Rabu, 23 November 2016 18:49:00
Camat Bungaraya Gelar Rakor, Masalah IMB Jadi Agenda Utama
Oleh: Koko
Rabu, 23 November 2016 18:49:00
SIAK(POROSRIAU.COM)-- Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Pemerintah kecamatan Bungaraya Selasa (22/11/2016) sebanyak 4 Pokok masalah penting yang menjadi agenda pembahasan Rakor tersebut. Diantaranya, masalah jalan rusak akibat over tonase, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Kantibmas dan bencana banjir. Namun, dalam Rakor tersebut IMB menjadi Agenda utama.
Acara itu di pimpin langsung oleh Camat Bungaraya Dicky Sofyan. Hadir dalam acara itu, Sekcam Bungaraya T Indra, Kapolsek Bungaraya AKP Amru Hutauruk, Kepala UPTD Pertanian Bungaraya H Suwanto, kepala UPTD Pukesmas Bungaraya Catur Istiantoro, Kepala UPTD PU Bungaraya Isran, Kepala UPTD Tarcip Hendra, Kepala UPTD Pendidikan Bungaraya yang diwakili Kasubag TU Mardian Robi, Kepala KUA Bungaraya Alimurtado dan seluruh penghulu se kecamatan Bungaraya.
Dalam kesempatan itu Hendra, kepala Urusan Pelaksan Teknis Dinas (UPTD) Tata Ruang dan Ciptakarya (Tarcip) kecamatan Bungaraya menegaskan, untuk di kecamatan Bungaraya ada beberapa wilayah yang tidak bisa dikeluarkan rekomendasi pembuatan IMB.
“Kecamatan Bungaraya merupakan lumbung tanaman pangan. Kalau menyangkut, tanaman pangan, otomatis kita berhungan dengan lahan basah atau persawahan. Sesuai dengan Perda nomor 2 tahun 2014 tentang sentrla lahan pangan berkelanjutan. Jadi cukup jelas, bahwa di lahan tersebut tidak bisa dijadikan selain dari pada pertanian,” tegas Hendra.
Hendra juga berharap kepada masyarakat yang akan mendirikan bangunan, agar mengurus IMB terlebih dahulu sebelum membangun. Menurutnya, kejadian yang dijumpai di Bungaraya malah terbalik.
“Saya berharap kepada masyarakat yang ada di Bungaraya ini, agar kiranya membuat IMB terlebih dahulu sebelum membangun. Karena di Bungaraya ini, banyak kasus yang kita jumpai di lapangan, masyarakat membangun dahulu baru ngurus IMB, kan repot jadinya,” kata Hendra di hadapan peserta Rakor sembari memaparkan Peta.
Lebih jauh Hendra menjelaskan, sebelum mengeluarkan rekomendasi IMB, pihaknya perlu memastikan lahan yang akan didirikan bangunan itu terlebih dahulu. Menurutnya, agar dikemudian hari tidak timbul permasalahan terhadap bangunan tersebut.
“Sesuai mekanisme yang kita terapkan, sebelum mengeluarkan rekom untuk IMB itu, kita akan pastikan terlebih dahulu dengan peta yang ada atau dalam istilahnya disebut Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Karena, saya tidak ingin dikemudian hari timbul masalah dengan bangunan tersebut. Dengan demikian, apa yang kita lakukan tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” lanjutnya.
Sementara itu Dicky Sofyan, Camat Bungaraya mengakui, kalau selama ini yang terjadi di tengah masyarakat kecamatan yang dipimpinnya itu, masyarakat lebih cenderung mengutamakan mendirikan bangunan terlebih dahulu ketimbang mengurus Izinnya.
“Memang pak, kita sangat sulit untuk menerapkan apa yang semestinya kita lakukan di Bungaraya ini. Soalnya, masyarakat di sini lebih mengutamakan membangun dahulu baru mengurus IMB nya. Kalau timbul permasalahan pada bangunan tersebut, kan kita juga yang repot. Ntah karna malas, atau karena sibuk atau memang tak tahu. Itulah yang kita hadapi sekarang ini,” kata Camat.
Camat juga mengajak kepada seluruh penghulu yang hadir dalam acara itu, agar bekerja sama dalam menerapkan aturan yang mengatur tentang bangunan yang ada di setiap kampung.
“Ini merupakan pelajaran bagi kita semua tentang banyaknya masalah yang timbul pada bangunan yang ada di sini. Dalam hal ini kita tak perlu mencari siapa yang salah dan yang benar. Intinya, untuk kedepan kita mesti lebih ekstra lagi dalam melakukan pengawasan terhadap bangunan baru yang ada di wilayah kita ini,”harap Camat.
Dilain pihak, Sadeli Penghulu kampung Buantan Lestari mengatakan, agar dalam masalah IMB pemerintah harus tegas dan bijaksana. Menurutnya, selama ini pelanggaran banyak terjadi akibat kurangnya ketegasan dalam mengambil sikap.
“Sekarang ginilah, kalau memang mau kita tegakkan aturan yang ada, ya kita harus tegas. Kalau memang tidak boleh dibangun ya jangan dibangun. Selama ini kan tidak ada penindakan secara tegas bagi pelanggar tersebut. Kita selama ini kan gak tahu banyak bangunan kokoh di Bungaraya ini dan sampai sebatas mana perizinan yang mereka miliki,” tukas Sadeli. (Koko)
Editor: Chaviz
Rakor Tahunan Kecamatan Bungaraya, Lampu Penerangan Jalan Jadi Sorotan
9 tahun laluSIAK (POROSRIAU.COM) - Camat Bungaraya gelar Rapat Koordinasi tahunan bersama seluruh Upika ‎kecamatan Bungaraya Kamis (20/4/2017) di Aula Kantor kecamatan Bungaraya. Hadir dalam acara itu, Danramil Bungaraya-Sabak Auh Pelda Nurdin, Kapolsek Bun
Bahas Restribusi Parkir, Camat Bungaraya Gelar Rakor Bersama Dishub Siak
10 tahun laluSIAK (POROSRIAU.COM) - Untuk membahas masalah pendapatan Parkir, pihak kecamatan Bungaraya gelar Rapat Koordinasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten Siak Selasa (27/12/2016) di Aula Kantor kecamatan Bungaraya.
Tapem Gelar Rakor Dengan Pemerintah Kecamatan dan Desa Se-Rohul
10 tahun laluROHUL (POROSRIAU.COM)-- Pemerintah Daerah kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah, menggelar Rapat koordinasi kepala daerah dengan pemerintah kecamatan, kelurahan dan desa dalam pelaksana koordinasi bidang
Teras Riau Gelar Workshop Identifikasi Potensi dan Data Awal Agrowisata di Bungaraya
8 tahun laluPerkumpulan Teras Riau menggelar Workshop identifikasi dan data awal pada zona transisi cagar biosfer giam Siak Kecil pada Rabu (21/3/2018) di aula Kantor Kampung Bungaraya, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, Riau.
Bupati Irwan Ikuti FGD Satgas Pengamanan dan Gakkum Distribusi Bantuan Sosial di Bank BI Pekanbaru.
7 tahun laluPEKANBARU(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Satgas Pengamanan dan Gakkum Distribusi Bantuan Sosial yang difasilitasi oleh Bank Ind









