Jumat, 05 Juni 2026
  • Home
  • NASIONAL
  • Teroris Wanita Bunuh Diri di Rutan Polda Metro Jaya
Rabu, 20 Maret 2019 22:12:00

Teroris Wanita Bunuh Diri di Rutan Polda Metro Jaya

Rabu, 20 Maret 2019 22:12:00
BAGIKAN:
JAKARTA (POROSRIAU.COM) - Salah satu terduga teroris berinisial Y alias Khodijah (39) tewas usai melakukan aksi bunuh diri di dalam Rutan Polda Metro Jaya pada Senin (18/3) lalu.
 
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku sempat dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur sebelum menghembuskan napas terakhir.
 
“Diduga meminum cairan pembersih saat di tahanan,” kata Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (20/3).
 
Saat ini, petugas masih berusaha mengidentifikasi zat kimia apa yang masuk ke dalam tubuh hingga menyebabkan kematian.
 
Dedi menambahkan, teroris wanita yang ditangkap di Klaten, Jawa Tengah itu memang memiliki militansi kuat. Sama seperti rekannya di Sibolga, Sumatera Utara yang memilih bom bunuh diri ketimbang menyerah.
 
Jenderal bintang satu ini juga menyebut, Y sengaja ingin mengakhiri hidupnya. Berdasarkan pemahaman kelompok teroris yang selama ini ditangkap, bunuh diri dalam rangka melawan aparat yang disebut sebagai tagut diyakini sebagai syahid dan dijamin masuk surga.
 
"Yang bersangkutan memang bunuh diri karena mungkin memang tidak bisa melakukan perlawanan yang dalam (kepada aparat)," ucapnya.
 
Seperti yang dikatakan Dedi sebelumnya, terduga teroris wanita biasanya memiliki militansi yang lebih tinggi. Mereka rela meninggalkan keluarga, mengorbankan harta, bahkan nyawanya untuk aksi yang mereka sebut sebagai jihad.
 
Jadi mereka itu keinginannya memang sesegera mungkin mati syahid masuk surga keyakinannya. Keinginan itu sangat besar. Sama seperti di Sibolga (istri Husain alias Abu Hamzah yang memilih meledakkan diri saat dikepung Densus 88)," sambung Dedi.
 
Diketahui, Y alias Khodijah ditangkap di Klaten, Jawa Tengah pada Kamis 14 Maret 2019 sore. Dia diduga terlibat dalam kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Husain alias Abu Hamzah. **
 
 
  Berita Terkait
  • Terungkap! Ini Isi Surat Wasiat Calon Pengantin Bom Bekasi

    10 tahun lalu

    POROSRIAU.COM – DYN terduga teroris wanita 27 tahun ini telah siap menjadi “pengantin” bom. Ia menyampaikan hal itu melalui surat wasiat yang ditujukan ke suaminya. Namun

  • Usai Bunuh Selingkuhan Lantaran Diejek Lemah Syahwat, Pria Ini Bacok Istri

    9 tahun lalu

    Menurut keterangan Jonny kepada polisi, dia membunuh Vera terjadi karena sakit hati setelah diejek lemah syahwat. Ejekan itu muncul setelah berhubungan badan di kontrakan

  • Hari ini Ahok Jalani Pemeriksaan di Bareskrim Terkait Dugaan Penistaan Agama

    10 tahun lalu

    Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hari ini akan menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Ahok diperiksa terkait laporan dugaan penistaan agama saat dirinya bertemu dengan warga di Kepulauan Seribu pada Rabu (30/9) lalu.

  • Polisi Benarkan Mario Teguh dan Ario Kiswinar Sudah Tes DNA

    10 tahun lalu

    Diam-diam Mario Teguh dan Kiswinar sudah melakukan tes DNA. Tes tersebut dilakukan pada Selasa 8 November 2016 di Rumah Sakit Polri Sukanto, Kramatjati, Jakarta Timur. Menurut Ferry Amarhosea, kuasa hukum Kiswinar dan Ariyani, pemeriksaan tersebut dilakuk

  • Dahsyat ! Daya Ledak Bom yang Ditemukan di Bekasi Lebih Besar dari TNT

    10 tahun lalu

    POROSRIAU.COM-- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Kombes Pol Rikwanto mengatakan, bom yang ditemukan di Perum Bintara Jaya, Kota Bekasi, memiliki daya ledak yang besar. Bom rakitan tersebut diletakkan di dalam rice cooker.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.