Kamis, 17 Juni 2021
  • Home
  • ROHUL
  • Ngerii, Warga Tangkap Ular Piton Panjang Enam Meter, Lokasinya di Rohul
Senin, 19 November 2018 16:34:00

Ngerii, Warga Tangkap Ular Piton Panjang Enam Meter, Lokasinya di Rohul

Senin, 19 November 2018 16:34:00
BAGIKAN:
Ular piton sepanjang enam meter yang ditangkap warga Rambah Samo.

ROHUL,POROSRIAU.COM-Warga di Desa Pawon, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu, Minggu (18/11/2018) bersama-sama menangkap seekor ular piton berukuruan enam meter. Ular Piton Besar itu ditangkap setelah seorang warga secara tak sengaja melihat di kebun karet.

Penemuan Ular Piton Besar itu berawal saat Dawar (40) lewat di kebun karet.Kebun karet tak jauh dari pemukiman warga. Khawatir Ular Piton Besar itu memangsa ternak, Dawar pun menginformasikan pada warga lainnya. Ramai-ramai warga pun mendatangi lokasi awal ular dan berusaha menangkapnya.

"Dikarenakan yang bersangkutan takut apabila satwa tersebut memangsa ternak warga maka dengan bantuan beberapa warga sekitar dia mendatangi dan menangkap ular pyton tersebut," kata Humas Balai Besar KSDA Riau, Dian Indriati.

Tim Quick Respon Balai Besar KSDA Riau mendapat laporan dari Kapolsek Rambah Samo, AKP Hermawan tentang adanya tangkapan Ular Pyton di wilayahnya, Minggu (18/11/2018).

Kepala Bidang Teknis Balai Besar KSDA Riau, Mahfud segera menyampaikan perihal tersebut kepada Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono yang segera memerintahkan untuk mengevakuasi satwa tersebut.

Menurut Humas Balai Besar KSDA Riau, Dian Indriati, kronologis kejadiannya adalah seorang warga bernama Dawar, 40 tahun penduduk Desa Pawan, Kec Rambah Samo, Kab Rokan Hulu melihat Ular Pyton dengan panjang sekira 6 meter di kebun karetnya yang berdekatan dengan pemukiman warga.

Kapolsek Rambah Samo yang mendapat laporan tersebut segera menghubungi pihak Balai Besar KSDA Riau untuk meminta agar ular segera di evakuasi.

Tim Balai Besar KSDA Riau terdiri dari Aswar, Ahmad Sunarko dan Debby Lapoliza segera turun menuju TKP untuk melakukan penjemputan Ular Pyton. Tim sampai di lokasi sekira pukul 17.00 wib.

Dikarena cuaca hujan terus menerus, evakuasi berjalan hampir 2,5 jam, namun akhirnya ular puton berhasil dievakuasi untuk dibawa ke kandang transit sementara Balai Besar KSDA Riau.(rdh/tnc)

 

  Berita Terkait
  • Pelihara King Cobra, Pemuda Kampar Mendadak Viral di Medsos

    4 tahun lalu

    Satu keluarga di Desa Mentulik Kabupaten Kampar, , menjadi pusat perhatian karena memelihara satwa liar yang mematikan dan ditakuti manusia, yakni dua ular jenis Raja Kobra liar.

  • Aset Wisata yang Mengagumkan, Ciptakan Pelalawan Exotis

    3 tahun lalu

    - Indahnya alam ciptaan Tuhan yang maha Kuasa di kabupaten Pelalawan menjadi daya tarik yang sungguh mempesona. Pelalawan layak bersyukur dan berbangga hati karena Potensi alam yang terletak di teritorial kabupaten Pelalawan sungguh amat mengagumkan.

  • Asap Pekat PKS PT Linggak Inti Lestari Resahkan Warga Desa Koto Tandun

    5 tahun lalu

    Meski Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Rokan Hulu telah mengeluarkan himbauan di media massa, agar para pelaku usaha mengelola limbahnya sesuai aturan Lingkungan Hidup.

  • Telan ADD Rp 42 Juta, Proyek Drainase di Kepenuhan Dinilai Asal Jadi

    4 tahun lalu

    ROHUL(POROSRIAU.COM)--Masyarakat Desa Kepenuhan Barat merasa kesal, pasalnya bangunan yang baru selesai terkesan asal jadi, dimana Drainase total tidak berpungsi.

  • Cuma Lulusan SMP, Warga Aceh Utara Ini Bikin Helikopter Sendiri

    4 tahun lalu

    LHOKSEUMAWE(POROSRIAU.COM) – Nasri akhirnya berhasil menghidupkan baling-baling “ helikopter” rakitannya di Desa Dayah Meunara, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara. Bentuknya memang

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.