Jumat, 23 Agustus 2019
  • Home
  • PEKANBARU
  • Perkuliahan Lumpuh, Ribuan Mahasiswa Fisip UNRI Turun Gunung
Selasa, 11 April 2017 14:39:00

Perkuliahan Lumpuh, Ribuan Mahasiswa Fisip UNRI Turun Gunung

Oleh: Redaksi
Selasa, 11 April 2017 14:39:00
Desak Rektor Turunkan Dekan Fisip dan Kabinet Mundur
BAGIKAN:
wiriyantoaswir
Ribuan Mahasiswa dan seluruh kelembagaan yang ada di FISIP melakukan aksi unjuk rasa didepan Dekanat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau.

PEKANBARU(POROSRIAU.COM)--Senin, 10 April 2017  Ribuan Mahasiswa dan seluruh kelembagaan yang ada di FISIP melakukan aksi unjuk rasa didepan Dekanat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau. Aksi yang tidak kunjung redam sejak seminggu yang lalu mencapai simpati seluruh civitas akademika Fisip UNRI.

Seluruh aktifitas perkuliahan lumpuh, karena disertai aksi boikot Mahasiwa FISIP. Mahasiswa yang melakukan boikot perkuliahan  turut bergabung dalam aksi unjuk rasa didepan Dekanat.hal ini dikarenakan terdapatnya dugaan penyelewengan dihampir seluruh bidang dari fasilitas kampus,pelayanan wisuda,penggelapan dana kelembagaan kemahasiswaan,jual beli nilai oleh oknum dosen,serta dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswi,ancaman bunuh terhadap demonstran,serta pengerahan polisi dan sejumlah kontak fisik dengan pihak keamanan yang dipandang mempermalukan civitas akademika fisip unri.

Mahasiswa menuntut dekan fisip, syafri harto untuk segera mundur dari jabatannya. Ini tidak terlepas dari ketidak becusan pak syafri harto dalam memimpin fakultas, tidak adanya transparansi anggaran, adanya indikasi praktek korupsi, pelecehan seksual dikampus, jual beli nilai dan bahkan ancaman pembunuhan bagi mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasinya” kata Niko Ardian yang bertindak sebagai Korlap dalam orasinya.

  “Aksi ini merupakan aksi susulan setelah mahasiswa fisip dan seluruh kelembagaan beberapa kali menyampaikan aspirasi dan tuntutannya, namun,pihak dekanat tidak juga mengindahkan tuntutan para mahasiswa” ujar Riki Prayogi Waketum BLM FISIP.

Sempat terjadi kericuhan yang dipicu oleh adanya aparat kepolisian yang memasuki kampus FISIP. ini membuat massa aksi pada waktu itu terpancing emosi.

“Mengapa pak polisi ada disini ? Kami ingin berjumpa “ayah” kami saja kok dihalang-halangi, dekan itu katanya “ayah” di “FISIP Rumah Kita, kenapa kami diperlakukan seperti ini” teriak Ichwan Nurfadillah dalam orasinya.

Aksi ini akan berlanjut pada hari Selasa (11 April 2017) “Mahasiswa dan Seluruh Kelembagaan di FISIP tidak akan menghentikan gerakan boikot ini dan akan  berlanjut hingga Syafri Harto mundur dari jabatannya” Tegas Niko Ardian.

Gerakan yang dimulai sejak seminggu yang lalu semakin menampik perhatian publik dikarenakan bertele telenya pihak dekanat dalam menyelesaikan pelbagai persoalan di kampus Unri,terlihat seluruh Pimpinan kelembagaan menandatangani kesepakatan yang menuntut Syafri Harto yang dipandang otoriter,angkuh dan arogan tidak lagi mampu memimpin fakultas yang justru menyandang prediket kampus wadah diajarkannya nilai nilai demokrasi.

Rusaknya Fasilitas,yang terlihat justru terjadi karena pihak keamanan yang dibantu 2 pletob pihak kepolisian sama sekali tidak mengijinkan demonstran kelembagaan masuk menemui pihak dekanat,ditambah dengan pemukulan sejumlah mahasiswa oleh aparat keamanan dan aksi dorong mendorong yang diprovokasi oleh pihak keamanan membuat sejumlah fasilitas justru rusak parah,terlihat sejumlah polisi bersenjata laras panjang yang semakin menunjukkan diperkosanya demokrasi di kampus yang justru mengajarkan nilai nilai demokrasi yang menyebabkan korupsi merajalela.

Berlanjut ke Rektorat

Ribuan mahasiswa fisip unri yang telah menunaikan solat zuhur melanjutkan longmarch dari kampus fisip menuju rektorat,terlihat suasana semakin riuh sembari bergabungnya hampir sebagian besar civitas akademika di dalam barisan kepembagaan mahasiswa,akan tetapi sempat terjadi sejumlah pertanyaan mengingat gubernur Bem yang tidak lagi terlihat hingga saat berita ini diterbitkan belum adanya sejumlah klarifikasi.

Syafsan selaku Wakil Rektor 3 yang baru saja menggantikan Syafrial yang sempat turun jabatan beberapa bulan lalu menerima ribuan demonstran yang selesai menyatakan pernyataan sikap,terlihat massa yang jumlahnya memenuhi halaman lobby rektorat terlihat sangat tertib dalam membcakan pernyataan sikap ,yang langsung ditanggapi oleh Syafsan,dan akan segera mengadakan rapat lanjutan menimbang akso yang telah terjadi selama seminggu lebih kini menyebabkan LUmpuhnya aktifotas perkuliahan.

Hingga berita ini diturunkan,korlap aksi kelembagaan dan seluruh kordum telah menandatangani kesepakatan akan tetap memperjuangkan aksi hingga dekan beserta jajaran meletakkan jabatannya.GUbma Fisip dan korlap yang telah menandatangani petisi sempat menyampaikan agar seluruh mahasiswa fisip dapat merapatkan barisan agar tidak adanya penyusup yang mencoba menggembosi gerakan yang telah sulit dibangun sejak lama ,sebab,menggerakkan ribuan mahasiswa ini membuktikan hampir seluruh mahasiswa Fisip telah menitipkan perjuangannya kepada Kelembagaan,hal yang ditakutkan nanti bila tuntutan ini tidak diperjuangkan oleh Bem dan seluruh kelembagaan tentunya kepercayaan menjadi sangat berkurang ,dan hal hal yang tidak diinginkan dapat terjadi,untuk itu dekan selekasnya letakkan jabatan,ungkap Fikri.( wiriyantoaswir)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Salut !! Mahasiswa Dumai, Gotong Royong Bersihkan Pantai Rupat Utara

    3 tahun lalu

    Menikmati liburan panjang masa perkuliahan di kampus, tidak semata-mata membuat sebahagian mahasiswa untuk bersantai dan bermalas-malasan. Justru liburan ini membuat mereka tergerak untuk bisa lebih produktif dikampung halaman. Banyak hal-hal kecil yang d

  • Ungku Saliah, Kakek Berkopiah di Sejumlah Rumah Makan Padang

    2 tahun lalu

    KESAKTIANNYA jadi buah bibir urang awak. Dipercaya membawa keberuntungan, potret Ungku Saliah kerap dijumpai di rumah makan Padang. Fenomena ini pun diangkat sejumlah mahasiswa dalam skripsinya.

  • Mahasiswa FISIP UR Gelar Aksi Pengumpulan Tanda Tangan

    2 tahun lalu

    Menanggapi banyaknya fakta yang terkuak terkait Dekan FISIP UR beserta jajarannya, mahasiswa FISIP UR melakukan aksi lanjutan berupa Aksi Solidaritas Mahasiswa FISIP UR, dengan mengumpulkan tanda tangan mahasiswa FISIP UR sebagai bentuk dukungan untuk men

  • Kembangkan Ilmu Ekonomi Kreatif kepada Masyarakat, Mursini: Saya Mengapresiasi Kegiatan KKN UGM

    tahun lalu

    Bupati Kuansing Drs.H.Mursini,M.Si Kamis (09/08/2018) menghadiri kegiatan pelepasan mahasiswa Universitas Gajah Mada Yogyakarta yang sudah melakukan kuliah kerja nyata (KKN) di wilayah Kecamatan Gunung Toar. Kegiatan yang dilaksanakan di Pendopo Rumah Din

  • Masjid 60 Kurang Aso Wisata Religi Solok Selatan

    3 tahun lalu

    Pada masa lalu, di daerah Solok Selatan terdapat sebuah Kerajaan penting. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu namanya. Hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih terpelihara dengan baik

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2019 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.