rp36 M, Pemerintah Pusat Dinilai Zholimi Perangkat Desa di Siak

    8 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Dana Desa (DD) Triwulan III tahun anggaran 2016 yang disebut-sebut akan dialokasikan untuk berbagai kegiatan di tingkat Desa/Kampung di Kabupaten Siak, hingga memasuki akhir Januari 2017 ini ternyata tak kunjung dicairkan oleh Pemer

  • THL Kebersihan Ngadu dengan Isak Tangis

    8 bulan lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dalam kampanye dialogis pasangan nomor 5 Calon Walikota, Destrayani Bibra dan calon Wakil Walikota, Said Usman Abdullah (SUA) di jalan Cegkeh Kecamatan Bukit Raya, ratusan Tenaga Harian Lepas (THL) Kebersihan Pekanbaru ngadu kep

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.