Kamis, 17 Juni 2021
  • Home
  • PEKANBARU
  • Mencuatnya DPT Ganda, KPU Diminta Kembali Verifikasi Data DPT
Senin, 30 Januari 2017 15:12:00

Mencuatnya DPT Ganda, KPU Diminta Kembali Verifikasi Data DPT

Oleh: Eza
Senin, 30 Januari 2017 15:12:00
BAGIKAN:
int
Ilustrasi

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Keluarnya temuan nama pemilih ganda yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Pekanbaru tahun 2017, jelas menuai protes dari berbagai pihak. Kali ini tim monitoring dan pendamping Pilkada dari DPP PDI Perjuagan angkat bicara dan minta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru untuk memverifikasi kembali data pemilih ganda yang ada salam DPT yang sudah di plenokan KPU Pekanbaru sebelumnya.

" Segera verifikasi temuan pemilih ganda yang didapat di Kelurahan Kulim, Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya. Telah ditemukan ratusan nama pemilih ganda," demikian disampaikan tim monitoring dan pendamping Pilkada DPP PDI P, Dani Manurung didampingi Herman Oktober, Silvana IKP dan utusan kader DPP PDI P juga menjabat sebagai anggota DPR RI, Ian Siagian dan calon Wakil Walikota Pekanbaru, Said Usman Abdullah.

Untuk itu, kader DPP PDI P, Ian Siagian menghimbau kepada KPU kota Pekanbaru agar memperbaiki DPT ganda yang ditemukan ini. 

" Dapat dilihat bahwa didalam DPT tersebut adanya pemilih dengan nama yang sama, NIK yang berbeda, alamat yang sama serta tanggal lahir yang sama. Bahkan ada juga nomor KK yang sama dengan nama yang sama, NIK yang sama serta alamat dan tanggal lahir yang sama. Seperti contoh kita lihat, Nama pemilih Sugiman, nomor KK 1471101211090017, Nomor NIK 1471103112150001, tempat lahir Pacitan, 31-12-1915, alamat Jl Seroja kelurahan Sial. Kemudian ada lagi atas nama Sugiman, Nomor KK 1471101211090017, Nomor NIK 1471103112150004, tempat lahir Pacitan, 31-12-1915, alamat Jalan Rejosari Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru," kata Ian.

Atas dasar itu, tim monitoring dan pendamping Pilkada DPP PDI P menegaskan kepada KPU Kota Pekanbaru untuk bisa melakukan verifikasi kembali data ganda yang ada di DPT tersebut. 

" Kita selaku anak bangsa Indonesia, tentu berharap agar pelaksanaan pilkada di kota Pekanbaru ini berjalan aman, jujur, sukses, profesional dan terbuka. Jangan ada dalam pelaksanaan pilkada unsur kepentingan politis," tutur Ian Sahagian.

Ada Pembiaran dari KPU

Sementara itu, calon Wakil Walikota Pekanbaru, Said Usman Abdullah mengaku kondisi ini terjadi fakta. Pihaknya melihat adanya proses pembiaran oleh pihak KPU kota Pekanbaru. 

" Kami khawatir dengan adanya DPT ganda ini, sebab kita menginginkan pilkada kota Pekanbaru berjalan dengan baik, profesional dan jangan ada untuk kepentingan kelompok tertentu," ungkap Said Usman Abdullah.

Untuk itu, SUA dari pasangan calon melaporkan hal ini kepada partai sebagai partai pengusung, agar hal ini dilaporkan ke DPP bahwa beginilah yang terjadi dikota Pekanbaru sekarang ini. Dan anehnya lagi, didalam DPT tersebut, ada salah satu pemilih yang sudah berumur 102 Tahun masih bisa ikut memilih.

" Jika hal ini dibiarkan begitu saja tanpa ada perbaikan oleh KPU Kota Pekanbaru, maka kami yang memiliki induk, yakni Partai pengusung maka kami akan mendiskusikan langkah apa yang harus kita lakukan. Apakah nantinya akan melaporkan ke Panwaslu ataupun Gakumdu," tuturnya. 

Sementara itu, tim monitoring dan pendamping Pilkada DPP PDI-P, Dani Manurung berjanji akan melakukan langkah kongkrit yakni menempuh langkah hukum apabila tidak ada perubahan data yang dilakukan oleh KPU Kota Pekanbaru. 

" Sampai saat ini, kami terus melakukan menyeleksi data pemilih dikelurahan lainnya. Kita tidak berburuk sangkaan (su'uzhon) dengan KPU Pekanbaru ataupun Disdukcapil Pekanbaru terkait data DPT ganda ini.

" Kami sudah mencatat peristiwa hari ini dan membawa persoalan ini ke DPP PDI-P. Intinya kami dari tim monitoring meminta sikap yang bijak dan arif dari KPU kota Pekanbaru untuk bisa melakukan perbaikan data DPT yang banyak ganda ini," ungkap Dani Manurung.

Sementara itu anggota KPU kota Pekanbaru, Abdul Razak mengaku tidak memungkiri bahwa bisa saja terjadi DPT ganda. Makna ganda itu adalah dua nama yang punya hak pilih satu orang. 

" Maka yang akan realisasinya tetap satu orang. Bahwasanya didalam PKPU bahwa untuk periode sekarang, surat pemberitahuan tanda pemilih, itu aturan sekarang sisa dari C6 itu wajib dikembalikan oleh KPPS kepada PPS. Artinya walaupun terjadi walaupun ada nama yang ganda itu maka hal itu tidak bisa dimanfaatkan oleh pihak lain. Contohnya, jika di TPS itu jumlah pemilihnya 100 orang, dan pemilihnya hanya 75 orang, maka sisa C6 dari 25  orang tersebut tidak bisa digunakan," ungkap Abdul Razak.

Dengan adanya DPT ganda ini, maka sesuai dengan aturannya, maka DPT terebut tidak bisa dirubah lagi. 

" Untuk mengatasi hal ini, maka orang yang tidak berhak tidak bisa menggunakan C6 orang lain," ungkap Abdul Razak. (Eza)

 

 

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Mencuatnya Ratusan NKK Ganda di DPT

    4 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM-- Mencuatnya ke publik data ratusan Nomor Kartu Keluarga (NKK) ganda yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), ternyata Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) juga mengetahui hal ini.

  • Munculnya DPT Ganda, Pengamat Tuding Akibat Kelalaian KPU

    4 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Pengamat politik Pemerintahan Universitas Riau, Zaini Ali menyayangkan sikap Komisi Pekilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru selaku penyelenggara dianggap tidak profesional dalam menjalankan tugasnya. Pasalnya Pilkadavyang berlangsun

  • DPRD Menggelar Rapat Paripurna Pengesahan APBD Bengkalis 2018

    4 tahun lalu

    Setelah dibahas bersama sesuai mekanisme sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan, hari ini, Rabu, 29 November 2017, Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Ranperda APBD) Kabupaten Bengkalis, disetujui dan d

  • Walikota Pekanbaru Tegaskan Evaluasi Kinerja Berlaku Seluruh OPD

    4 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT pada media beberapa hari lalu, tepatnya usai membuka kegiatan Seminar Forum RT/RW di hotel Mutiara Merdeka, Senin (4/12), mengungkapkan, pendapatan asli daerah (PAD) Kota Pekanbaru dalam k

  • Mantap, Pemkab Meranti Perpanjang Permohonan Bea Siswa Hingga 15 November 2018, IPK Minimum 2.75

    3 tahun lalu

    Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali membuka permohonan Beasiswa dalam rangka membantu biaya pendidikan bagi mahasiswa yang sedang menjalani Program Study DIII hingga Strata II yang berasal

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.