Jumat, 24 November 2017
  • Home
  • Siak
  • Arfan Usman Akui Pengurus P2TP2A di BP3AKB Siak 7 Bulan Belum Gajian
Kamis, 10 November 2016 18:26:00

Arfan Usman Akui Pengurus P2TP2A di BP3AKB Siak 7 Bulan Belum Gajian

Oleh: Atok
Kamis, 10 November 2016 18:26:00
BAGIKAN:
Atok
Arfan Usman MPd, Kepala BP3AKB Siak.

SIAK(POROSRIAU.COM) - Hingga memasuki pertengahan November 2016, sejumlah petugas tenaga bantu Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang mengabdi di Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (BP3AKB) Kabupaten Siak, tak kunjung menerima upah (gaji, red) dari hasil keringat mereka.

Sehingga sebagian dari mereka merasa galau dan cemas, karena untuk mencukupi biaya kebutuhan sehari-hari tidak lah bisa ditunda-tunda. Sebagaimana dikemukakan oleh salah seorang petugas di BP3AKB Siak (yang enggan disebut namanya, red) kepada awak media beberapa waktu lalu.

"Saat ini kita memang harus banyak bersabar, bayangkan aja lah dah hampir 8 bulan kami belum terima gaji, sedangkan untuk biaya kebutuhan (belanja, red) sehari-hari kita mesti menyiapkan duet minimal Rp25.000, bahkan sekarang ini nak hutang di kedai tetangga aja rasanya udah segan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BP3AKB Kabupaten Siak H Arfan Usman MPd menjelaskan, bahwasanya saat ini sejumlah tenaga bantu P2TP2A yang berugas di BP3AKB Siak memang belum terbayarkan gajinya. Hal itu disebabkan karena uang untuk menggaji mereka belum ada.

"Saat ini sejumlah petugas P2TP2A di BP3AKB Siak memang belum gajian, bahkan sudah hampir sekitar 8 bulan jika dihitung sampai bulan ini, hal itu disebabkan karena anggaran yang tersedia pada kas daerah terbatas, dan juga karena dana transfer dari pusat belum sepenuhnya ditransfer ke Siak," terang Arfan Usman, Kamis (10/11/2016).

Dijelaskannya juga, bahwasanya gaji para petugas harian P2TP2A itu dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak melalui kegiatan di Bidang Pemberdayaan Perempuan BP3AKB. Sedangkan Surat Penyediaan Dana (SPD) yang diterbitkan oleh Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPPKAD) Siak, baru dikeluarkan pada hari ini tanggal 10 November 2016.

"SPD yang diterbitkan oleh DPPKAD Kabupaten Siak baru hari ini dikeluarkan, oleh sebab itu kami berharap kiranya mereka semua yang belum terima gaji itu bisa bersabar, dan jika dana untuk menggaji mereka itu sudah keluar, tentunya akan segera kita bayarkan," lanjutnya.

Saat ini petugas P2TP2A di BP3AKB Siak berjumlah sebanyak 5 orang yang terdiri dari satu orang Ketua, satu orang Sekretaris, dan 3 orang anggota. Yang mana besaran gaji mereka telah dicantumkan dalam anggaran honorarium Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) pada kegiatan di Bidang Pemberdayaan Perempuan BP3AKB.

"Mereka yang berjumlah 5 orang itu bukanlah pegawai, melainkan petugas P2TP2A, yang mana besaran gaji bagi Ketua sebesar Rp2.500.000/bulan, Sekretaris Rp1.700.000/bulan, dan untuk masing-masing anggotanya sebesar Rp1.500.000/bulan," tutupnya. (Atok)

Editor: Chaviz

Iklan Lowongan
copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Bangunan Proyek Ratusan Juta Disdikbud Siak Jadi Sarang Tikus

    tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Bangunan gedung bertingkat Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak, yang konon dibangun oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Siak tahun 2010, sampa

  • Dana Desa 2016 Masih Nyangkut Rp36 M, Pemerintah Pusat Dinilai Zholimi Perangkat Desa di Siak

    10 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Dana Desa (DD) Triwulan III tahun anggaran 2016 yang disebut-sebut akan dialokasikan untuk berbagai kegiatan di tingkat Desa/Kampung di Kabupaten Siak, hingga memasuki akhir Januari 2017 ini ternyata tak kunjung dicairkan oleh Pemer

  • Miris! Gaji Honorer dan Tunjangan PNS di Siak Akan Dipotong 25 % Oleh Pemkab

    10 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Di tengah kondisi melonjaknya berbagai harga barang (khususnya Sembako, red). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)nya, justeru dikabarkan akan membuat kebijakan yang dinilai sangat

  • DBH Migas Siak Rp100,1 M Udah Ditransfer ke Daerah, Kemana Uangnya?

    9 bulan lalu

    Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas (DBH Migas) Kabupaten Siak yang merupakan uang sisa bayar tahun 2015, dikabarkan telah ditransfer oleh Pemerintah Pusat ke rekening/kas daerah Siak pada tanggal 23 Februari 2017 lalu. Namun sampai hari ini belum diketahui se

  • Miris! Sejumlah Fasilitas di SDN 019 Dayun Siak Rusak Parah, Begini Kondisinya..

    7 bulan lalu

    Realita miris bisa ditemui saat kita mengunjungi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 019 Dayun. Yang mana saat ini sejumlah fasilitas umum di sekolah tersebut sudah banyak yang mengalami kerusakan. Padahal sebagian fasilitas yang ada di sana merupakan kegiatan/pro

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.