Rabu, 23 Agustus 2017
  • Home
  • Rohul
  • Tak Kantongi Izin, 3 Tambang Galian C Di Tambusai Utara Ditutup Tim Gabungan
Selasa, 11 Juli 2017 18:05:00

Tak Kantongi Izin, 3 Tambang Galian C Di Tambusai Utara Ditutup Tim Gabungan

Oleh: Toni
Selasa, 11 Juli 2017 18:05:00
Diantaranya Diduga milik Oknum Anggota DPRD Rohul
BAGIKAN:
Toni
Tim Gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Polres dan Satpol PP, Babinsa setempat tertibkan tambang galian C di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Selasa (11/7/2017)

ROKANHULU(POROSRIAU.COM)--Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Tim Gabungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Polres dan Satpol PP, Babinsa setempat tertibkan tambang galian C di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara, Selasa (11/7/2017) terbukti ilegal, Tim langsung menutup pertambangan tersebut.

Tim dipimpin Kabid Lingkungan Hidup Asdinoper, Pungsiaonal Pengawas DLH, Ir. Maas bersama 4 orang anggota, Kabid Pelayanan Perizinan Sofyan S. Sos Kasi Kholid Daulay S.Sos bersama 1 staf, Kabag Ops Satpol PP Arwin Lubis bersama Anggota, Kanit II Sat Intelkam Aiptu Ramadhan bersama anggota dan tim lainnya.

Selama tim  dilapangan ada di Empat lokasi Galian C itu tiga unit alat berat Beko Loader ada merek Kobelco warna hijau dan Kuning disembunyikan di pinggir sungai, Dinilai untuk di sembunyikan dari Tim Gabungan Pemda Rohul yang melakukan penertiban.

Galian C tersebut melanggar UU No 32 th 2009 ttp Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup karena tidak memiliki UKL UPL, Izin Lingkungan dan Izin Operasional Usaha.

Terpantau di Galian C diduga milik Oknum DPRD Rohul bernisial Y dan SA, sesuai penyampaian warga setempat dan tempat lainya bernisial B dan satu tanpa nama itu langsung dipasang spanduk penutupan yang dituliskan dilarang beroperasi. "ditutup" . Sesuai Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 Tentang  Perlindungan  dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Selain itu di sepanjang Sungai Batang Kumu Desa Bangun Jaya yang berbatasan dengan Desa Payung Sekaki Kecamatan Tambusai Utara yang dijadikan tambang Galian C tersebut, terlihat rusak akibat adanya pengerukan sungai untuk mengambil material sertu yang di bawa entah kemana-mana.

Terbukti aliran sungai nya rusak, dan ada diduga pengalihan aliran sungai karena kepentingan keuntungan pada kuari tersebut sehingga dinilai kurangnya penegakan hukum.

Sehingga dampak Galian C yang sudah lama beroperasi itu, Tebing atau Dinding Sungai Batang Kumu kiri kanan Erosi. Terlihat Karet dan Sawit milik masyarakat pada tumbang, Aliran Sungai tertutup sungai tak mengalir lagi.

Penutupan operasional tambang galian C itu berdasarkan surat DLH Rohul nomor : 660/DLH/PPPLH/67, Perihal Permintaan Perizinan yang ditanda tangani Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs. Hen Irpan S.Sos.

"Penutupan Galian C ini, untuk pelajaran kepada pemilik kuari lain yang tidak miliki izin sesuai perintah Bupati Rohul H. Suparman S.Sos M. Si,"jelas Kadis DLH Rohul melalui Kabid Asdinoper didampingi Fungsional Pengawasan Ir.Maas.

Lanjut, Kabid Asdinoper menghimbau kepada pemilik Galian C yang ada di Kabupaten Rokan Hulu untuk benar-benar mengurus segala perizinan usahanya sesuai aturan yang berlaku.

Ditegaskannya, DLH Rohul memberikan waktu 15 hari kedepan terhitung hari ini, kepada pemilik tambang Galian C yang dilarang beroperasi dan  kepada mereka pemilik untuk melakukan pengurusan izin UKL, UPL dan Izin Lingkungan.

"Bila pemilik memaksa untuk berporasi selama 15 hari kedepan, akan di lakukan penindakan hukum sesuai aturan yang berlaku,"tegas Kabid DLH Asdinoper. (toni)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Pendaki Ilegal Asal Malaysia Tewas Di Gunung Rinjani

    9 bulan lalu

    Nasional (Porosriau.com) - Ng Yin Teck (24), pendaki ilegal warga negara Malaysia ditemukan tewas di tempat pemandian Aik Kalak (pemandian air panas) yang berada di atas Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu.

  • Dinas Lingkungan Hidup Rohul Jatuhkan Sanksi Terhadap PT Torganda

    7 bulan lalu

    ROHUL(POROSRIAU.COM) --Diakaui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Hen Irpan, pihaknya sudah memberikan sanksi paksaan ke Manajemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Torganda, di Kecamatan Tambusai Utara.

  • Polres Rohul Berhasil Mengamankan 1 Unit Pick Up L300 Pengangkut 80 Derigen BBM Bersubsidi

    7 bulan lalu

    ROHUL (POROSRIAU.COM)--Personil Polres Rokan Hulu (Rohul), mengamankan 1 unit mobil pick up Mitsubishi L300 hitam dengan Nopol BM 9513 MF, yang mengangkut 80 jerigen diduga BBM jenis bensin/ premium dan solar tanpa izin.

  • Tim Verifikasi HKM Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Turun ke Rohul

    5 bulan lalu

    Tim penyiapan Hutan Kemasyarakatan (HKM) dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan RI, bersama Dinas LHK Riau, melakukan Verifikasi permohonan 17 kelompok tani yang tergabung pada Kelompok Tani Peduli Lingkungan Hutan Riau di kawasan hutan lindung M

  • Komisi D DPRD Provinsi Riau Kunjungan Kerja ke Negeri Serambi Mekkah

    tahun lalu

    Komisi D DPRD Provinsi Riau, jumat yang lalu, (20/5) melakukan kunjungan ke negeri serambi mekah, Nangroe Aceh Darussalam yang disambut baik oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan di ruang Potensi Daerah Kantor Gubernur Aceh.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.