Sabtu, 28 Januari 2017 18:01:00
Sejumlah Pejabat Disdikbud Siak Hadiri Rembuk Kebudayaan Nasional di Depok
Oleh: Atok
Sabtu, 28 Januari 2017 18:01:00
SIAK (POROSRIAU.COM) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) menggelar "Rembuk Kebudayaan Nasional" bersama seluruh pejabat teras Dinas Pendikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dari berbagai daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota, pada Kamis (26/1/2017) siang, bertempat di Pusat Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Kemendikbud RI di Sawangan Depok.
Kegiatan Rembuk Kebudayaan Nasional yang digelar selama Tiga hari di Sawangan Depok tersebut, menghadirkan sejumlah Narasumber yang cukup Profesional dan Kompeten dari Dirjen Kemendikbud RI, serta mendengarkan langsung pemaparan terkait materi "Bersama Membangun Pendidikan dan Kebudayaan yang Merata, Berkeadilan, dan Berkualitas" yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Muhajir Effendy.
Sejumlah Pejabat Teras dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Siak yang turut hadir pada kesempatan tersebut diantaranya adalah Kepala Disdikbud Siak H Kadri Yafis, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Siak Mahadar, Kepala Bidang (Kabid) GTK Disdikbud Siak Slamet Riyadi, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Zul Ikram, serta sejumlah pejabat di Bidang Program dan Perencanaan Disdikbud Siak.
Berdasarkan Informasi yang dirangkum Porosriau.com, kegiatan Rembuk Kebudayaan Nasional yang ditaja oleh Kemendikbud RI tersebut, akan berlangsung selama Tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Januari 2017, sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Siak Mahadar.
"Sesuai jadwal, kegiatan Rembuk Nasional yang kami ikuti di Pusdiklat Kemendikbud RI Sawangan Depok ini, akan berlangsung selama Tiga hari, yakni sejak tanggal 25 hingga 27 Januari 2017, adapun materi yang dibahas dan disampaikan oleh Narasumber adalah mengenai masalah Pendidikan dan Kebudayaan," terang Mahadar, Jum'at (27/1/2017), saat dikonfirmasi melalui seluler.
Selain itu, lanjut Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Siak Mahadar, Narasumber juga memberikan penjelasan soal peningkatan mutu dan kualitas Pendidikan yang harus dicapai oleh setiap daerah, diantaranya adalah dengan mengevaluasi capaian pelaksanaan program dan kegiatan prioritas di tahun 2016.
"Secara umum, hasil yang diharapkan dari kegiatan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2017 ini adalah, terwujudnya peningkatan pemerataan layanan, peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing, serta penguatan tata kelola di bidang Pendidikan dan Kebudayaan," tutup Mahadar. (Atok)
Editor: chaviz
Miris! Gaji Honorer dan Tunjangan PNS di Siak Akan Dipotong 25 % Oleh Pemkab
9 tahun laluSIAK (POROSRIAU.COM) - Di tengah kondisi melonjaknya berbagai harga barang (khususnya Sembako, red). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)nya, justeru dikabarkan akan membuat kebijakan yang dinilai sangat
34 Siswa Kurang Mampu di SMKN 1 Mempura Terima Bantuan PIP
10 tahun laluSIAK (POROSRIAU.com) - Sebanyak 34 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Mempura menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Siak, penyerahan PIP tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris D
Wah! Pengadaan Buku Ensiklopedia Pramuka di Siak Kuras APBD Hingga Rp4,8 M
10 tahun laluMenjelang akhir tahun 2016, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mendistribusikan pengadaan buku ensiklopedia Pramuka ke Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK, red) dan Sekolah Dasar (SD) dengan total anggaran bi
Meski APBD Kecil, Program Beasiswa di Siak Diharapkan Tetap Bergulir di 2017
9 tahun laluSIAK (POROSRIAU.COM) - Terkait turunnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Siak tahun 2017, yang hanya berkisar sekitar Rp1,6 Triliun.
Sejumlah Proyek APBD 2016 di Siak, Akan Dibayar Pada Tahun 2017, Ada Apa?
9 tahun laluSIAK (POROSRIAU.COM) - Terkait bobroknya kondisi keuangan yang dialami oleh Bangsa Indonesia, sejumlah daerah Kabupaten/Kota di Tanah Air juga harus menanggung akibatnya. Seperti yang dialami oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Siak.









