Jumat, 20 Januari 2017 13:58:00
Tongkang SPBB Milik H Edy Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia
Oleh: Redaksi
Jumat, 20 Januari 2017 13:58:00
INHIL(POROSRIAU.COM)--Kebakaran tongkang SPBB (Stasiun Pengisian Bahan Bakar) PT Era Mandiri yang berisikan minyak solar yang mengakibatkan 1 orang korban meninggal dunia dan 1 orang menderita luka dan dirawat di RSUD Puri Tongkang SPBB Terbakar, Satu Orang Meninggal Dunia Tembilahan. Kamis (19/1) pukul 14.30 Wib.
Korban meninggal dunia Adalah Faisal, umur 48 tahun, pekerjaan Swasta, Alamat Jalan Batang Tuaka Gang Abadi Kelurahan Tembilahan Kota Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, sedangkan korban yang mengalami luka adalah Mat Ali, umur 43 tahun, pekerjaan swasta, alamat Parit 7 Desa Sungai Perak Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (bengkak pada bagian punggung dan dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan).
Pemilik Tongkang SPBB adalah H.EDY, umur 45 tahun, pekerjaan Swasta, alamat Jalan Subrantas Tembilahan Hilir Kab. Inhil
Kejadian terbakarnya tongkang SPBB ini bermula saat korban Faisal dan Mat Ali melakukan aktivitas sehari hari yaitu memperbaiki tiang pancang yang sudah mulai hancur dengan menggunakan peralatan pengelasan, ketika pekerjaan pengelasan sedang berlangsung, tiba - tiba api yang terpercik dari dari pekerjaan pengelasan tersebut menyambar tabung gas elpiji 12 kg sehingga tabung tersebut meledak, dan memyebabkan korban Faisal terpelanting keatas dan jatuh dengan posisi kepala korban membentur lantai. Semetara korban Mat Ali yang berada di lokasi kejadian tertimpa puing puing besi yang terpelanting akibat ledakan.
Dikutip dari Tb news, Ledakan tabung elpiji tersebut menimbulkan api dan membesar sehingga menyebabkan sebagian badan tongkang terbakar. Kebakaran tersebut dapat dipadamkan pada pukul 16.30 WIB, setelah datang bantuan alat pemadam kebakaran dari BPBD Kab. Inhil.
Dikutip dari Tb news, Sementara korban Faisal yang mengalami luka pada bagian kepala akibat benturan setelah terpelanting akibat ledakan segera dilarikan ke RSUD Puri Husada namun dalam perjalanan ke rumah sakit, korban tak dapat diselamatkan dan meninggal dunia dan saat ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka, sedangkan korban Mat Ali mengalami pembengkakan pada bagian punggung dan menjalani perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan.
Kapolres Inhil melalui Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Gubtur Aryo Tejo, Sik. MM membenarkan kejadian ini. " Benar telah terjadi kebakaran SPBB. Dari kejadi tersebut satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka. Saat ini sudah dalam penanganan Sat Reskrim Polres Inhil ", jelas Guntur saat dikonfirmasi diruangannya.
Kerugian materi atas kejadian tersebut belum dapat ditaksir dan sudah ditangani Sat Reskrim Polres Inhil. (RED).
Editor: Chaviz
Jika Langgar Aturan, Wabup Tak Segan Copot Jabatan Pegawai
10 tahun laluMERANTI (PR) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H. Said Hasyim serius melihat dan mengamati prilaku pegawai dilingkungan Pemkab. Meranti, dirinya tak ingin kerusuhan di Meranti yang terjadi baru-baru ini terulang, dan ditakutkan kerusuhan justru t
Masjid 60 Kurang Aso Wisata Religi Solok Selatan
10 tahun laluPada masa lalu, di daerah Solok Selatan terdapat sebuah Kerajaan penting. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu namanya. Hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih terpelihara dengan baik
AJI Dan ICCO Cooperation Gelar Media Briefing Sehari
9 tahun laluAliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Pekanbaru bekerjasama dengan ICCO Cooperation akan menggelar Media Briefing Sehari pada Kamis, 3 Agustus.
Guna Penyegaran dan Promosi ASN, Bupati Meranti Lantik 45 Pejabat Eselon II, III dan IV
8 tahun laluBupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si melakukan mutasi dan pengangkatan 45 orang Pejabat Struktural Eselon II, III dan IV, dilingkungan Pemkab. Meranti, dalam rangka pembinaan, penyegaran dan promosi dikalangan PNS, yang berlangsung di Aula Afifa Sp
Data Terbaru BNPB: Korban Meninggal Akibat Gempa Lombok 108 Orang, Sejumlah Desa Masih Terisolir
8 tahun laluHingga pukul 12:00 Wita, Selasa (7/8), korban meninggal akibat gempa di Lombok menjadi 108 orang, dan korban luka sebanyak 134 orang. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, Selasa (7/8).









