Senin, 18 Mei 2026
Selasa, 21 November 2017 07:29:00

NU: Kami Tak Akan Surut Perangi Radikalisme

Oleh: Redaksi
Selasa, 21 November 2017 07:29:00
BAGIKAN:
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.(Foto/Int)

JAKARTA(POROSRIAU.COM)--Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menegaskan bahwa NU tidak akan surut memerangi radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama Islam.

"Tak peduli orang lain mau bilang apa karena ini juga demi Islam," kata Said Aqil saat konferensi pers menjelang pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konbes NU di Kantor PBNU, Jakarta, Senin.

Munas Alim Ulama dan Konbes NU digelar di Nusa Tenggara Barat tanggal 23-25 November dengan tema Memperkokoh Nilai Kebangsaan Melalui Gerakan Deradikalisasi dan Penguatan Ekonomi Warga. Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka forum permusyawaratan setingkat di bawah muktamar itu.

Menurut Said Aqil, NU bersemangat memerangi radikalisme terorisme yang mengatasnamakan agama Islam karena justru mencoreng wajah Islam sendiri.

"Di Al Quran itu disebutkan tidak ada yang paling jahat melebihi orang yang melakukan kejahatan atas nama Tuhan atau Islam. Itu paling jahat," katanya.

Bahkan, lanjut dia, Nabi Muhammad SAW telah memprediksi bakal munculnya orang-orang yang membaca Al Quran, tetapi tidak paham substansinya sehingga mereka melakukan tindakan yang mereka anggap sesuai tuntunan Islam, padahal sebaliknya.

Ia pun kembali mencontohkan pelaku pembunuhan terhadap khalifah yang juga menantu Nabi Muhammad SAW, Ali bin Abi Thalib, yang menyebut tindakannya itu juga demi Islam.

Jadi, kata Said Aqil, radikalisme terorisme sama sekali bukan ajaran Islam, justru bertentangan dengan ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW.

Menurut dia, Islam moderat, Islam Nusantara, Islam yang ramah yang selama ini dipraktikkan umat Islam Indonesia itulah wajah Islam yang sebenarnya.

"Arab sendiri kini ingin seperti Indonesia. Saya diundang ceramah tentang Islam Nusantara di Al Azhar Mesir dan di hadapan raja Maroko," katanya, dilansir Kontan.co.id.

Tapi, anehnya, kata dia, justru orang-orang Indonesia yang beberapa tahun belajar di Arab, pulang ke Tanah Air bersikap dan bertingkah lebih Arab daripada orang Arab itu sendiri.***

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Kisah Gurkha: Mogok Bertempur karena Adzan dan Takbir

    8 tahun lalu

    Kebanggaan terhadap korps ini sangtlah besar. Sosok pasukan ini begitu diagungkan di Pakistan. Bahkan kegemilangannya selalu ditarik hingga peristiwa kekalahan pasukan Iskandar Zulkarnain, pada masa awal Masehi saat menyerbu wilayah anak benua Asia, yakn

  • Ini Pesan Mendagri, Dalam Raker Gubernur, Bersama Bupati Walikota, Camat dan Lurah, Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa se-Provinsi Riau.

    7 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengikuti Rapat Kerja Gubernur Bersama Bupati Walikota, Camat dan Lurah, Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa Se-Provin

  • Kritik Pedas Aktivis 98: Defisit Triliunan, Tapi Kasur Mewah Rp149 Juta Tetap Kebeli

    9 bulan lalu

    PEKANBARU, POROSRIAU.COM – Sorotan tajam kembali diarahkan kepada Gubernur Riau Abdul Wahid, kali ini terkait pembelian kasur mewah senilai Rp149 juta oleh Biro Umum Sekretariat Daerah Provin

  • 341 Usulan Pemekaran Belum Diproses, Akmal Malik : Jika Padang Pariaman Berniat, Silahkan Ajukan

    9 bulan lalu

    JAKARTA, POROSRIAU.COM - Dirjen Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah (PUOD) Kemendagri Akmal Malik memastikan moratorium pemekaran belum akan dicabut, meski sampai saat ini sudah terdapat 341 d

  • BPBD-Damkar: Pekanbaru Berpotensi Darurat Banjir

    10 tahun lalu

    Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kota Pekanbaru, saat ini ada lima titik banjir pasca hujan lebat yang mengguyur Kota Pekanbaru. Adapun lima titik itu yakni, di Jalan Sakuntala Perumahan Artaya Kecam

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.