Senin, 15 Juni 2026
  • Home
  • BENGKALIS
  • Lestarikan Khasanah Budaya Melayu, LAMR Kecamatan Siak Kecil Mendapat Pujian
Jumat, 20 Oktober 2017 10:39:00

Lestarikan Khasanah Budaya Melayu, LAMR Kecamatan Siak Kecil Mendapat Pujian

Jumat, 20 Oktober 2017 10:39:00
BAGIKAN:
Ketua Umum LAMR Datuk Syahril Abu Bakar saat melakukan Penambalan kepada 17 Datuk Penghulu Adat (foto:hms)

BENGKALIS (POROSRIAU.COM)- Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Datuk Syahril Abu Bakar memuji dedikasi Pengurus LAMR Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis dalam melestarikan khazanah dan adat resam melayu.

Dalam sambutannya Ketua Umum LAMR Provinsi Riau Datuk Syahril Abu Bakar menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pengurus LAMR Kecamatan Siak Kecil, karena begitu aktif dalam mengawal dan melestarikan khasanah budaya dan adat resam melayu di bumi Riau ini.

“Saya baru menjabat sebagai ketua umum LAMR baru tiga bulan, tapi sudah dua kali sampai di sini atas undangan kegiatan LAMR Siak Kecil. Dan untuk Upacara Penabalan Datuk Penghulu Adat ini, merupakan yang perdana digelar di Riau,” ungkap Syahril.

Hal itu disampaikan Syahril pada Rabu (18/10/2017) dalam upacara adat berupa penabalan terhadap 17 orang Datuk Penghulu Adat yang diamanahkan untuk menjadi pemangku adat melayu di seluruh desa Kecamatan Siak Kecil yang diselenggarakan di sekretariat LAMR Kecamatan Siak Kecil Desa Lubuk Muda.

Agenda pemberian gelar Datuk Penghulu Adat kepada seluruh Kepala Desa se Kecamatan Siak Kecil secara serentak yang digelar LAMR ini, merupakan yang perdana diselenggarakan di Provinsi Riau.

Pantauan media ini upacara Penabalan selain dihadiri langsung oleh Ketua Umum LAMR Provinsi Riau Datuk Syahril Abu Bakar dan jajarannya, juga terlihat Ketua LAMR Kabupaten Bengkalis dan jajarannya, Ketua LAMR Kecamatan Siak Kecil A Latief beserta seluruh pengurus, Ketua Majelis Kerapatan A dat (MKA) LAMR Siak Kecil Khalifah H Bahari Ensih, Camat Siak Kecil, seluruh Kepala Desa yang diberi gelar Datuk Penghulu Adat, serta puluhan undangan lainnya.

Syahril juga menyampaikan petuahnya kepada Datuk Penghulu Adat yang baru ditabalkan agar menjaga marwah melayu.

“Jage marwah dan jage nama baik melayu, Datuk Penghulu Adat memiliki tugas sebagai orang yang dituakan di desanya masing-masing, dan tempat mengadu bagi masyarakatnye dalam menjalankan serta melestarikan budaya adat resam melayu,” pesan Ketua Umum LAMR. ***

Editor: Erik Suhenra

  Berita Terkait
  • Ribuan Warga Hadiri Festival Mandi Safar 2018

    8 tahun lalu

    Ribuan warga meramaikan dan ikut memeriahkan tradisi Mandi Safar di Pantai Tanjung Lapin Desa Tanjung Punak Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Rabu (7/11).

  • Masjid 60 Kurang Aso Wisata Religi Solok Selatan

    10 tahun lalu

    Pada masa lalu, di daerah Solok Selatan terdapat sebuah Kerajaan penting. Kerajaan Alam Surambi Sungai Pagu namanya. Hingga saat ini masih banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang masih terpelihara dengan baik

  • Rapat Menjaga Kamtibmas Serta Mengantisipasi Konflik SARA

    10 tahun lalu

    Utamakan pencegahan Konflik dalam penyelesaian masalah yang terjadi dalam masyarakat dengan mempersatukan visi dan misi seluruh elemen yang ada di Kabupaten Kampar, Keragaman suku, budaya, agama dan masyarakat merupakan potensi timbulnya konflik, semua in

  • Pengurus PKDP Kepulauan Meranti Masa Bakti 2016 - 2021 di Kukuhkan

    9 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, bersama Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Walikota Pariaman Drs. H. Mukhlis Rahman MM menghadiri pengukuhan peng

  • Direksi KLK Diminta 'Panggil Pulang" Nagen

    7 tahun lalu

    Pernyataan tegas ini disampaikan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Dumai, Andi Qadri kepada wartawan menyikapi proses dugaan kasus amoral yang melibatkan Nagen, Senin (09/12/2019) kepada awak media.

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2026 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.