Selasa, 21 April 2026
Jumat, 26 Januari 2018 17:02:00

Gaji ASN dan Honorer Gunakan Sistem Non Tunai

Oleh: Deri/Fen
Jumat, 26 Januari 2018 17:02:00
BAGIKAN:
Ilustrasi.(Foto:Int)

BENGKALIS(POROSRIAU.COM) – Mulai tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerapkan sistem Aplikasi Non Tunai Bank Riau Kepri untuk pembayaran gaji ASN, gaji honorer dan insentif.

Transaksi non tunai ini guna mensukseskan program pemerintah pusat berdasarkan Instruksi Presiden No. 10 dan SE Mendagri No. 910/1867/SJ tahun 2017 tanggal 17 April 2017 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai pada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang memiliki keuntungan yakni, terintegrasi, mudah, real-time, dan aman.

Untuk mengaplikasikan sistem non tunai ini, pihak Bank Riau Kepri Cabang Bengkalis telah melakukan audiensi, sekaligus sosialisasi dan simulasi tentang penerapan sistem ini. Seperti dilakukan pada Kamis siang, 25 Januari 2018, simulasi dilakukan di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Bengkalis.

Pada kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri langsung Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kabupaten Bengkalis Johansyah Syafri, Kabid Sumber Daya Komunikasi dan Informasi Adi Sutrisno, Kabid Statistik, Nikmatullah, Kabid Pengelolaan Berbasis Elektronik Basri, serta sejumlah staf.

Plt Diskominfotik mengatakan menyambut baik akan dilaksanakan pembayaran non tunai untuk meningkatkan tata kelola manajemen pemerintahan yang lebih baik kedepannya.

“Transaksi non Tunai ini sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam meminimalisir kekurangan dan kesalahan karena bersifat transparan dan akuntabel,” ungkap Johansyah.

Johansyah mengapresasi langkah pemerintah pusat dengan menerapkan transaksi non tunai karena hak-hak pegawai itu langsung kepada yang bersangkutan. Selain itu, kata dia, suka tidak suka transaksi non tunai harus dijalankan, karena intruksi ini langsung dari pemerintah pusat.

“Semua SKPD, pegawai, dan pegawai honorer tidak lagi memegang uang pada saat keluar, hanya memegang kartu ATM, jadi kalau yang malas ke bank untuk menarik uang itu resikonya sendiri,” ungkapnya.(der)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Pegawai Honor Tuntut Janji Walikota

    10 tahun lalu

    Memang nasib orang kecil, selalu di bohongi dengan janji. setelah duduk semua janji diingkari . sang Dewa yang peduli dan beri solusi kini ingkar ...." .

  • Inilah 10 Fakta Menyedihkan Guru Budi Tewas Dipukul Muridnya Sendiri

    8 tahun lalu

    Kematian Ahmad Budi Cahyono, guru honorer di SMAN 1 Torjun, Madura setelah dianiaya siswanya sendiri membuka mata banyak pihak terkait kekerasan dalam dunia pendidikan.

  • Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti

    9 tahun lalu

    SELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20

  • Pemberhentian Seluruh Honorer di Pemkab Kuansing, Pelayanan Publik Terganggu

    9 tahun lalu

    TELUK KUANTAN(POROSRIAU.COM) - Setelah diberhentikannya seluruh pegawai honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, sejak Kamis (5/1/2017) lalu, otomatis pelayanan publik sedikit terganggu, terutama di tempat-tempat pelayanan vital, seper

  • Bila Hakim Kembali Jadi PNS

    9 tahun lalu

    Dalam Kuliah umum bertajuk Urgensi Keterlibatan Komisi Yudisial dalam RUU Jabatan Hakim di Aula Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan, Kamis (02/03) Ketua Komisi Yudisial (KY) Aidul Fitriciada Azhari menyatakan bahwa dalam RUU Jabatan Hakim

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.