Selasa, 03 Agustus 2021
  • Home
  • PEKANBARU
  • Tim Kukerta Relawan Covid-19 UR Lakukan Pemeriksaan Kepada Peserta Ujian UTBK SBMPTN
Kamis, 16 Juli 2020 11:22:00

Tim Kukerta Relawan Covid-19 UR Lakukan Pemeriksaan Kepada Peserta Ujian UTBK SBMPTN

Oleh: MA
Kamis, 16 Juli 2020 11:22:00
BAGIKAN:

PEKANBARU, POROSRIAU.COM - Pelaksanaan UTBK di Era New Normal Siswa tamatan SMA/SLTA sederajat Indonesia lakukan Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri (UTBK SBMPTN) untuk memasuki PTN (Perguruan Tinggi Negri) yang mereka inginkan yang ada di seluruh indonesia. Ujian ini dilakukan serentak di seluruh wilayah indonesia yang salah satunya adalah kota Pekanbaru. Minggu, 05/07/20.

Ujian memasuki perguruan tinggi ini berlangsung selama 10 hari hingga tanggal 14/07/20. UTBK di Kota Pekanbaru ini dilakukan pada lokasi yang berbeda-beda, diantaranya yaitu; Fakultas Kedokteran UNRI, SMKN 3 Pekanbaru, Fakultas Keperawatan UNRI, SMKN 2 Pekanbaru, SMK Labor Binaan FKIP UNRI, FMIPA UNRI, Fakultas Teknik UNRI, UPT RIK UNRI, FEKON UNRI, FAPERIKA UNRI,UPT Bahasa UNRI, FKIP UNRI, SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru, UIN Sultan Syarif Kasim, STMIK AMIK Riau, SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, dan UIR.

Di area New Normal ini, seluruh masyarakat diminta untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Bersama dengan Tim Kukerta Relawan Covid-19 Universitas Riau lakukan pemeriksaan kepada setiap peserta Ujian yang akan masuk ke dalam ruangan.

Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai penularan COVID-19. Adapun Tim Kukerta Relawan COVID-19 UNRI gelombang ke-4 ini berjumlah sebanyak 65 orang mahasiswa yang dibagi menjadi 3 tim. Yaitu tim penyemprotan ruangan yang berjumlah 18 orang, tim suhu yang berjumlah 25 orang dan 33 orang bertugas mensterilkan peralatan UTBK.

“Relawan yang bertugas dibekali dengan hand sanitizer, face shield, hazmat dan sarung tangan sesuai anjuran protokol kesehatan,” sebut Sekretaris Satgas Siaga Bencana Unri Dr Arifudin didampingi Dr Zul dan Dr Arisman Adnan MSc.

Arifudin juga mengatakan relawan adalah orang yang paling disorot dalam pemutusan dan pencegahan penyebaran Covid-19.

Dikesempatan itu, Dr Zul juga menyampaikan, tim relawan berhak melakukan pengecekan kepada seluruh peserta, pengawas, teknisi komputer, serta panitia yang hadir di lokasi. Dan bagi peserta yang ditemukan tidak memenuhi standar kesehatan, maka akan dilaporkan kepada panitia atau tidak bisa mengikuti ujian.

Sementara itu Dr.Arisman Adnan.MSc menyampaikan, tim bertugas mensterilkan peralatan yang berkemungkinan kontak langsung dengan peserta. Seperti frame komputer, keyboard, mouse, meja dan kursi.

"Karena UTBK berlangsung dua sesi, maka pensterilan berlangsung 2 jam sebelum sesi pertama dan kedua dimulai. Untuk itu dibutuhkan kecepatan dalam pengerjaan, karena waktu yang diberikan terbatas," ujar Dr. Arisman Adnan.MSc

Sedangkan Ketua Kelompok 5 Relawan Covid-19 Unri, Fikri Fahlevi mengatakan, usaha pencegahan Covid-19 ini sudah cukup baik dan mengikuti protokol pusat Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Oleh sebab itu, untuk 10 hari ke depan mahasiswa relawan tetap menjaga kesehatan dan stamina yang kuat agar dapat melakukan tugasnya dengan baik.

Sebagai langkah antisipasi, Panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTPMT) melakukan koordinasi dengan Tum Kukerta Relawan COVID-19 UNRI. Tujuannya agar pihak sekolah mengambil langkah penerapan protokol kesehatan saat ribuan peserta UTBK masuk ke Pekanbaru mengikuti ujian.

Sebelumnya, Sekretaris Satgas Siaga Bencana Unri, Dr.Arifudin beserta dr. Zul dan Bapak Dr.Arisman Adnan.M,Sc sudah melakukan pertemuan sebanyak tiga kali dengan tim relawan. Dimulai tanggal 29 Juni 2020 lalu, relawan Covid-19 dikumpulkan di FMIPA Universitas Riau untuk menerangkan penggunaan thermo gun dan peragaan sterilisasi hand sanitizer yang dilabkan ke frame monitor, keyboard, mouse, ballpoint serta meja dan kursi. Tujuannya adalah melakukan pencegahan terhadap virus covid-19.

Setelah itu, Sekretaris Satuan Tugas Siaga bencana Unri Arifuddin pada H-2 UTBK SBMPTN yakni Jumat (03/07/2020) memberikan simulasi kepada 65 relawan yang bertugas di masing-masing tempat agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

Sehari sebelum UTBK, mahasiswa relawan bersama Satgas siaga bencana Unri bergegas menuju lokasi penyelenggaraan UTBK di Kota Pekanbaru. Mahasiswa relawan bertugas menyemprotkan desinfektan ke lokasi yang sudah ditentukan.

Setiap lokasi berjumlah dua orang, dimana satu orang berpakaian APD lengkap melakukan penyemprotan dan yang lain bertugas mengeringkan permukaan yang terkena cairan desinfektan. Pada salah lokasi ujian berlangsung yaitu SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru, relawan menilai antusiasme para peserta yang akan mengikuti UTBK sangat bagus, dan juga pelaksanaan protokol kesehatan yaitu wajib memakai masker, membawa sarung tangan, handsanitizer dan surat keterangan kesehatan.

"Antusiasme para peserta sangat baik, terlihat dari banyak peserta yg datang awal sebelum ujian dan mematuhi protokol kesehatan untuk ujian.Walaupun ada beberapa peserta ujian yang belum membawa surat keterangan kesehatan dan sarung tangan, tetapi persiapan para peserta sudah cukup baik yakni dengan hampir seluruh peserta membawa handsanitizer masing-masing" ucap salah satu relawan di SMK Farmasi Ikasari, Ushwareza Augina.

Sebelum ujian dimulai maka para relawan mensterilisasi ruangan UTBK, sterilisasi ini dilakukan sebanyak tiga sesi dengan sesi pertama sebelum ujian pada pagi hari, sesi kedua yaitu setelah ujian pagi dan sesi ketiga yaitu setelah ujian pada sore hari.

Lalu dilakukan pengecekan APD dan berkas peserta sebelum ujian, dan setelahnya dilakukan pengecekan suhu dengan batas 37,5°C, dan jika mencapai suhu ini dilakukan pengecekan berulang sebanyak tiga kali, jika suhu tidak turun maka peserta tidak diperbolehkan mengikuti ujian.
Editor: Muhammad Adhhari

  Berita Terkait
  • Virus Corona: Antara 600.000 hingga 700.000 'Berisiko Terpapar', Pemerintah Indonesia Lakukan Rapid Test

    tahun lalu

    Tepat tiga pekan setelah Indonesia mengonfirmasi kasus pertama virus yang punya nama resmi Covid-19 tersebut, pemerintah memulai tes massal.

  • Mahasiswa Kukerta Relawan dan Gabungan Tim Satgas UNRI Bagikan APD Hasmat dan Face Shield

    tahun lalu

    DUMAI, POROSRIAU. COM - Di Era New Normal ini kehidupan masyarakat mulai berlangsung kembali,akan tetapi pola hidup lebih diperketat dengan menerapkan beberapa aturan yang telah diatur dalam protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

  • Bagikan Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Kukerta Dumai Selatan Berbakti Kemasyarakat

    tahun lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Mahasiswa kuliah kerja nyata (Kukerta) dari Universitas Riau (UNRI) yang merupakan relawan covid-19 melaksanakan berbagai kegiatan bertujuan untuk memutus penyebaran covid-19 di Kecamatan Dumai Selatan.

  • PT Asrindo Citraseni Utama Duri Kangkangi SK. Menteri Tenaga Kerja

    2 tahun lalu

    DUMAI (POROSRIAU.COM) - Perusahaan PT Asrindo Citraseni Satria Duri dinilai tidak mengindahkan surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) RI No Kep 11/ Naker- Binwask3/l/2019 Tentang Penetapan

  • Mahasiswa Kukerta Dumai Selatan, Lakukan Penyemprotan Desinfektan

    tahun lalu

    DUMAI, Porosriau.com - Mahasiswa kuliah kerja nyata wilayah Dumai Selatan lakukan penyemprotan desinfektan dirumah - rumah ibadah dan dikawasan padat penduduk dikelurahan Ratu Sima. Rabu 24/06/20.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.