Sabtu, 19 Agustus 2017
  • Home
  • Siak
  • Ini Penjelasan Dispar Siak Terkait Polemik "Gembok Cinta Siak"
Rabu, 09 Agustus 2017 18:41:00

Ini Penjelasan Dispar Siak Terkait Polemik "Gembok Cinta Siak"

Oleh: Atok
Rabu, 09 Agustus 2017 18:41:00
BAGIKAN:
Atok
Gembok Cinta Siak.

SIAK (POROSRIAU.COM) - Sejumlah tempat obyek wisata di Kabupaten Siak disematkan "Gembok Cinta Siak" oleh Dinas Pariwisata (Dispar), dengan tujuan agar para wisatawan (pengunjung, red) atau pun masyarakat yang datang ke tempat-tempat tersebut bisa mengabadikan serta mencantumkan perasaan "Cintanya" terhadap Kota Siak Sri Indrapura.

Gembok Cinta Siak yang dilounching oleh Dispar Siak itu tak hanya dipasang di sekitar Taman Tepian Sungai Jantan saja, melainkan juga dipasang di kawasan Ekowisata Taman Mangrove Kampung Mengkapan Kecamatan Sungai Apit.

Belum lama ini, muncul berbagai anggapan masyarakat di Media Social terkait "Gembok Cinta Siak" tersebut. Ada yang beranggapan bahwasanya gagasan membuat program Gembok Cinta Siak itu kurang sesuai dengan nilai-nilai budaya melayu yang islami, bahkan ada yang menilai hal tersebut merupakan bagian dari budaya barat, sehingga pihak Dispar Siak diminta untuk mengevaluasi programnya yang telah diluncurkan beberapa waktu lalu itu.

Secara bahasa, sebenarnya kalimat "Gembok Cinta Siak" memiliki makna yang mudah dimengerti, yakni suatu konsep (ungkapan tertulis, red) yang mengisyaratkan "Rasa Cinta" terhadap Siak. Meskipun ada yang memaknai bahwa tulisan "Gembok Cinta Siak" itu dapat menyebabkan orang yang membacanya menjadi salah pengertian alias Lebay, sehingga menganggap kalimat "Cinta" yang tercantum di situ adalah bentuk dari imbauan cinta-cintaan seperti yang sering ditulis oleh para muda-mudi yang sedang jatuh cinta.

"Gembok Cinta Siak" merupakan program Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak melalui Dinas Pariwisata. Yang tujuannya adalah untuk memberikan rona/nuansa baru pada sejumlah tempat obyek wisata yang ada di Siak. Dengan demikian para pengunjung bisa menyematkan/mengabadikan rasa "Cintanya terhadap Siak" pada Gembok-gembok yang telah disediakan tersebut.

Terkait "Gembok Cinta Siak" itu, Kepala Dinas Pariwisata Siak H Fauzi Asni saat dikonfirmasi Porosriau.com menjelaskan, bahwasanya program Gembok Cinta Siak itu dibuat/digagas dengan tujuan dan niat yang baik. Meskipun ada sebagian orang yang beranggapan bahwa hal tersebut dinilai kurang sesuai dan lain sebagainya.

"Gembok Cinta Siak" itu kan tujuannya adalah bagi orang-orang yang cinta dan sayang terhadap Siak, walaupun ada beberapa pihak yang tidak sependapat, dan itu lumrah-lumrah saja, dan kita juga tidak bisa memaksakan pemahaman orang yang tidak sependapat dengan kita," terang Fauzi Asni, Rabu (9/8/2017) siang.

Lebih lanjut Kadis Pariwisata Siak itu memaparkan, kiranya "Gembok Cinta Siak" itu menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat, maka pihaknya akan melakukan evaluasi, karena memang tidak semua yang kita anggap baik, dianggap baik pula oleh orang lain. Namun harus tetap dipahami bahwasanya segala sesuatu yang dibuat/dilakukan oleh Dispar Siak tujuannya adalah untuk kebaikan Negeri Melayu Siak Sri Indrapura. Termasuk soal dibuatnya program "Gembok Cinta Siak" tersebut.

"Tujuan dibuatnya "Gembok Cinta Siak" di sejumlah tempat wisata di Siak itu adalah untuk/bagi mereka yang komit dan cinta terhadap Siak, sehingga bagi mereka yang datang ke Siak dan melihat pembangunan Kota Siak maka bisa mencantumkan komitmennya di Gembok itu, dan bilamana hal itu menimbulkan kontroversi maka kami akan mengevaluasinya," tutup Fauzi Asni. (Atok)

Editor: Chaviz

Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Terkait Polemik Lahan 200 H di Kampung Kayu Ara Permai Siak, Ini Kronologinya!

    10 bulan lalu

    Hamparan lahan perkebunan seluas 200 Hektare yang terdapat di Kampung Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Merupakan salah satu dari sekian banyak lahan-lahan yang diduga bermasalah di wilayah Kabupaten Siak.

  • Said : Meranti Siap Jalankan Instruksi Wapres

    tahun lalu

    Kedatangan Wapres Jusuf Kalla ke Riau ini merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua. Tentunya instruksi dan ajakan beliau untuk memajukan daerah dan senantiasa tetap menjaga lingkungan dan melestarikannya

  • Bangunan Proyek Ratusan Juta Disdikbud Siak Jadi Sarang Tikus

    12 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Bangunan gedung bertingkat Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Lubuk Dalam Kabupaten Siak, yang konon dibangun oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Siak tahun 2010, sampa

  • Terkait 83 Honorer Dirumahkan, Disdikbud Siak Tidak Akan Balas Surat Komisi I DPRD

    11 bulan lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Terkait surat yang dilayangkan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak terhadap permasalahan dirumahkannya 83 honorer belum mendapatkan respon yang dari Dinas terkait.

  • Waduh! Oknum Kades di Siak Diduga Jual Lahan Masyarakat Tanpa Persetujuan Pemilik

    10 bulan lalu

    Lahan perkebunan masyarakat seluas sekitar 200 Hektare yang terdapat di wilayah Kampung Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, sampai hari ini masih menyimpan polemik dan misteri.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.