Kamis, 19 Oktober 2017
  • Home
  • Siak
  • Salah Satu Kandidat Calon Penghulu Di Sungai Apit Dipanggil Kejari Siak, Ada Apa Ya..?
Kamis, 28 September 2017 23:29:00

Salah Satu Kandidat Calon Penghulu Di Sungai Apit Dipanggil Kejari Siak, Ada Apa Ya..?

Oleh: KOKO
Kamis, 28 September 2017 23:29:00
BAGIKAN:
Surat panggilan Kejari Siak. (foto/Koko)

SIAK (POROSRIAU.COM) - Salah satu kandidat Calon Penghulu Kampung Tanjung Kuras, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak dapat panggilan dari Kejaksaan Negeri Siak. Dalam surat panggilan itu tertulis nama Zurni dengan pemanggilan untuk dimintai keterangan terkait laporan masyarakat tentang adanya dugaan penyalahgunaan dana PUAP Gapoktan Tuah Bersama Kampung Tanjung Kuras tahun 2008 sampai 2017.

Ketika dikonfirmasi Porosriau.com melalui saluran telefon genggamnya Kamis (28/7/2017) Zurni mengaku sudah memenuhi panggilan Kejari Siak yang dilayangkan pada tanggal 18 Agustus 2017 itu. Zurni juga mengatakan, pemanggilan itu merupakan hal yang biasa saja. 

"Betul, dan saya sudah memenuhi panggilan tersebut. Menurut saya itu merupakan hal yang biasa saja," kata dia. 

Zurni juga berkilah, kalau dirinya melakukan apa yang tertulis dalam laporan tersebut. Menurutnya, dana hibah dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia itu ia salurkan sesuai prosedur yang ada. 

"Yang dilaporkan itu terkait dugaan penyalahgunaan dana PUAP dari Kementrian Pertanian Republik Indonesia tahun 2008 sampai sekarang ini. Padahal dana tersebut bergulir hingga saat ini,"lanjutnya. 

Ia juga menjelaskan, besaran dana yang dikucurkan itu sudah digulirkan hingga saat ini, bahkan sudah bertambah dari dana awalnya. 

"Dari dana hibah itukan sebesar 100 juta, dari tahun 2008 sampai sekarang sudah bertambah sekitar 100 juta lebih. Kalau untuk lebih pastinya tanya saja sama Bendaharanya mas," imbuhnya. 

Dari sumber lain mengatakan, bahwa yang dikeluhkan terhadap pengelolaan dana tersebut dianggap tidak seuia dengan prosesur yang ada. Menurutnya, pada saat itu peruntukan dana tersebut lebih cenderung dibisniskan.  

"Semua masyarakat di Kampung ini tahu digulirkan ke mana dana itu. Ketika petani butuh bilang dananya sudah tidak ada lagi. Tapi ketika pengusaha butuh besarnya 20 juta langsung dicairkan, kan aneh. Sedangkan dana PUAP itukan diperuntukkan untuk petani bukan untuk pengusaha," kata warga Sungai Apit yang enggan disebutkan namanya. 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak media belum bisa konfirmasi dengan pihak Kejari Siak terkait hasil penyidikan kasus tersebut. (koko)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • Terkait Polemik Lahan 200 H di Kampung Kayu Ara Permai Siak, Ini Kronologinya!

    12 bulan lalu

    Hamparan lahan perkebunan seluas 200 Hektare yang terdapat di Kampung Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Merupakan salah satu dari sekian banyak lahan-lahan yang diduga bermasalah di wilayah Kabupaten Siak.

  • Kejari Siak Panggil Dua Oknum Penghulu Kampung Secara Lisan, Ada Apa Ya?

    7 bulan lalu

    Santernya kabar yang beredar di kalangan masyarakat kecamatan Bungaraya terkait pemanggilan dua orang oknum penghulu Kampung berinisial MJ dan SM beberapa waktu lalu menyangkut adanya dugaan penyalahgunaan Alokasi Dana Desa (ADD), ternyata kabar tersebut

  • Penghulu Bandar Sungai Dipanggil Kejari Siak, Sejumlah Penghulu Lain Berikan Motifasi

    7 bulan lalu

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak kembali memanggil sejumlah Camat dan Penghulu kampung terkait dugaan Mare Up pemasangan perangkat Sistim Informasi Keuangan Desa (Simkudes) yang sempat terhenti beberapa bulan lalu Kamis (23/3/2017). Tampak dalam ruangan sta

  • Lagi, Petani Siak Terima Bantuan 10 Unit Traktor

    3 bulan lalu

    Kecerian wajah para petani kampung Jayapura tak bisa lagi disembunyikan, pasalnya mereka menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) berupa 10 unit traktor empat roda (four wheel tractor)

  • Baru 8 Bulan, Kantor Desa Dayang Suri Rusak Parah

    tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) - Belum genap satu tahun kondisi bangunan gedung kantor desa/kampung Dayang Suri Kecamatan Bungaraya Kabupaten Siak sudah terlihat amburadul, Konon gedungtersebut baru digunakan sekitar 8 bulan oleh pihak Pemerintah Kampung (Pemkam) s

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.