Minggu, 19 November 2017
  • Home
  • Rohul
  • Warga Lampung Ini Diduga Kuat Akan Melancarkan Aksi Perampokan Di Rohul
Jumat, 08 September 2017 10:32:00

Warga Lampung Ini Diduga Kuat Akan Melancarkan Aksi Perampokan Di Rohul

Oleh: Toni
Jumat, 08 September 2017 10:32:00
Senjata Api Jenis Revolver Turut Diamankan
BAGIKAN:
AN alias Arif (31) warga Lampung yang berhasil diamankan Polres Rohul beserta barang bukti berupa senjata api jenis revolver rakitan lengkap dengan 6 butir peluru aktif,‎ dan 1 borgol. (foto/toni)

ROHUL(POROSRIAU.COM)--Kepolisian berhasil menggagalkan rencana aksi yang akan dilakukan jaringan perampok asal Provinsi Lampung yang akan beraksi di wilayah hukum Rokan Hulu (Rohul) menggunakan senjata api (Senpi) rakitan.

Sebelum jaringan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) atau perampok, Tim Opsnal Polres Rohul berhasil menciduk seorang pelaku, AN alias Arif (31) beserta barang bukti berupa senjata api jenis revolver rakitan lengkap dengan 6 butir peluru aktif,‎ dan 1 borgol.

‎Warga Desa Goras Jaya, Kelurahan Bekri, Kecamatan Lampung Tengah, Lampung, terpaksa dilumpuhkan anggota Tim Opsnal Polres Rohul‎, karena melawan saat akan ditangkap di rumah kenalannya di DK 1 Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai, Selasa (29/8/2017) sekira pukul 02.00 WIB.

Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Rohul AKP M. Wirawan Novianto SIK, mengungkapkan‎ tersangka Arif diduga merupakan jaringan asal Lampung yang akan melakukan tindak pidana Curas dengan sasaran toko emas di Rohul.

Tersangka Arif ditangkap‎ setelah anggota Tim Opsnal Polres Rohul menerima informasi ada seorang warga pendatang asal Lampung di DK 1 Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai yang diduga menyimpan dan menguasai Senpi jenis pistol atau laras pendek.

"Atas informasi tersebut tim mengecek kebenaran informasi, dan kemudian dilakukan pengintaian," ungkap AKP M. Wirawan saat ekspose di Mapolres Rohul, Kamis (7/9/2017) lalu.

Setelah mengetahui bahwa ada seorang laki-laki yang diduga pelaku Curas dalam rumah, ungkap AKP M. Wirawan, Tim Opsnal Polres Rohul langsung melakukan penggerebekan.

Namun saat akan diamankan, pelaku sempat memberikan perlawanan, sehingga polisi terpaksa melumpuhkan salah satu kaki tersangka Arif.

"Saat kita lakukan penggeledahan rumah ditemukan beberapa barang bukti, antara lain Senpi revolver rakitan berserta 6 peluru aktif, dan ditemukan 1 borgol," jelas AKP M. Wirawan.

"Informasi yang kami peroleh yang bersangkutan datang di wilayah Rohul sejak tanggal 16 Agustus (2017)," tambahnya.

AKP M. Wirawan mengaku masih mendalami jaringan perampok tersebut. Ia menduga kuat, Senpi rakitan tersebut‎ akan digunakan untuk melakukan kejahatan Curas di wilayah Rohul.

"Sementara terhadap tersangka kita jerat Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun sampai seumur hidup 2017 seumur hidup," tutup AKP M. Wirawan.

Sementara, tersangka Arif mengaku ia hanya dititipi Senpi revolver rakitan lengkap‎ 6 butir peluru oleh temannya inisial EP.

Baru sekira empat hari Senpi rakitan disimpan, tersangka Arif keburu ditangkap anggota Tim Opsnal Polres Rohul di rumah kenalannya di DK 1 Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai.

Tersangka Arif bingung, karena ia diajak oleh temannya dari Lampung ke Rohul‎, dan dijanjikan akan bekerja sebagai sopir travel. Tapi ia ditinggal di rumah kenalannya, dan tidak punya uang sama sekali," katanya. (toni)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Layak kah Wabup Bengkalis Muhammad Dipenjara KPK?

    tahun lalu

    POROSRIAU.com- Riau dikenal dengan sebutan “Petro Dollar” karena kaya dengan minyak bumi dan perkebunan kelapa sawit.“Atas minyak, bawah minyak” kerap terdengar istilah ters

  • Pulau Rupat Dikapling-Kapling Pengusaha

    tahun lalu

    Ah Kam, pria asli Rupat yang berdomisili di kota Dumai diduga kuat memiliki lahan perkebunan kelapa sawit dan karet mencapai 1.000 hektar berlokasi di Dusun I RT 03/RW 01 desa Dungun Baru

  • Masyarakat Kecam Sikap Diam Wakil Rakyat

    tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU)-Sejumlah masyarakat mengecam  dan mengaku kecewa dengan sikap wakil rakyat yang diam ketika proyek overlay yang menelan biaya miliaran rupiah dikerjakan tidak sesuai dengan be

  • Wabup Beserta Rombongan Kunjungi Rumah Duka

    tahun lalu

    Meranti (POROSRIAU.com) - Peristiwa meninggalnya 3 masyarakat Meranti dalam tragedi Furama berdarah yang terjadi Kamis dini hari lalu dan unjuk rasa di Mapolres Meranti menimbulkan keprihatinan dari Pemerintah Daerah, dalam hal ini Wakil Bupati H. Said Ha

  • PKS PT MAI Diduga Buang Limbah Kesungai Batang Kumu

    tahun lalu

    Pabrik Kelapa Sawit milik PT Mazuma Agro Indonesia di Padang Lawas (Palas) Sumatera Utara, Diduga kuat buang limbah berbahayanya ke aliran sungai Batang Kumu, yang berada di Desa Sei Madang Komango, Kecamatan Tambusai.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.