Senin, 25 Mei 2026
  • Home
  • PEKANBARU
  • Gubernur Riau Ingin Manfaatkan Area Bekas Karhutla Untuk Kebun Jagung
Sabtu, 18 Februari 2017 15:44:00

Gubernur Riau Ingin Manfaatkan Area Bekas Karhutla Untuk Kebun Jagung

Oleh: Redaksi
Sabtu, 18 Februari 2017 15:44:00
BAGIKAN:
int
Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Gubernur Riau mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden melalui Menteri Pertanian dan berupaya agar bisa melakukan ekspor seperti yang sudah dilakukan di perbatasan dengan Papua Nugini.

"Kita mendukung program ini, dan kita harapkan Pelalawan misalnya, juga mampu untuk melakukan ekspor jagung. Saat ini bahkan sudah ada perusahaan yang akan mendukung untuk ekspor ke luar negeri," ujar Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman saat ditemui di VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Jumat, seperti dilansir Antara riau.

Gubri juga menjelaskan bahwa Menteri Pertanian sebut Riau memiliki potensi dan peluang yang besar untuk bisa mengekspor jagung dan padi karena memiliki akses dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura, bahkan Mentan menyarankan untuk membuka 100 ribu hektare lahan jagung.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa lahan yang akan ditanami merupakan lahan open access yang diganggu oleh pelaku perusak hutan, akan diambil oleh Pemprov Riau untuk ditanami jagung.

Selain memanfaatkan lahan open access, nantinya Gubri juga berencana untuk menggunakan lahan gambut, jika nantinya memungkinkan untuk ditanami jagung. Sehingga bisa memperluas areal penanaman.

"Yang jelas ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi kebakaran hutan lahan, Pangdam bahkan sudah mencoba cara ini di Siak, Kampar, Rangsang dan Meranti," ujarnya.

Gubri juga merencanakan akan menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota serta kementerian terkait tentang bagaimana mapping di daerah, yang nantinya akan diikuti regulasi dengan perda sehingga tidak ada isu alih fungsi lahan.

"Kita himbau masyarakat untuk bisa menanam jagung, karena merupakan kebanggaan jika kita yang selama ini mengimpor bisa mengekspor jagung dan juga padi," ujarnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa ini juga memerlukan sinergitas dan kerjasama semua pihak terkait seperti dukungan pemerintah pusat, menteri terkait, TNI dan Polda.***

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Menteri Pertanian Tanam Jagung di Kebun PTPN V

    9 tahun lalu

    BANGKINANG(POROSRIAU.COM)--Guna mewujudkan swasembada pangan menuju masyarakat sejahtera, mandiri, aman, dan damai TNI, Pemerintah Provinsi Riau, dan PTPN V melaksanakan Penanaman Jagung Perdana di lokasi perkebunan sawit PTPN V Desa Sei Galuh Kecamatan T

  • Akhirnya GM PLN Setujui Pembongkaran Gudang Milik PLN Di Area WFC

    9 tahun lalu

    Azis mengatakan, tujuan saya membongkar gudang tersebut adalah agar tata letak dan keindahan kota Bangkinang terlihat indah dan bagus

  • Jemput Bola Kejar Dana APBN, Wakil Bupati Dan Ketua DPRD Meranti Beserta Kepala Desa Sambangi Beberapa Kementrian

    8 tahun lalu

    Kondisi APBD Kepulauan Meranti yang terus menurun kini berkisar diangka 1.1 Triliun rupiah dinilai tak cukup untuk menggesa pembangunan Kabupaten dalam rangka mengejar ketertinggalan, apalagi sebagai Kabupaten baru yang masih seumur jagung.

  • Ini Pesan Mendagri, Dalam Raker Gubernur, Bersama Bupati Walikota, Camat dan Lurah, Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa se-Provinsi Riau.

    7 tahun lalu

    PEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengikuti Rapat Kerja Gubernur Bersama Bupati Walikota, Camat dan Lurah, Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa Se-Provin

  • Bupati Bengkalis Ikuti Rakornas Karhutla di Istana Presiden Jakarta

    9 tahun lalu

    BENGKALIS(POROSRIAU.COM) - Bupati Bengkalis Amril Mukminin bersama kepala daerah yang selama ini rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (23/1/2017) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Karhutla di Istana Presiden, Jakarta.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.