Rabu, 19 Februari 2020
  • Home
  • SIAK
  • Kejari Kembangkan Kasus Penyelewengan dana ADD Kampung Empang Pandan Siak
Selasa, 30 Agustus 2016 21:22:00

Kejari Kembangkan Kasus Penyelewengan dana ADD Kampung Empang Pandan Siak

Oleh: Atok
Selasa, 30 Agustus 2016 21:22:00
BAGIKAN:
Beny Siswanto, Kasi Intel Kejari Siak.

SIAK (POROSRIAU.com) – Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) Kampung Empang Pandan Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak, saat ini penyelidikannya sudah bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Siak.

Hal itu disampaikan Kepala Kejari Siak Zondri melalui Kepala Seksi (Kasi) Intel Beny Siswanto, Senin (29/8/16).

“Kasus dugaan adanya penyalahgunaan ADD di Kampung Empang Pandan terus kita tindak lanjuti, sekarang dalam pengembangan dan penyelidikan,” terang Beny.

Ia juga mengatakan akan memanggil pihak-pihak yang terkait di dalam kasus tersebut.

“Dalam waktu dekat ini kita akan panggil semua pihak yang terkait tanpa terkecuali untuk dimintai keterangannya,” sambungnya lagi.

Sebelumnya, Diduga terkait masalah Alokasi Dana Desa (ADD) Kampung Empang Pandan Kecamatan Koto Gasib Kabupaten Siak, kejaksaan negeri Siak melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kantor Kampung tersebut.

Informasi yang berhasil dirangkum awak media. Kedatangan penegak hukum itu sontak menyebar dari mulut ke mulut di lingkungan masyarakat Kampung Empang Pandan dengan berbagai tanggapan, menurut sumber yang diperoleh, ada dugaan permasalahan penggunaan ADD pada tahun 2015 lalu, sehingga tercium oleh Kejaksaan. (Atok)

Editor: Kanda

  Berita Terkait
  • Penyaluran Bantuan Kandang Ternak di Siak Dinilai Masih Belum Merata

    3 tahun lalu

    SIAK (POROSRIAU.COM) - Program bantuan pembangunan kandang Sapi dan pagar kandang Sapi yang direalisasikan oleh Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kabupaten Siak pada tahun 2015 dan 2016 lalu dinilai masih belum maksimal dan merata. Men

  • Salah Satu Kandidat Calon Penghulu Di Sungai Apit Dipanggil Kejari Siak, Ada Apa Ya..?

    2 tahun lalu

    Ketika dikonfirmasi Porosriau.com melalui saluran telefon genggamnya Kamis (28/7/2017) Zurni mengaku sudah memenuhi panggilan Kejari Siak yang dilayangkan pada tanggal 18 Agustus 2017 itu.

  • Rugikan Negara 400 Juta, Penghulu Kampung Jati Mulya Terancam 20 Tahun Penjara

    2 tahun lalu

    Ditambahkanya, Polisi menetapkan Penghulu Kampung/ Desa Jati Mulya sebagai tersangka terkait kasus penyelewengan alokasi dana desa (ADD) dengan nilai kurang lebih 400 juta.

  • TP4D Kejari Siak Tegaskan, Kegiatan Di Desa Harus Dikerjakan Sesuai Ketentuan

    2 tahun lalu

    Kegiatan Pembangunan Desa/Kampung yang telah direalisasikan oleh Pemerintah Kampung (Pemkam) melalui Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2017 di Kabupaten Siak, saat ini sebagian besarnya sudah mencapai sekitar 100 Persen.

  • Dugaan Korupsi Simkudes ADD 2015, Camat dan 6 Penghulu Kampung Siak Dipanggil Jaksa

    3 tahun lalu

    SIAK (PorosRiau.Com) - Dugaan terkait adanya penyalahgunaan wewenang program Sistim Informasi Manajemen Keuangan Desa (Simkudes) Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2015 di kabupaten Siak, 1 camat dan 6 Penghulu kampung dipanggil Tim Kejaksaan Negeri (Kejari)

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2020 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.