Minggu, 19 April 2026
Rabu, 30 Agustus 2017 08:19:00

Donald Trump Ancam Korut Pasca Rudal Lintasi Jepang

Oleh: Redaksi
Rabu, 30 Agustus 2017 08:19:00
BAGIKAN:
int
Donald Trump

 POROSRIAU.COM--Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memberi peringatan kepada Pyongyang pasca peluncuran rudal balistik dari negara itu yang melintasi Jepang. 

"Tindakan mengancam yang menimbulkan ketidakstabilan hanya meningkatkan isolasi terhadap rezim Korea Utara di regional dan diantara seluruh negara di dunia, " jelas Trump, Selasa (29/8), dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan Gedung Putih.

"Semua pilihan ada di meja."

Dengan pernyataan ini, Washington menyiratkan bukan tak mungkin mereka pun akan melakukan serangan militer serupa.

Tes peluncuran rudal oleh Korut ini telah meningkatkan kewaspadaan dan kemarahan Tokyo. Namun, tindakan ini disebut Korea Utara sebagai "tindakan balasan yang sulit" dalam usaha membela haknya terhadap apa yang mereka sebut agresi AS.

Korut menuding adanya aksi agresi militer, lantaran AS dan Korsel melakukan latihan militer gabungan di dekat perbatasan Korut-Korsel. Sebelumnya, disebutkan AFP bahwa Washington berulang kali dari meminta Korut untuk datang ke meja perundingan.

Trump menyebutkan bahwa dunia, "telah menerima pesan terakhir Korea Utara dengan jelas dan jernih: rezim tersebut memberi sinyal penghinaannya kepada negara tetangga, terhadap seluruh anggota PBB, dan terhadap standar aksi internasional minimal yang bisa diterima."

Pernyataan ini menjadi penekanan atas peringatan Trump sebelumnya yang menyebutkan kemungkinan tindakan militer dari Washington untuk menyelesaikan krisis yang sedang berlangsung.

Sebelumnya Trump sempat melontarkan ancaman serupa terkait aksi Pyongyang yang melakukan dua uji coba rudal balistik jarak jauh bulan lalu. Rudal ini jatuh di perairan sekitar Guam yang merupakan wilayah AS.

Peluncuran balistik ini sebagai unjuk gigi Pyongyang akan kemampuannya menghancurkan pusat penerbangan AS di Asia tersebut.

Sementara itu, Pentagon melaporkan bahwa misil balistik yang ditembakkan Korut dan melintasi Jepang, Selasa (29/8) lalu, tidak membahayakan wilayah AS. Misil balistik tersebut merupakan roket berskala medium.

"Pusat Komando Pertahanan Aeronautika Amerika Utara menyatakan peluncuran misil balistik ini tidak mengancam Amerika Utara. Komando AS Pasifik (juga) menyatakan peluncuran rudal balistik ini tidak mengancam Guam." (cnn)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Donald Trump Ancam Hancurkan Korea Utara

    9 tahun lalu

    Dalam penampilan pertamanya di panggung Debat Umum sejak terpilih menjadi presiden AS awal tahun ini, Trump menyatakan ambisi Korut dalam mengembangkan senjata Nuklir dan peluru kendali jarak jauh merupakan ancaman bagi keamanan dunia.

  • Merasa Dihina Trump, Kim Jong Un Murka

    9 tahun lalu

    Dalam pernyataan tersebut, Kim mengatakan Korea Utara akan membuat pemimpin AS membayar mahal untuk pidatonya.

  • Korut Klaim Donald Trump Sudah Umumkan Pernyataan Perang

    9 tahun lalu

    Saat berbicara di New York, Menteri Luar Negeri Korut, Ri Yong Ho, mengatakan, militer Korut sekarang berhak untuk menembak jatuh pesawat-pesawat pengebom AS meski pesawat tersebut berada di luar wilayah udara Korut.

  • Korut Rayakan Uji Coba Rudal Yang Bisa Hancurkan Daratan AS

    8 tahun lalu

    POROSRIAU.COM--Korea Utara ‘berpesta’ setelah sukses meluncurkan rudal penjelajah jarak jauhnya. Untuk merayakan kesuksesan peluncuran itu, koran Rodong Sinmun milik Partai Pekerja Kore

  • Mata-Mata AS: Korut Sedang Bikin Rudal Balistik Antarbenua Baru

    8 tahun lalu

    Agen mata-mata Amerika Serikat (AS) melihat tanda-tanda bahwa Korea Utara (Korut) sedang membangun rudal balistik antarbenua (ICBM) baru. Lokasinya di sebuah pabrik yang menghasilkan ICBM pertama yang mampu mencapai wilayah AS.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.