Senin, 20 April 2026
  • Home
  • MERANTI
  • Tower Base Transceive Station di Sei Juling Mulai Resahkan Warga, DPRD Bersama Koinfo Sekda Kab. Meranti Menggelar Hearing
Rabu, 25 April 2018 22:22:00

Tower Base Transceive Station di Sei Juling Mulai Resahkan Warga, DPRD Bersama Koinfo Sekda Kab. Meranti Menggelar Hearing

Oleh: Manik
Rabu, 25 April 2018 22:22:00
BAGIKAN:
Foto: Tower BTS yang telah meresahkan warga, dan rumah milik Siu Ing berlokasi di Gg Pelantar 1, Jl Teratai Sungai Juling, Kel. Selatpanjang Barat, Meranti Riau.

SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Komisi II DPRD bersama Koinfo Sekda Kab. Meranti akhirnya menggelar Hearing terkait tower base transceive station (BTS) , milik  PT. Satu Nol Micro Sistim beralamat
Komplek Griya Paus, Pekanbaru, yang mulai meresahkan warga sekitar Gang Pelantar 1, Jl Teratai, Kel. Selatpanjang Barat, Kab. Meranti, Riau,pada Rabu (25/4/18) sore.

Ketua Komisi II DPRD Meranti Darwin Swandi, SH M.Hum membenarkan hal itu, yang kebetulan jarak rumah orang tuanya tidak jauh dari keberadaan BTS tersebut, dan menyatakan bahwa hingga malam ini hearing masih berlangsung.

Kita hearing bersama Koinfo Setdakab Meranti dan Dinas terkait, saat ini kita minta mereka untuk meninjau ulang izin dan siapa bos perusahaan yang mengelola tower," ungkapnya. 

Diduga tower base transceive station di lokasi Gg Pelantar 1 tersebut, sebagai penyebab retak- retaknya bagian bangunan rumah milik Siu Ing (51) .

Kepada PorosRiau.Com, Siu Ing, yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang mie itu mengungkapkan, ia menduga tower BTS lah yang menyebabkan retak- retak terhadap rumah miliknya sejak 2 tahun belakangan ini.

Bangunan tower base transceive station, berdiri persis disamping rumah saya, dan dibangun  diatas tanah gambut berair serta padat penduduk, tutur Siu Ing.

Dari pantauan, Rabu (25/4/2018) sore, rumah milik Siu Ing ini merupakan bangunan semi permanen terbuat dari bahan batu dan kayu dengan komposisi, pondasi, lantai dan dinding dibangun menggunakan batu,pada bagian atas menggunakan bahan kayu serta atap seng.

Sekilas tampak seolah tidak ada yang terjadi terhadap rumah tersebut, tetapi setelah diperhatikan dengan cermat, rumah milik Siu Ing ternyata mengalami retak-retak.

Keretakan terjadi mulai bagian depan hingga bagian belakang rumah, persisnya pada bagian pondasi, tiang tembok penghubung antar dinding, bahkan dinding rumah tersebut.

Siu Ing menjelaskan, retaknya bangunan rumah yang telah lama ditempati itu diduga akibat permukaan tanah turun, dan dikaitkan juga dengan keberadaan tower BTS yang dibangun hanya berjarak sekitar 3 meter di samping rumahnya, sembari menunjukkan bagian bawah (pondasi) tower  mulai terlihat menurun.

Kalau musim angin kencang, kata Siu Ing lagi, rumah batu miliknya itu akan terasa bergoyang apabila tower BTS itu bergoyang ditiup angin.

Siu Ing khawatir, kalau kondisi ini terus menerus terjadi, maka rumahnya akan semakin rusak, mungkin saja hal terburuknya tower bisa tumbang lalu menghantam tempat tinggal beberapa warga di kawasan padat penduduk ini.

"Kita berharap pihak tower cepat menanggapi hal ini. Kita takut nanti semakin lama rumah semakin rusak, sekarang kita minta rehab saja," kata Siu Ing.

Guna mendengar langsung tanggapan dari pihak pengelola tower BTS tersebut, Damanik wartawan PorosRiau.com terhubung dengan saudara Hendrik, selaku pengawas BTS, pada Jumat (6/4/2018) siang.

Hendrik mengatakan, hal ini sedah menjadi pembahasan di internal mereka. Namun, memang harus ada proses yang dilalui, sehingga tanggapan atas keluhan warga, tidak bisa secepat layaknya membalik telapak tangan.

Ia menambahkan, terakhir kali berkomunikasi dengan pihak atasan, sudah disepakati bahwa akan dikirim mitra mereka untuk turun ke lapangan.

Nanti, mitra mereka inilah yang akan menghandle, dan melakukan kajian atas retaknya rumah warga tersebut.

Apa yang akan dilakukan terhadap kondisi rumah yang retak ini, ada tim yang akan menilai itu. Mereka akan mengkaji lebih teknis," ujar Hendrik sambil mengatakan tim mereka akan datang ke lokasi nantinya.

Sementara itu, Rival (24) ketika dijumpai pada Jumat (6/4/2018) yang lalu saat sedang bertugas memperbaiki jaringan dilokasi tower BTS  mengatakan, akan melaporkan situasi ini ke pimpinan, meskipun hal ini bukan kewajiban nya, sebab perusahaan tempat ia bekerja hanya mengurus jaringan saja.

Sama halnya dengan penuturan saudara Riyan Purba, saat ditemui dilokasi, pada hari Jumat (6/4/2018)   lalu, menurut pengakuannya, Ia memang sebagai karyawan PT. Satu Nol Micro Sistim, yang mengelola tower  BTS.

Riyan Purba menjanjikan akan melaporkan persoalan ini ke pimpinan, namun hingga berita ini dilansir, belum ada satu pihakpun terlihat turun ke lokasi tower BTS Sungai Juling.(nik)

Editor: Chaviz fernandes

  Berita Terkait
  • Resahkan Warga, Pembangunan Tower Sutet PLN Garuda Sakti - Pasir Putih Diprotes

    9 tahun lalu

    Sejumlah keluhan disampaikan warga, mulai dari tidak adanya sosialisasi, urusan ganti rugi lahan yang tak tuntas hingga keberadaan anggota TNI di lokasi pembangunan tower PLN.

  • Sempena HUT Meranti Ke-X Tahun 2018 Sekda Buka Lomba Balap Sepeda dan Gerak Jalan Santai.

    7 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Hari jadi Kepulauan Meranti Ke-X Tahun 2018, disemarakan dengan berbagai perlombaan yang digelar Pemda bersama Perusahaan Mitra, dalam rangka menghibur masyarakat, seperti

  • Pengurus PKDP Kepulauan Meranti Masa Bakti 2016 - 2021 di Kukuhkan

    8 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, bersama Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Walikota Pariaman Drs. H. Mukhlis Rahman MM menghadiri pengukuhan peng

  • Buka Musrenbang RKPD Kecamatan Rangsang Barat, Sekda : Saya sangat bangga dengan hasil pertanian masyarakat Rangsang Barat.

    7 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Kegiatan Musrenbang Rencana Pembangunan Daerah (RKPD) Tingkat Kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti terus berlanjut, kali ini digelar di Kecamatan Rangsang Barat, kegiat

  • Cian Cui Ajang Promosi Wisata di Meranti

    8 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Hanya tinggal menghitung hari, masyarakat tionghoa diseluruh belahan dunia akan merayakan tahun baru imlek 2569 yang merupakan tahun peruntungan shio anjing tanah.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.