Kamis, 10 Agustus 2017 11:14:00
Pemerintah Banyak Program, Tapi Masih Banyak Warga Miskin Terlantar
Oleh: Eza
Kamis, 10 Agustus 2017 11:14:00
Nofrizal: 'Sosialisasi Minim'
PEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Banyak sekali program Pemerintah memiliki tujuan untuk mensejahterakan masyarakat, kenyataan dilapangan sampai saat ini masih saja banyak di temukan warga miskin yang tidak Terakomodir, salah satunya ditemui di Kecamatan Simpang Tiga, Mak boy (84) yang mesti menggantungkan hidupnya dengan belas kasihan orang lain karena kondisi ekonomi yang memprihatinkan.
Padahal, Pemerintah pusat memiliki banyak program dalam mensejahterakan rakyat sebut saja dari program Kartu Indonesia Sejahtera (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Hanya saja, program tersebut justru sering tidak tetap sasaran karena minimnya informasi yang diterima masyarakat.
Menyikapi kondisi ini, Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Ir Nofrizal MM mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat diminta untuk rutin memberikan edukasi kepada masyarakat, karena banyak warga yang tidak paham dan mengetahuinya. Mak Boy mungkin salah satunya, sehingga beliau hanya bisa pasrah dan tidak bisa berbuat banyak.
“Banyak program yang dibuat oleh pemerintah untuk masyarakat, namun sosialisasinya dirasa kurang seperti peralihan dana bantuan langsung tunai (BLT) atau beras miskin (Raskin). Padahal sosialisasi bisa dilakukan secara sederhana, melalui pemasangan sanduk atau baliho ke pemukiman masyarakat,” demikian disampaikan Ir Nofrizal saat di jumpai dikantornya, Kamis (10/8)
Nofrizal mengakui masyarakat seperti Mak Boy ini seharusnya menjadi prioritas utama Pemko Pekanbaru. Melihat kondisi beliau, wajar saja jika Mak Boy dan keluarga mendapat bantuan dari pemerintah tanpa harus bersandar kepada belas kasihan warga agar kehidupan beliau bisa lebih terjamin.
" Memang banyak program Pemerintah baik datang dari Pusat dan Kota tujuannya Mensejahterakan masyarakat, tapi banyak juga kelemahannya karena sosialisasi yang minim sehingga program itu tidak berjalan semestinya, sehingga program ini tidak terlaksana sepenuhnya," jelas Nofrizal.
Nofrizal menegaskan agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Pendidikan agar gencar melakukan sosialisasi terkait upaya Mensejahterakan masyarakat yang berkaitan dengan Program Pusat yang diterima masyarakat dalam hal ini Kartu Indonesia Sehat (KIS).
" jika sosialisasi berjalan jelas masyarakat miskin akan berkurang dan tentunya jika tepat sasaran," pangkas Nofrizal. (Eza)
Editor: Chaviz
Sukses Bangun Pekanbaru, Warga Rumbai Pesisir Dukung Firdaus Gubernur Riau
8 tahun laluPEKANBARU (POROSRIAU.COM) - Warga Lembah Sari, Rumbai Pesisir mengungkapkan suara hatinya tentang pembangunan di sekitar tempat tinggal mereka yang demikian pesat.
Perdagangan Manusia Terbesar Di Timur Tengah Berhasil Terungkap
7 tahun laluMabes Polri tengah memproses delapan orang yang diduga terlibat dalam kasus dugaan perdagangan sekitar 1.200 orang ke negara-negara di Timur Tengah sebagai tenaga kerja ilegal.
Keluh Kesah Terkait Zonasi, Hingga Viral di Medsos Netizen Dumai
7 tahun laluDUMAI (POROSRIAU.COM) – Sejak berakhirnya penutupan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SLTA pada tanggal 8 Juli 2019, banyak kalangan dari orangtua calon siswa Kota Dumai berkeluh k
BISA Komitmen Tingkatkan Pendidikan serta Pelayanan Publik
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Dalam pelaksanaan kampanye pasangan calon (Paslon) Wakil Walikota Pekanbaru, Said Usman Abdullah nomor urut 5 di RW 10 Kelurahan Sidomulyo Barat Kecamatan Tampan. Berbagai masukan dan keluhan yang disampaikan warga dihadapan pas
Peternak Sapi dan Kambing di Rumbai Tak Pernah Tersentuh Pemerintah
9 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM)-- Lagi-lagi ditemukan warga Rumbai yang merasa di anak tirikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Kali ini warga yang tinggal di RT 03 RW 06 Kelurahan Umban Sari Kecamatan Rumbai mengaku tidak pernah sekalipun mendapat perhat









