Rabu, 29 September 2021
Senin, 12 November 2018 12:51:00

Ribuan Warga Hadiri Festival Mandi Safar 2018

Oleh: der
Senin, 12 November 2018 12:51:00
BAGIKAN:
Festival Mandi Safar 2018.(Foto:Der)

BENGKALIS(POROSRIAU.COM)-- Ribuan warga meramaikan dan ikut memeriahkan tradisi Mandi Safar di Pantai Tanjung Lapin Desa Tanjung Punak Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Rabu (7/11).

Bagi warga pesisir Selat Malaka, Rabu itu adalah hari spesial dimana menjadi Rabu terakhir di Bulan Safar atau yang disebut dengan Rabu capok, dimana pada hari ini seluruh keluarga dikumpulkan untuk memohon doa restu dijauhkan dari segala bencana yang berlaku. Tradisi ini yang disebut dengan Mandi Safar.

Di Kabupaten Bengkalis Mandi Safar sudah rutin dilaksanakan setiap tahun. Bahkan, tradisi itu sudah menjadi ikon daerah, Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Bengkalis H. Heri Indra Putra bersama Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto, Kepala Dinas Parbudpora Kabupaten Bengkalis ikut hadir dalam memeriahkan tradisi yang disebut-sebut warisan para pendahulu itu.

Menurut Ketua LAMR Kecamatan Rupat Utara H. Abdullah Mandi Safar adalah kearifan lokal warga di pantai Tanjung Punak dan Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara. Di mana inti dari tradisi itu adalah doa agar terhindar dari malapetaka, dimana katanya pada Bulan Safar banyak terjadi bencana.

"Sebelum mandi sebagai penolak bala dari sumur tua yang telah dimasukkan wafaqnya bersama-sama, warga terlebih dahulu menggelar doa dan tepuk tepung tawar yang terdiri dari beras putih, kuning beretih dan tepung beras sebagai perlengkapan," ujar H. Abdullah


BACA JUGA

 

Sementara itu, H. Heri Indra Putra mewakili Bupati Bengkalis mengaku sangat mendukung agar Ritual Mandi Safar terus dilestarikan. Karena melalui kegiatan Mandi Safar ini bisa memancing minat wisatawan untuk datang ke Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis.

"Kegiatan Mandi Safar ini sudah menjadi agenda tahunan kita Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan harus kita lestarikan bersama sama," jelas Heri.

Lebih lanjut Heri menjelaskan Mandi Safar adalah suatu upaya spiritual ke arah pendekatan diri kepada sang pencipta yang dilakukan oleh sebagian masyarakat muslim di beberapa wilayah di Nusantara, seperti di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis ini.  

"Kita patut bersyukur karena Negeri kita masih memiliki sikap budaya yang kuat, sehingga bidang seni dan budaya terus mendapat perhatian yang besar dalam kebijakan pembangunan yang dilakukan, baik tingkat Provinsi Riau umumnya, maupun Kabupaten Bengkalis khususnya," pungkasnya.

Hal ini tentunya sejalan dengan program Provinsi Riau, di dalam visi Riau 2020, yang akan menjadikan kebudayaan sebagai sebuah tiang agung pembangunan, bahkan matlamat akhir dari tingkat pembangunan kebudayaan itu adalah bagaimana menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan melayu di Asia Tenggara. Dengan semboyan Riau The Home Land Of Melayu, Riau adalah tanah tumpah darahnya melayu.

Tampak hadir dalam Festival Mandi Safar Tahun  2018 selain Heri Indra Putra, juga hadir Kapolres Bengkalis Yusuf Rahmanto, Kadisparbudpora Kabupaten Bengkalis Anharizal, sejumlah pejabat administrator di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Camat Rupat Utara Agus Sofyan, Sekretaris Kecamatan Rupat Utara Khairunnazri,  Ka. KUA Rupat Utara Surianto serta sejumlah kepala UPT/UPTD,Kepala Desa serta undangan lainnya se Kecamatan Rupat Utara.(der)

Editor: Chaviz

  Berita Terkait
  • Peringatan HKN ke-54 Kabupaten Bengkalis 2018: Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita

    3 tahun lalu

    Sekretaris Daerah (Sekda) H Bustami HY memimpin upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-54 Tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2018, Senin, 12 November 2018, di Halaman Kantor Bupati Bengkalis.

  • Mau Tau, Ini Lirik Lagu Sontoloyo Ciptaan Fadli Zon dan Ahmad Dhani

    3 tahun lalu

    Wakil Ketua DPRFadli Zon mengatakan bahwa dirinya ingin berpartisipasi membuat Pemilu 2019 berjalan secara gembira. Oleh karenanya, Fadli Zon membuat lagu berjudul Sontoloyo.

  • Pembangunan Jalan Pulau Rupat, Bupati Amril Minta Dukungan Gubri

    4 tahun lalu

    Adapun peningkatan pembangunan yang akan dilakukan pada Pulau Rupat meliputi peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih menuju Tanjung Medang yang pada tahun 2018 dianggarkan senilai Rp53,376 miliar.

  • Festival Mandi Safar Di Rupat Utara Berlangsung Semarak

    4 tahun lalu

    Terlebih, pada perhelatan tahunan ini, dihadiri langsung orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning dan Negeri Junjungan sejumlah tamu undangan penting Pemerintah Provinsi Riau maupun Kabupaten Bengkalis, serta undangan lainnya.

  • Tembak Menembak di Meranti, Pejabat Jadi Sasaran Warga.

    3 tahun lalu

    SELATPANJANG(POROSRIAU.COM) - Festival Perang Air yang baru saja meraih Anugerah Pesona Indonesia Tahun 2018 kategori pariwisata terpopuler di Indonesia dan berlangsung selama 6 hari telah diresmik

  •   komentar Pembaca
    Copyright © 2021 POROSRIAU.COM. All Rights Reserved.