Minggu, 24 Maret 2019
  • Home
  • INHU
  • BOS Penampungan BBM Ilegal: Aku Bunuh Kau!
Selasa, 27 November 2018 06:54:00

BOS Penampungan BBM Ilegal: Aku Bunuh Kau!

Oleh: Redaksi
Selasa, 27 November 2018 06:54:00
BAGIKAN:
Ilustrasi.(Foto:Int)

INHU(POROSRIAU.COM) –Pemilik tempat penampung Bahan Bakar Minyak (BBM) diduga ilegal mengancam akan membunuh wartawan.

Ancaman itu dialamai salah seorang wartawan media online Riauantara.co. yang bertugas di wilayah Indragiri Hulu (Inhu) pada Sabtu (24/11) lalu.

Melalui nomor 08228364xxxx sekira pukul 20.17 wib. Penelepon gelap itu dengan lantang dan bernada tinggi mengatakan, "Ngapa kamu foto-foto rumah saya. Besok kita jumpa di kantor polisi buat surat perjanjian, kalau tidak kau yang mati aku yang mati, aku bunuh kau!"

Ketika ditanya siapa, penelepon itu menjawab, "Kau tidak perlu tahu siapa aku, besok kita jumpa dan kau tahu gak rumah siapa yang kau foto itu, P*** (kata kotor-red) kau!" seraya menutup pembicaraan.

Dugaan sementera ancaman atau teror melalui telepon seluler ini diduga buntut dari pemberitaan yang berjudul, "Penampungan BBM Ilegal di Lirik Tak Tersentuh Hukum". (TIM)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Mitos di Balik Heboh Supermoon

    2 tahun lalu

    Gerhana bulan total "supermoon" yang malam ini sedang berlangsung menjadi perbincangan hangat diseluruh penjuru dunia. Supermoon sendiri adalah istilah yang digunakan oleh para astrolog untuk menggambarkan keadaan bulan penuh ketika bulan berada

  • 2016, 185 Imigran Masuk Ke Dumai Lewat Pelabuhan Tikus

    2 tahun lalu

    Dumai, (porosriau.com) - Imigrasi Kota Dumai menyebut, jumlah imigran yang masuk ke daerah ini melalui jalur laut mengalami peningkatan pada 2016, yaitu sebanyak 185 orang dari 73 warga di 2015, didominasi asal negara Bangladesh.

  • Zhang Yufeng, Pemilik Bisnis Pemburu Pelakor Yang Bikin Pasangan Selingkuh Kejang-Kejang

    tahun lalu

    Perselingkuhan, memang sering disebut sebagai awal keretakan sebuah rumah tangga. Mirisnya lagi, kadang yang berbuat dan pelakornya malah tidak tahu diri dan meneruskan perbuatannya. Bahkan tak jarang harta dan anak dibawa pergi bersama selingkuhannya tan

  • Kehabisan Darah, Bocah Dua Tahun Tewas Usai Disunat

    3 bulan lalu

    Seorang bocah lelaki berusia dua tahun meninggal akibat kehilangan darah setelah praktik sunat yang gagal di sebuah pusat penampungan migran

  • Ada Hutan Lindung di Jual Belikan di Meranti ?

    3 tahun lalu

    praktek jual beli lahan negara marak terjadi setelah beroperasinya PT. RAPP di Pulau Padang. "Dimulai sejak ada kesepakatan bodong antara PT.RAPP dengan 13 Penghulu (Kepala Desa) di Pulau Padang yang diatur sama Tim Terpadu Pemda.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.