Selasa, 21 April 2026
  • Home
  • SIAK
  • Tanpa Campur Tangan Pemda Siak, Mas Rianto Berhasil Kembangkan Kubis Hijau
Rabu, 29 Maret 2017 11:15:00

Tanpa Campur Tangan Pemda Siak, Mas Rianto Berhasil Kembangkan Kubis Hijau

Oleh: atok
Rabu, 29 Maret 2017 11:15:00
BAGIKAN:
atok
Mas Rianto, saat menjelaskan terkait upaya pengembangan Kubis Hijau kepada awak media.

SIAK (POROSRIAU.COM) - Dengan memanfaatkan lahan seluas sekitar 15 X 20 meter/segi, Mas Rianto (45) salah seorang petani sayur-mayur yang tinggal di Kampung Banjar Seminai Kecamatan Dayun Kabupaten Siak, berhasil mengembangkan (budidaya, red) tanaman Kubis Hijau di kampungnya. Sehingga Bupati Siak beserta sejumlah jajarannya tertarik untuk melakukan peninjauan, pada Senin (27/3/2017) siang kemarin.

Turut hadir pada saat peninjauan tersebut Isteri Bupati Siak Hj Misnarni Syamsuar, Kepala Dinas Pertanian Siak Hj Rubiati, Camat Dayun I Wayan Wiratama, Sekcam Dayun Rizannaki, Kabag Humas Setdakab Siak Wan Syaiful Efendi, Penghulu Kampung Dayun Nasya Nugrik, Penghulu Kampung Sialang Sakti Muhammad Alim, Penghulu Kampung Banjar Seminai Hj Siti Aminah, serta sejumlah anggota kelompok tani yang ada di wilayah Kecamatan Dayun.

Usai pelaksanaan peninjauan budidaya Kubis Hijau yang dihadiri oleh Bupati Siak beserta jajarannya tersebut, Mas Rianto (selaku pemilik usaha budidaya Kubis Hijau, red) di Kampung Banjar Seminai menuturkan, bahwasanya dalam usahanya menekuni dan mengembangkan tanaman Kubis Hijau itu, tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan, mengingat daerah di wilayah Kabupaten Siak merupakan kawasan dataran tinggi yang memiliki cuaca cukup panas.

"Dalam mengembangkan usaha pertanian Kubis Hijau ini, tidak sedikit modal yang harus dikeluarkan, bahkan sejak awal penyemaian hingga hari ini (usia Dua bulan, red) sudah habis modal sekitar Rp1,5 juta. Dan tidak ada sepeser pun bantuan dan campur tangan Pemda Siak dalam pengembangan usaha saya ini," terang Mas Rianto, Selasa (28/3/2017) pagi, saat ditemui Porosriau.com.

Yang menarik dari usaha pengembangan Kubis Hijau di Kampung Banjar Seminai itu, Mas Rianto sama sekali tidak pernah diberikan bimbingan (tata cara budidaya, red) maupun bantuan material oleh Pemda Siak melalui instansi terkaitnya. Namun berkat ketekunan dan kerjakerasnya ia berhasil membuat terobosan baru yang akhirnya bisa membangkitan semangat para petani lainnya yang ada di Kabupaten Siak ini.

"Harapan saya, dengan adanya kunjungan Bupati Siak beserta jajarannya di kebun saya kemarin itu, ke depan Pemda Siak bisa lebih peduli dengan petani-petani yang ada di Kabupaten Siak ini, khususnya bagi para petani yang mengembangkan usaha tanaman Kubis Hijau, karena faktor tanah di tempat kita ini ternyata bisa untuk ditanami Kubis Hijau," lanjutnya.

Saat ditanya seperti apa jerih-payah yang harus dilakoni selama mengembangkan Kubis Hijau itu, Mas Rianto dengan gamblang memaparkan, bahwasanya setiap hari harus dilakukan pengecekan ke setiap batang. Karena musuh utama yang mengancam adalah hama ulat.

"Setiap hari harus dilakukan pengecekan pada masing-masing batang, karena musuh utama pada tanaman Kubis Hijau ini adalah hama ulat, sehingga perlu dikontrol dan disemprot secara rutin," imbuhnya.

Dikatakannya juga, Kubis Hijau yang ia kembangkan itu, benihnya dibeli dari Pulau Jawa dengan harga yang cukup terjangkau (tidak terlalu mahal, red). Sedangkan pupuknya ia beli dari tetangga-tetangga sekitar yang mengembangkan budidaya ternak ayam potong.

"Benihnya saya pesan (beli, red) dari Pulau Jawa, yang pada pengembangan trip ini saya beli sekitar Empat Ratusan (400, red) bibit lah, dan sampai hari ini usianya sudah masuk sekitar Dua bulan, yang Insya Allah pada usia Tiga Bulan nanti sudah bisa dipanen seluruhnya, karena saya rutin memberikan pupuk kotoran ayam (taik ayam, red) agar tanamannya subur dan bisa cepat dipanen," tutup Mas Rianto. (Atok)

Editor: chaviz

  Berita Terkait
  • Dirjen PUOD Akmal Malik: Pusat akan Kelola Langsung Sejumlah Kewenangan Daerah Mulai 2026

    8 bulan lalu

    JAKARTA, POROSRIAU.COM - Pemerintah Pusat dikabarkan akan mengelola secara langsung sejumlah kewenangan yang pernah diberikan kepada kabupaten dan kota, termasuk dalam pengelolaan anggaran pembangunan

  • Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti ke-8, Bupati Ajak Segenap Masyarakat Bersatu Padu Bangun Meranti

    9 tahun lalu

    SELATPANJANG (POROSRRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si bertindak sebagai Pembina Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Meranti Ke-8 Tahun 2016. Upacara dalam rangka mengenang terbentuknya Kabupaten Meranti pada Tanggal 19 Desember 20

  • Luar Biasa, Pemkab Meranti Raih WTP 6 Kali Berturut-Turut

    8 tahun lalu

    Untuk keenam kalinya Pemkab. Kepulauan Meranti meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, penyerahan simbol supremasi tertinggi atas kesempurnaan Laporan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah Daerah itu, bertempat di Aula Kantor BPK RI Perwakila

  • Kejari Kembangkan Kasus Penyelewengan dana ADD Kampung Empang Pandan Siak

    10 tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.com) – Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Kampung Empang Pandan Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak, saat ini penyelidikannya sudah bergulir di Kejak

  • Pesta Sabu di Rumah Kos, Lima Pria dan Dua Wanita Dibekuk Polisi

    9 tahun lalu

    KAMPAR(POROSRIAU.COM)-Jajaran Polsek Siak Hulu Kabupaten Kampar, berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu – sabu.  Para pelaku dibekuk personil Polsek Siak Hulu di

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.