Kamis, 17 Juni 2021
  • Home
  • PEKANBARU
  • Komplek Pergudangan Dilarang Beroperasi Dalam Kota
Selasa, 21 Februari 2017 14:51:00

Komplek Pergudangan Dilarang Beroperasi Dalam Kota

Oleh: Firman Tanjung
Selasa, 21 Februari 2017 14:51:00
BAGIKAN:
Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman
 
PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Beroperasinya pergudangan di dalam kota, baik skala besar maupun kecil, tak jarang menimbulkan kemacetan. Terkait pergudangan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru telah mengeluarkan kebijakan, yakni melarang pergudangan beroperasi didalam wilayah kota.
 
Informasi larangan ini disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Disperindag Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman kepada POROSRIAU.COM ketika ditemui di kantornya, Selasa (21/2/2017).
 
"Untuk gudang kecil kita sudah ada kebijakan, tidak dibenarkan lagi (beroperasi,red) di dalam kota. Itu salah satunya. Makanya sudah keluar surat edaran Walikota untuk tidak menerbitkan izin pergudangan di dalam kota. Bagi mereka yang ingin memperpanjang (izin,red), kita sarankan mereka sudah mulai memikirkan untuk memindahkan gudangnya," ujar Mas Irba Sulaiman.
 
Ketika ditanya masih banyaknya gudang yang beroperasi di dalam kota Pekanbaru, ditegaskan Mas Irba, jauh hari pihaknya sudah memberitahukan kepada pemilik pergudangan.
 
"Banyak. Makanya tim sudah dibentuk oleh pak Walikota yang diketuai oleh Asisten I. Tim ini bukan tidak maksimal, kita minta juga ke pada tim ini sudah tingkat penindakan. Gudang itu berlaku lima tahun. Pada waktu dia (pemilik gudang,red) memperpanjang (izin,red), kita sudah mengingatkan dia, karena ini masuk kawasan dalam kota, makanya lima tahun ke depan tolong cari gudang yang lain. Bukan kita cabut, tidak. Artinya kita minta kepada mereka sendiri untuk pro aktif. Karena mungkin sudah sewa lima tahun atau 10 tahun, ini kita pertimbangkan juga. Artinya, begitu habis kontraknya, tidak ada lagi perpanjangan kontraknya. Kami akan nampak nanti, kenapa, karena dalam pengajuan perpanjangan (izin,red) harus dilampirkan kontrak (sewa gudang,red)," jelasnya.
 
Mengenai penerbitan izin pergudangan, Mas Irba Sulaiman menuturkan, Disperindag hanya memiliki wewenang melakukan pengawasan, sementara yang berwenang memberikan izin adalah pihak Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru.
 
"Kami teknis. Artinya sebelum diterbitkan, tim kami turun dulu. Dalam pelaksanaan ini kan yang menerbitkan itu Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, untuk koordinasi kita tetap. Kita BKO kan satu orang. Kita kan turun dulu kebawah. Amanat ini Permendag No 90, tentang pergudangan. Dalam Permendag itu disebutkan, silahkan PTSP yang mengeluarkan, tapi diberikan kewenangan kepada instansi teknis yang menangani masalah perdagangan untuk melakukan pengawasan sampai tingkat mencabut (izin,red)," terang Kabid Perdagangan Disperindag.(fir)
Editor: Chafiz Fernandes

  Berita Terkait
  • Sidak, Tim Terpadu Temukan Apotek Tak Berizin Dan Simpan Obat Kedaluarsa

    4 tahun lalu

    Tim Terpadu yang terdiri dari Satuan Narkoba Polresta Pekanbaru, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Apoteker, BB.POM dan LBP2AR, Sabtu (23/9/2017), melaksanakan sidak dan pemeriksaan ke sejumlah apotik maupun toko obat diberbagai

  • Serius Berantas Pungli, Kejaksaan Negeri Siak Pasang Spanduk "Nomor Pengaduan"

    4 tahun lalu

    Hari ini terlihat spanduk di pagar pintu masuk Kejari Siak. Spanduk yang bertuliskan 'Suap Pungli Laporkan ke Saber Pungli Kejaksaan Negeri Siak' di nomor 0812 7069 0189. Selasa 14/03/2017, spanduk berukuran kecil itu sengaja dipasang di pagar d

  • Dingatkan Rumah Makan Tak Boleh Beroperasi di Bulan Ramadan

    4 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Selama bulan suci ramadan, rumah makan dilarang beroperasi, kecuali rumah makan non muslim dan itupun harus memasang spanduk yang bertuliskan rumah makan non muslim.

  • FPI Pekanbaru Apresiasi dan Tegaskan Dukung Satpol PP Berantas Pekat

    3 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Ormas Front Pembela Islam (FPI) Kota Pekanbaru mengapresiasi dan mendukung penuh upaya pihak Satpol PP Kota Pekanbaru dalam memberantas berbagai penyakit masyarakat (Pekat,red). Hal ini disampaikan Ketua FPI Kota Pekanbaru, Hus

  • Sekdaprov Riau Resmikan Penyalaan Listrik Desa

    3 tahun lalu

    Sekretaris Daerah Provinsi Riau Ahmad Hijazi meresmikan Penyalaan Listrik Desa 24 Lokasi di Provinsi Riau, peresmian dipusatkan di Desa Teluk Tuasan Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) Selasa ( 15/5).

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.