Senin, 23 Oktober 2017
  • Home
  • Rohul
  • Tekan Peredaran Narkoba, Kalapas Rohul Gelar Razia Rutin Di Kamar Napi
Selasa, 08 Agustus 2017 08:10:00

Tekan Peredaran Narkoba, Kalapas Rohul Gelar Razia Rutin Di Kamar Napi

Oleh: Toni
Selasa, 08 Agustus 2017 08:10:00
BAGIKAN:
Toni
Kalapas Gelar Razia Di Kamar Napi

ROHUL(POROSRIAU.COM)--Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pasir Pengaraian M. Lukman mengaku mendukung penuh pemberantasan Narkoba di dalam lapas, serta keterlibatan Napi sebagai jaringan peredaran Narkoba.

M. Lukman menjelaskan, dukungan tersebut juga sesuai dengan perintah dari Kadivpas Riau terkait pemperitaan penangkapan narkoba yang melibatkan narapidana.

Ia menambahkan, dimana intruksi tersebut meminta pada seluruh Kalapas/Karutan dan cabang Rutan Wilayah Riau untuk kembali membuat konitmen tertulis, agar semua petugas tidak terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta berhubungan yang bersifat penguasaan material dengan narapidana.

"Dan kita sudah buat pernyataan tertulis tersebut pada Jumat (4/8/2017) sekitar jam 15.00," katanya, Senin (7/8/2017).

Selanjutnya, dalam intruksi tersebut, pihaknya juga melakukan komunikasi dan koordinasi serta join informasi dengan n kapolres dan kepala BNNK, untuk melakukan maping resiko peredaran narkoba, serta rencana tindakan pencegahan bersama.

Bukan hanya itu saja, pihaknya juga telah memastikan dan melakukan resosialiasi kembali dengan narapidana untuk tidak terlibat dalam peredaran Narkoba.

"Kita lapas Klas II B pasirpangaraian juga akan memaksimalkan peran Warung Telepon (Wartel),‎ serta Segera melakukan aktivasi kembali penggeledahan hunian minimal 1 kali dalam seminggu," ‎ terangnya.

Lukman juga mengaku, selain melakukan penggeledahan di hunian Napi, pihaknya juga meningkatkan aktivasi penggeledahan barang dan orang, termasuk tamu dinas dan petugas di P2U.

"Kita juga memaksimalkan penggalangan informasi untuk cegah dini peredaran narkoba," terangnya.

Lebih lanjut dijelaskanya, dari razia rutin yang dilakukan pada Senin, pegawai berhasil menemukan 11 handphone, selanjutnya gunting sendok dan barang-barang terlarang lainya.

Menurutnya, HP bisa digunakan Napi untuk berkomunikasi dalam jaringan ‎narkoba, untuk itulah pihaknya akan lebih intens lagi dalam melakukan razia barang-barang terlarang.

"Jadi setelah kita dapatkan Hp kemudian kita celupkan kedalam bak berisi air, agar hp tersebut tak bisa di gunakan lagi," pungkasnya. (toni)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Razia Warung Remang-Remang, 4 Wanita Penghibur Diamankan Satpol PP

    11 bulan lalu

    Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rohul, Senin (14/11/2016) malam gelar razia Penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah warung remang-remang di Kecamatan Rambah. Seorang Pemilik kafe berinisial Ip, Pingsan saat petugas hendak membawanya ke kantor Satpo

  • Dapat Remisi, 2 (Dua) Napi Lapas Dumai Dibebaskan

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.com) – Rabu (17/08/2016) tepat setelah selesai menjadi komandan upacara detik-detik proklamasi di halaman kantor walikota Dumai, walikota Dumai Zulkifli AS beserta wakilnya la

  • Ketua KNPI Rohul Tutup Turnamen Sepak Takraw Kec, Bonai Darusalam

    12 bulan lalu

    Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), bersama pengurus lainnya, Ahad (30/10/2016) sore, Secara resmi menutup turnamen sepak takraw se-Kecamatan Bonai Darussalam

  • Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polres Kampar Gelar Operasi Pekat Serentak

    11 bulan lalu

    Polres Kampar beserta Polsek jajaran Menggelar Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) secara terintegrasi pada Sabtu Malam (12/11) pukul 20.00 wib hingga pukul 04.00 wib Minggu dinihari.

  • 24 Wanita Dan 19 Pria Terjaring Razia Gabungan

    6 hari lalu

    Mereka yang terjaring oleh petugas gabungan ini merupakan kalangan premanisme dan tidak memiliki identitas kartu tanda pengenal, dibeberapa tempat-tempat yang terindikasi peredaran Narkoba.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.