Kamis, 19 Oktober 2017
  • Home
  • Siak
  • Terkait Program Imunisasi, Puskesmas Dayun Gelar Sosialisasi di Ponpes Nurul Yakin
Selasa, 22 November 2016 16:12:00

Terkait Program Imunisasi, Puskesmas Dayun Gelar Sosialisasi di Ponpes Nurul Yakin

Oleh: Atok
Selasa, 22 November 2016 16:12:00
BAGIKAN:
Atok
Kegiatan sosialisasi imunisasi di Ponpes Nurul Yakin Dayun

SIAK (POROSRIAU.COM) - Petugas kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Dayun menggelar sosialisasi terkait "Kebijakan dan Perencanaan Program Imunisasi" bagi para siswa/santri SD/MI, bertempat di Gedung Aula Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yakin Dayun, Selasa (22/11/2016) siang.

Selain dihadiri oleh sejumlah santri, kegiatan sosialisasi imunisasi tersebut juga dihadiri oleh ratusan wali murid/santri yang datang dari berbagai kampung se-Kecamatan Dayun, dengan menghadirkan Narasumber Kepala Puskesmas Dayun Dr Aisatia Ramanal.

Dalam pemaparannya, Kepala Puskesmas Dayun itu menjelaskan, bahwasanya program pemberian imunisasi (vaksin, red) kepada para siswa/santri di sekolah-sekolah itu, merupakan program dari Pemerintah yang mesti didukung oleh setiap siswa/santri dan wali murid, karena terdapat banyak manfaat dari kegiatan tersebut, yang salah satunya adalah menyelamatkan para generasi bangsa (khususnya pelajar, red) dari berbagai gejala penyakit yang kemungkinan ditimbulkan akibat kurangnya kekebalan tubuh (daya tahan tubuh, red).

"Setiap anak berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan jaminan sosial, sesuai dengan kebutuhan fisik, mental, spiritual dan sosial. Karena semua itu sudah diatur dan diterapkan dalam sebuah Undang-undang, yang salah satunya melalui program imunisasi di sekolah-sekolah," tegas Aisatia Ramanal, di hadapan para wali murid/santri.

Adapun tujuan pemberian imunisasi/vaksin kepada para generasi muda (anak-anak, red) di setiap sekolah adalah, diantaranya menyelamatkan mereka dari gejala penyakit seperti Polio, Hipatitis B, Campak, Tuberculosis, Pertusis, Tetanus, dan lain sebagainya, sehingga perlu dilakukan pemberian imunisasi minimal 2 X setahun di setiap sekolah.

"Pemberian imunisasi di sekolah minimal dilakukan 2 X dalam setahun, sebagai langkah pencegahan terhadap gejala-gejala penyakit seperti Polio, Hipatitis B, Campak, Tetanus dan lain sebagainya, sehingga dengan imunisasi itu diharapkan nantinya anak-anak terhindar dari penyakit tersebut," lanjutnya.

Pada kegiatan sosialisasi yang digelar selama sekitar 2 jam itu, petugas kesehatan Puskesmas Dayun juga memberikan kesempatan kepada para wali santri untuk mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan program imunisasi, Sehingga salah seorang wali santri bertanya kepada Narasumber, kenapa usai diimunisasi anak mengalami demam dan terjadi pembengkakan pada bekas suntikannya.

"Maaf, saya mau nanya ni buk, kenapa terkadang anak mengalami demam dan terjadi pembengkakan pada bekas suntikannya, setelah dilakukannya imunisasi, apakah hal itu bisa menimbulkan dampak bagi kelangsungan kondisi kesehatan anak?," tanya salah seorang wali santri.

Menjawab apa yang disampaikan oleh salah seorang wali santri itu, Kepala Puskesmas Dayun Dr Aisatia Ramanal menegaskan, bahwasanya efek samping yang ditimbulkan dari pemberian imunisasi itu memang ada, seperti gejala demam, bengkak, kejang, namun tidak seluruh anak akan mengalami hal sedemikian. Dan juga efek samping itu tidak membahayakan bagi kelangsungan kesehatan anak-anak. (Atok)

Editor: Chaviz

copy code snippet
Kirimkan opini Anda seputar politik, isu sosial dan peristiwa yang terjadi disekitar Anda. Redaksi Porosriau.com mengutamakan opini yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Setiap Opini yang diterbitkan di luar dari tanggung jawab redaksi. KIRIM KE Email: pkuporosriau@gmail.com
  Berita Terkait
  • ICMI Muda Siak Gelar "Temu Kader" di Ponpes Nurul Yaqin Dayun

    7 bulan lalu

    Jajaran Pengurus Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Muda Kabupaten Siak menggelar "Rapat Internal" bersama seluruh anggota dan kader ICMI Muda, Selasa (14/3/2017) siang, bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Yaqin Kecamatan Dayun.

  • 7 Mahasiswa Asal UGM Gelar "Go Green To School" di Ponpes Bustanul Ulum Dayun

    tahun lalu

    SIAK(POROSRIAU.com) - Sejumlah mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang saat ini menjalani Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) di Kampung Sialang Sakti Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, menggelar kegiatan "Go Green To School" dengan melakuk

  • Kasatlantas Polres Rohul Gelar Sosialisasi Lalin

    12 bulan lalu

    Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polres Rokan Hulu, Kepala Polisi Lalu lintas Polres Rohul akan fokuskan lakukan penyuluhan lalulintas (lalin) ke masyarakat termasuk para pelajar di sekolah-sekolah.

  • Kades Tarai Bangun: Kutipan Rp 10 Ribu Per KK Transparan

    11 bulan lalu

    PEKANBARU - Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang mendapatkan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 8 sebesar Rp 8 miliar. Pembangunan sekolah ini dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam anggaran pendapatan belanja daerah (AP

  • Pembanguna SMPN 8 Tarai Bangun, Kades Sebut Dana Yang Terkumpul Rp 10 Ribu Per KK Diumumkan Lewat Corong Masjid

    11 bulan lalu

    PEKANBARU - Desa Tarai Bangun, Kecamatan Tambang mendapatkan bantuan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 8 sebesar Rp 8 miliar. Pembangunan sekolah ini dianggarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar dalam anggaran pendapatan belanja daerah (

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2017 Poros Riau. All Rights Reserved.