Kamis, 08 Oktober 2026
  • Home
  • DUMAI
  • Kualitas Udara Tidak Sehat, PT PPN Kilang Dumai Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat
Rabu, 07 Oktober 2026 21:31:00

Kualitas Udara Tidak Sehat, PT PPN Kilang Dumai Bagikan Masker Gratis Untuk Masyarakat

Oleh: Syahrul
Rabu, 07 Oktober 2026 21:31:00
BAGIKAN:
Kontributor
Langkah antisipasi secara dini terhadap memburuknya kualitas udara Kota Dumai,dilakukan oleh tim dari PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dengan membagikan sebanyak 1000 masker KN95 kepada masyarakat kota Dumai yang melintas di Jalan Putri Tujuh,

Tidak menunggu lama, begitu kualitas udara Kota Dumai kondisi tidak sehat pada, Rabu (07/10/2026), PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai langsung bergerak cepat membagikan masker ke masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi dampak buruk terhadap kesehatan masyarakat, terutama ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

DUMAI,POROSRIAU.COM- Berdasarkan data Pemantau Kualitas Udara (AQMS), kondisi kualitas udara Kota Dumai pada, Rabu (07/10/2026) berada di angka 102. Artinya, kondisi tidak sehat ini mengancam pada kesehatan kelompok rentan dan kelompok sensitif, meliputi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung atau gangguan pernapasan (seperti asma). Langkah antisipasi segera dilakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai dengan membagikan sebanyak 1000 masker KN95 kepada masyarakat kota Dumai yang melintas di Jalan Putri Tujuh, tepatnya di depan SPBU COCO.

Area Manager Communication, Relations, & CSR  PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Tengku Muhammad Rum mengatakan pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian dan respon cepat Pertamina terhadap masyarakat, seiring dengan dampak paparan asap Karhutla yang mengakibatkan menurunnya kualitas udara di Dumai serta mulai mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.

“Pembagian masker yang dilaksanakan bersinergi bersama dengan stakeholder di Kota Dumai dan rekan-rekan Perwira Kilang Dumai ni menjadi upaya bersama untuk meminimalkan risiko dampak paparan asap karhutla yang kian terasa mengganggu. Ini juga sekaligus menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mulai disiplin menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah selama kondisi ini masih terus berlangsung,” ujar Muhammad Rum.

Inisiatif ini juga diambil sejalan dengan hasil data pemantauan IQAir pada 7 Oktober 2026 pada pukul 07.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Udara di Kota Dumai menyentuh angka 102 atau masuk dalam kategori Tidak Sehat. Dengan kondisi tersebut, penggunaan masker sudah seharusnya menjadi langkah proteksi bagi masyarakat untuk meminimalkan dampak risiko kesehatan akibat asap karhutla saat ini.

Aksi tanggap darurat ini sekaligus mencerminkan komitmen nyata Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta senantiasa hadir ditengah masyarakat di berbagai situasi darurat.  Pembagian masker ini diinisiasi oleh tim Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai dengan berkolaborasi bersama Agent of Change (AOC) Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai serta BPBD dan DPD KNPI Kota Dumai.

Kolaborasi tersebut memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya mitigasi dampak Karhutla serta memastikan dukungan dapat diberikan secara cepat kepada masyarakat yang terdampak.

Ditempat terpisah, Manager HSSE  PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai, Syahrial Okzani mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pertamina terhadap kondisi masyarakat. Pertamina terus berkomitmen untuk hadir dan memberikan dukungan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak karhutla seperti kabut asap dan lainnya.

 “Kami berharap bantuan masker ini dapat membantu masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari, terutama ketika kondisi udara kurang baik akibat paparan asap,” sebut Syahrial.

Langkah tanggap ini turut mendapatkan apresiasi dari Kepala BPBD Kota Dumai Wahyu Wicaksono, yang menilai bahwa inisiatif dan kolaborasi lintas sektor tersebut demi kesehatan masyarakat.  "Kegiatan pembagian 1.000 masker N95 kepada masyarakat hari ini merupakan bentuk nyata kolaborasi dalam upaya mitigasi dampak Karhutla, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat dari paparan asap dan penurunan kualitas udara," ujar Kepala BPBD Kota Dumai.

Menurutnya, aksi yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai merupakan contoh konkret peran serta sektor dunia usaha yang memberikan manfaat langsung bagi warga. “Penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kepemudaan, TNI/Polri, komunitas, dan masyarakat menjadi sangat penting, mulai dari pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, hingga penanganan dampak bencana,” pungkas Wahyu. (inf)

 

Editor: Syahrul

  Berita Terkait
  • Pertamina RU II Dumai Kirim Bantahan

    7 tahun lalu

    DUMAI(POROSRIAU.COM) - Tidak tahan akibat pemberitaan bertubi-tubi terkait dugaan penebangan mangrove dan pembuangan serta penimbunan limbah B3,PT. Pertamina RU II Dumai membuat rilis sebagai

  • Peringati Hari Susu Sedunia, Apical Dumai Bagikan Susu untuk Tingkatkan Gizi Anak Sekolah

    2 tahun lalu

    Apical Dumai membagikan 3.453 kotak susu kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) yang berlokasi di sekitar area operasional perusahaan.

  • Apical Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis bagi Masyarakat di Sungai Sembilan

    3 bulan lalu

    DUMAI, 9 Juli 2026 – Apical melalui PT Sari Dumai Sejati (PT SDS) menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Keg

  • Bulan K3 Nasional Tahun 2020, PT SDS Gelar Donor Darah

    7 tahun lalu

    Aksi sosial yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Dumai ini berlangsung selama dua hari dari tanggal 12 sampai 13 Februari 2020 di lingkungan PT Sari Dumai Sejati berhasil mengumpulkan 96 kantong darah

  • Bagikan Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Kukerta Dumai Selatan Berbakti Kemasyarakat

    6 tahun lalu

    DUMAI, POROSRIAU.COM - Mahasiswa kuliah kerja nyata (Kukerta) dari Universitas Riau (UNRI) yang merupakan relawan covid-19 melaksanakan berbagai kegiatan bertujuan untuk memutus penyebaran covid-19 di Kecamatan Dumai Selatan.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.