Kamis, 15 Juni 2017 20:04:00
Truk Over Tonase Bebas Berkeliaran di Siak, Ruas Jalan di Bungaraya Semakin Hancur
Oleh: KOKO
Kamis, 15 Juni 2017 20:04:00
SIAK(POROSRIAU.COM) - Upaya pemerintah daerah memperbaiki sejumlah ruas jalan di kabupaten Siak, ternyata tidak didukung sepenuhnya oleh intansi terkait lainnya. Buktinya, kendati dana pemeliharaan jalan dianggarkan puluhan miliar setiap tahun, namun kenyataan di lapangan sejumlah ruas jalan kembali rusak.
Hal itu akibat bebasnya puluhan truk over tonase membawa buah sawit berkeliaran di Siak, salah satunya di Kecamatan Bungaraya.
Sayangnya, Dinas Perhubungan dan Polres Siak dinilai tidak serius melakukan pengawasan terhadap truk-truk milik perusahaan dan pengusaha sawit yang beroperasi tersebut. Mereka terkesan membiarkan truk melewati ruas jalan dengan membawa muatan melebihi kapasitas. Sehingga, kondisi jalan yang sudah diperbaiki Dinas PU Tarukim kembali rusak parah akibat dilewati truk pengangkut buat sawit tersebut.
Penghulu Kampung Buantan Lestari Kecamatan Bungaraya Sadeli mengaku prihatin dengan maraknya truk over tonase yang bebas berkeliaran di wilayahnya. Kendati beroperasi di siang hari, namun dinas Perhubungan dan Polres Siak terkesan membiarkan.
"Percuma setiap tahun diperbaiki, kalau pengawasan tak dijalankan. Lihat saja, truk-truk itu bebas beroperasi melewati jalan yang bukan kapasitasnya. Saya sangat menyayangkan kenapa Pemkab Siak seakan tak peduli dengan kondisi ini, coba lihat sendirilah berapa unit Truk pengangkut CPO yang melintas di Bungaraya setiap harinya ditambah lagi Truk pengangkut buah sawit baik yang ada di Bungaraya maupun dari luar Bungaraya," keluh Sadeli kepada porosriau.com, Kamis (15/672017) di ruang kerjanya.
Hal senada juga disampaikan Penghulu Kampung Jatibaru, Rakip. Ia
berharap agar intansi terkait lebih peka terhadap truk over tonase yang semakin marak. Menurutnya, kalau selama ini mengurusi jalan rusak terus bagaimana dengan yang belum terbangun.
"Saya sangat berharap kepada intansi terkait khususnya Dishub dan Satlantas Polres Siak, agar lebih peka terhadap kendaraan yang muatannya over tonase. Kalau Pemkab Siak selalu disibukkan dengan memperbaiki jalan yang rusak, gimana dengan jalan yang belum terbangun seperti yang di dusun Srimersing Kampung Jatibaru ini," kata Rakip.
Dia juga menjelaskan, beberapa ruas jalan di Kecamatan Bungaraya kondisinya sudah mulai hancur. Termasuk jalan yang berada di depan kantor tempat ia bekerja.
"Sama-sama kita lihat, ada beberapa titik ruas jalan di Kecamatan Bungaraya ini sudah rusak parah. Mulai dari Kampung Kemuning Muda, Buantan Lestari hingga ke arah PT TKWL. Yang parahnya lagi di depan kantor Desa ini mas, sudah amblas dan hancur, apa harus menelan korban dahulu baru ada pengawasan ekstra," tambahnya.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pengairan Umum dan Tataruang (PU Tarukim) Kabupaten Siak melalui Kepala Bidang Bina Marga, Ardi Irfandi menjelaskan, untuk perbaikan jalan yang ada di Kecamatan Bungaraya biayanya kian meningkat.
"Kalau kita lihat dari sebelum berdirinya PKS TKWL, anggaran yang dikucurkan untuk perbaikan jalan di Bungaraya hanya berkisar Rp 500 Juta. Semenjak berdirinya PKS di sana, setiap tahun makin bertambah. Dan saat ini biaya yang digunakan untuk pemeliharaan saja sudah mencapai Rp 1,5 miliar," kata Ardi.
Sementara itu Sugito, warga Bungaraya yang saat ini masih kuliah di Fakultas Hukum Universitas Riau ketika melintas di jalan yang rusak tersebut menjelaskan, beberapa bulan lalu, di Bungaraya sudah pernah dilakukan rapat koordinasi antara pihak terkait bersama para pengusaha dan perusahaan. Namun nyatanya, over tonase tetap bebas di Kecamatan tersebut.
"Beberapa bulan lalu intansi terkait yang meliputi Dishub Siak dan Satlantas sudah menggelar rapat koordinasi di Kantor Camat Bungaraya, dan saat itu Kabid BMP Siak sebagai Narasumbernya. Namun itu semua sia-sia saja. Nyatanya, over tonase yang terjadi tidak berkurang juga sampai saat ini. Seharusnya pihak intansi terkait harus benar-benar bisa menjalankan UU NO 22 tahun 2009 tentang angkutan jalan raya. Kalau pihak BMP tugasnya membangun jalan, sedangkan untuk pengawasan dan penindakan tentu Dishub dan Satlantas," tukas Sugito. (koko)
Editor: Chaviz
Gerah Terhadap Kendaraan Over Tonase, Warga Jatibaru Tanam Ubi di Tengah Jalan
9 tahun laluAksi warga tersebut dapat dukungan dari Rakip Penghulu Kampung Jatibaru. Menurut Rakip, kondisi jalan yang ada di Kampung tersebut semakin hancur dan berakibat fatal bagi pengendara yang melintas di sana.
Satu Bulan Diperbaiki, Jalan Depan Kantor Penghulu Jatibaru Siak Kembali Hancur
9 tahun laluSeperti yang disampaikan Waluyo warga Bungaraya mengatakan, selama kendaraan over load masih bebas di Siak, masalah kerusakan jalan akan selalu menjadi momok bagi Pemerintah itu sandiri.
Sujarwo : Penghulu Harus Rajin Menyurati Instansi Terkait
10 tahun laluTerkait kerusakan jalan yang ada di kecamatan Bungaraya, ini komentar Sujarwo Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak Selasa (01/11/2016) di kantornya.
Diduga Tak Kuat Menahan Beban Bawaan, Roda Belakang Truk Pengangkut Sawit Ini Terlepas
9 tahun laluDiduga akibat tidak bisa menahan beban bawaan terlalu berat atau ofer tonase, roda belakang mobil pengangkut buah sawit ini lepas saat kendaraan sedang dalam posisi melaju. Akibat lepasnya roda tersebut, akhirnya buah sawit yang dibawanyapun sebagian bers
Terkait Over Tonase di Bungaraya, Ini Komentar Hasan Fathoni Anggota Komisi I DPRD Siak
9 tahun laluHasan Fathoni juga mengatakan, pihaknya akan membicarakan masalah tersebut dengan Komisi III. Menurutnya, masalah over tonase merupakan ranahnya Komisi III.









