Jumat, 10 Juli 2020
  • Home
  • PERISTIWA
  • Buaya Telan Bocah 7 Tahun di Waemangit, Begini Ceritanya
Sabtu, 11 April 2020 17:36:00

Buaya Telan Bocah 7 Tahun di Waemangit, Begini Ceritanya

Sabtu, 11 April 2020 17:36:00
BAGIKAN:
Tribun-maluku.com.
POROSRIAU.COM - Bocah 7 tahun (KH) asal Desa Waemangit, Kecamatan Airbuaya, Kabupaten Buru, Maluku ditemukan tewas dimakan buaya.
 
Tubuh bocah malang ini ditemukan di dalam perut buaya setelah buaya ganas berukuran 4,10 meter itu berhasil dilumpuhkan dengan cara ditembak pada pukul 18.00 WIT, Kamis sore (9/4/2020).
 
Informasi yang dihimpun, sehari sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat bersama rekan sebayanya mandi di tepi pantai Desa Waemangit, Kecamatan Airbuaya, pada Rabu pagi sekitar pukul 11.00 WIT, yang dilansir Tribun-Maluku.com..
 
Upaya pencarian telah dilakukan sejak korban dilaporkan bahwa KH diterkam buaya. Tapi pencarian hari pertama yang melibatkan Anggota Polairud Polda Maluku, Anggota Polsek Airbuaya, tim SAR dan masyarakat tidak membuahkan hasil.
 
Pencarian kemudian dilanjutkan di hari kedua dari pagi hingga menjelang sore dengan menyisir ulang tepi pantai, namun tetap saja nihil.
 
Dua warga Waemangit Zakaria dan Maslahat yang ikut mencari mengarahkan speed boat-nya ke dalam sungai. Keduanya menebas rumput rumput liar dan tidak menyangka menemukannya buaya yang panjangnya lebih dari dua kali tinggi orang dewasa.
 
Keduanya lalu mengabari temuan ini kepada tim lain yang terus mencari di bibir pantai. Kemudian buaya itu dilumpuhkan dengan cara ditembak.
 
Kasubbag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Zulkifli yang dikonfirmasi membenarkan buaya itu terpaksa dilumpuhkan dengan cara ditembak.
 
“Anggota Dit Polairud Polda Maluku, Aiptu Matriks Wloinlina dan Bhabinkamtibmas Desa Waimangit Bripka Muhlis Fanolong terpaksa melumpuhkan buaya tersebut dengan tembakan hingga tewas,” terang Ipda Zulkilfi.
 
Menurut Zulkifli, buaya pemangsa bocah tujuh tahun itu panjangnya mencapai 4,10 meter dan lebar badan mencapai 0,50 meter
 
Setelah berhasil dilumpuhkan, lanjut Zulkifli, buaya itu diseret beramai-ramai oleh masyarakat ke tepi pantai, kemudian semua sepakat untuk membelah perutnya dan ditemukan jenazah korban dengan kondisi kepala sudah terlepas dari badan.
 
“Upaya membelah perut buaya itu selesai pukul 20.00 Wit. Jenazah korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka,” jelas Zulkifli.(tmc)
  Berita Terkait
  • Masjid 60 Kurang Aso Wisata Religi Solok Selatan

    4 tahun lalu

    Pada masa lalu, di daerah Solok Selatan terdapat sebuah Kerajaan penting. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu namanya. Hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih terpelihara dengan baik

  • Terkait Polemik Lahan 200 H di Kampung Kayu Ara Permai Siak, Ini Kronologinya!

    4 tahun lalu

    Hamparan lahan perkebunan seluas 200 Hektare yang terdapat di Kampung Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Merupakan salah satu dari sekian banyak lahan-lahan yang diduga bermasalah di wilayah Kabupaten Siak.

  • Ayu Bahas Mandi Bareng Raffi, Berikut 5 Gosip Artis Terhangat Pekan Ini

    3 tahun lalu

    Lima gosip artis terhangat yang dirangkum di akhir pekan, berdasarkan berita yang paling disorot warganet, termasuk datang dari Teuku Wisnu yang dikabarkan akan berpoligami.

  • Mandi di Sungai, Bocah ini Tewas Diterkam Buaya

    2 tahun lalu

    Bocah laki laki berumur 7 tahun di Bonai Darussalam, Rokan Hulu (Rohul) ditemukan mengapung dengan kondisi penuh luka di sekujur tubuh. Diduga bocah malang itu meninggal akibat diterkam buaya.

  • Arisan Online, Gadis 19 Tahun ini Tipu Korban Hingga Miliaran Rupiah

    2 tahun lalu

    Kasus ini kita ungkap berawal adanya pengaduan dari korban sebanyak 21 orang. awalnya arisan ini lancar, tapi setelah ada beberapa anggota yang mengikuti arisan tidak membayar maka terjadilah

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.