Rabu, 18 Oktober 2017
  • Home
  • Rohul
  • PKS PT Langgak Inti Lestari Diduga Buang Limbah Ke Sungai
Jumat, 22 September 2017 16:45:00

PKS PT Langgak Inti Lestari Diduga Buang Limbah Ke Sungai

Oleh: Toni
Jumat, 22 September 2017 16:45:00
Kades: Kita Punya Data, Bahwa Sungai Tercemar Limbah
BAGIKAN:
Desa Koto Tandun Musyawarah dengan PT LIL (foto/toni)

ROHUL(POROSRIAU.COM)- Diduga cemari lingkungan dengan membuang limbah ke sungai, Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Riau, menggelar musyawarah dengan pihak perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Langgak Inti Lestari (LIL), di kantor desa, Kamis (14/9/17) siang.

Dalam pertemuan itu, Manajer PT LIL Sejati Tarigan ST , didampingi Humas Tamrin SPi mengatakan, Pihak perusahaan tidak mengetahui adanya limbah dialiran sungai, namun Dia mengakui adanya kerusakan pada mesin pompa perpipaan yang tidak berfungsi sehingga menyebabkan kebocoran.

Menurut Tamrin, air sungai yang berada dialiran pabrik tampak jernih. Dia menduga adanya pemicu lain yang menyebabkan air sungai tercemar, namun tidak dari pabrik perusahaan.

"Kami tidak tahu, kemungkinan ada penyebab lain, sebab air sungai aliran pabrik bersih", terang Tamrin.

Sementara, Kepala Desa Koto Tandun, Onto Wiryo, mengatakan, awal dugaan PKS PT LIL telah mencemari anak sungai setelah dirinya mendapat informasi dari masyarakat bahwa ikan-ikan telah mengapung dan air berwarna keruh dialiran sungai. Dia menjelaskan, Pabrik itu adalah satu-satunya perusahaan yang beroperasi di wilayah desa.

"Sejak Rabu (13/9) kemarin, masyarakat setempat sudah menemukan banyak ikan mati di hilir anak sungai. Sementara, penyebab kematian ikan diduga karena limbah yang dibuang PT LIL yang beroperasi di hulu anak sungai", ucapnya.

Dia menegasakan, pihaknya memiliki bukti fakta nyata bahwa ikan-ikan disungai telah mengapung akibat tercemar limbah perusahaan.

"Kita punya data, bahwa sungai tercemar. Kita menduga PKS PT LIL membuang limbah", tegasnya.

Onto meminta, kedepan, pihak desa meminta kepada perusahaan (PT LIL) agar mengadakan penyaluran air bersih ke wilayah desa. Sebab Dia mengaku bahwa air yang berada disungai masih dipergunakan oleh masyarakat desa untuk kebutuhan primer seperti mandi, mencuci pakaian dan mencari ikan guna menutupi kebutuhan sehari-hari.

Ditempat terpisah, Kabid Lingkungan Hidup DLH Rohul, Asdinoper, saat dihubungi melalui telefon selulernya, (22/9) sore mengatakan, Limbah yang mencemari sungai sudah ditindaklanjuti oleh bidang Pengawasan Ir Maas.

Lanjut Asdinoper, "Sample air sudah dibawa untuk di uji ke UPT laboratorium DLH Rohul, hasilnya kita tunggu 15 (Limabelas) hari kedepan" Ucapnya.

Seperti diketahui, membuang limbah sembarangan atau limbah yang dengan sengaja dibuang, Serta berpotensi mencemari lingkungan akan terjerat sanksi berat dipidana 3 Tahun serta denda Rp 3 Miliar sesuai, UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH).  (toni)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Asap Pekat PKS PT Linggak Inti Lestari Resahkan Warga Desa Koto Tandun

    11 bulan lalu

    Meski Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rokan Hulu telah mengeluarkan himbauan di media massa, agar para pelaku usaha mengelola limbahnya sesuai aturan Lingkungan Hidup.

  • PKS PT MAI Diduga Buang Limbah Kesungai Batang Kumu

    12 bulan lalu

    Pabrik Kelapa Sawit milik PT Mazuma Agro Indonesia di Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara, Diduga kuat buang limbah berbahayanya ke aliran sungai Batang Kumu, yang berada di Desa Sei Madang Komango, Kecamatan Tambusai.

  • Menunggu Hasil Uji Labor Sample Limbah PT RSI, Plt Camat Ujungbatu Akan Laksanakan Normalisasi Pada Sungai

    6 bulan lalu

    UJUNGBATU(POROSRIAU.COM)- Daerah Aliran Sungai (DAS) Ngaso dan sungai perbatasan di Kelurahan Ujungbatu, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan hulu (Rohul) yang terindikasi dicemari oleh Limbah cair atau Effluent Perusahaan Industri Pabrik Kelapa Sawit (PK

  • DLH Siak Dinilai Melempem Atasi Masalah Pencemaran Sungai Siak

    5 bulan lalu

    Sejak beberapa tahun belakangan ini, Kondisi Sungai Siak terkesan kian memprihatinkan, pasalnya selain abrasi yang kian menggerogoti, potensi pencemaran yang dialami oleh sungai kebanggaan warga Siak itu juga kian meningkat.

  • Terkait Masalah Limbah, Komisi I DPRD Rohul Hearing dengan PT RSI dan Dinas LH

    4 bulan lalu

    Komisi I DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) memanggil manajemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Rokan Sawit Industri (RSI) berlokasi di Kecamatan Ujung Batu dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Rohul, Senin (12/6/2017).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.