Selasa, 02 Juni 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Fogging Dijadikan Lahan Bisnis, Warga Villa Padma Kecewa
Minggu, 30 Juli 2017 10:45:00

Fogging Dijadikan Lahan Bisnis, Warga Villa Padma Kecewa

Oleh: viz
Minggu, 30 Juli 2017 10:45:00
BAGIKAN:
Int
Ilustrasi gambar Fogging.

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Menyebarnya nyamuk Aedes Aegepty yang membawa wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) perlu dicegah, salah satunya dengan penyemprotan atau fogging. Namun hal tersebut dijadikansebagai lahan bisnis oleh sekelompok pemuda.

Seperti yang terjadi di perum Villa Padma, Umban Sari Atas, Rumbai. Warga mengaku resah dengan pemberantasan nyamuk Aedes Aegeptya dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tidak tau asal-usulnya dengan meminta sejumlah uang.

Salah seorang warga, Fauzan Warga perum Villa Padma mengatakan, dirinya merasa resah dengan kegiatan fooging yang meminta uang tersebut. Padahal, menurutnya kegiatan fooging yang resmi sama sekali tidak diperkenankan untuk meminta uang dari warga.

“Tiba-tiba datang seorang pemuda langsung meminta uang Rp 10.000. Padahal kegiatan fooging yang dilakukannya itu juga asal-asal, alias asal nyemprot. Setelah ditanya, mereka tidak menjawab darimana,” ungkapnya kepada Porosriau.com, Jumat(28/7).   

Hal yang sama diungkapkan  Erwin yang juga warga Perum Villa Padma, selain melakukan pungutan kepada warga sebesar Rp10 ribu hingga Rp 20 ribu per rumah, kualitas fogging tersebut juga dipertanyakan.

Sementara itu, salahsatu perangkat Kelurahan Umban Sari Mahendra menjelaskan, proses fogging tersebut harus ada izin dari pihak Kelurahan dan Rukun Tetangga (RT) setempat, termasuk dari Dinas terkait.

" Harus ada izin dari Kelurahan, RT dan dinas terkait, tidak bisa seperti itu," pungkasnya.(viz)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Warga Terkejut, Penggantian Meteran Dilakukan Tanpa Ada Sosialisasi Oleh PLN

    10 tahun lalu

    Pergantian meteran listrik yang dilakukan PLN Rayon Rumbai terus berlanjut. Namun warga merasa kecewa lantaran penggantian meteran dari Glomet ke Itron itu sama sekali belum disosialisasikan ke warga.

  • Kelahiran Generasi Z, Kematian Media Cetak

    9 tahun lalu

    Di Indonesia, melihat kehadiran internet secara komersial di sini pada 1994, bisa dibilang Generasi Z adalah mereka yang lahir medio 1990-an hingga medio 2000-an.

  • Wakil Bupati Meranti Buka Musrenbang Kec. Rangsang, Himpun Program Prioritas Kecamatan

    8 tahun lalu

    MERANTI(POROSRIAU.COM) - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim bersama Ketua DPRD H. Fauzy Hasan, mengikuti kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Rangsang (Musrenbang), kegiatan

  • Bupati Bersama Warga Sungai Tohor Gelar Sukuran

    10 tahun lalu

    Meranti(POROSRIAU.com) - Seiring di cabutnya izin pengelolaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. Lestari Unggul Makmur (LUM) seluas 10.390 Ha, oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI diwilayah Kecamatan Tebing Tinggi Timur (3 T), Bupati Meranti H. Ir

  • Hadiah Istimewa DR H Firdaus MT di Perayaan Hari Jadi Kota Pekanbaru Ke 234

    8 tahun lalu

    PEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus ST MT yang tengah menjalani masa cuti kampanye Pilgub Riau, punya hadiah istimewa bagi warga Kota Pekanbaru. Hadiahnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana akan melaunching perkantoran b

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.